AKAK Berencana demonstrasi Aksi di PUBM dan Inspektorat 3 Februari 2022

Selasa, 1 Februari 2022 - 16:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Musi Rawas | Tintamerah.co.id
AKAK melakukan aksi demonstrasi di Dinas PUBM dan Inspektorat Mura, pada Rabu 26 Januari 2022 lalu. Rencananya AKAK akan kembali melakukan aksi pada Kamis 3 Februari nanti

Jika tidak ada aral merintang, Aliansi Koalisi Anti Korupsi (AKAK) yang merupakan gabungan dari beberapa lembaga akan kembali melakukan aksi demonstrasi di Gedung Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (PUBM) dan Inspektorat Kabupaten Musi Rawas (Mura), Sumsel, pada Kamis 3 Februari 2022 mendatang.

Aksi ini merupakan aksi susulan yang dilakukan massa pada Rabu 26 Januari 2022 lalu perihal pengaspalan di Kecamatan Selangit, Kabupaten Musi Rawas (Mura) yang diduga dikerjakan asal-asalan.

“Hari ini Senin 31 Januari 2022 kita telah memasukan surat pemberitahuan untuk kembali melakukan aksi kedua. Aksi kedua ini akan dilaksanakan pada Kamis 3 Pebruari 2022,” kata Koordinator aksi Zainuri, Senin (31/1/2022).

BACA JUGA  Reses Anggota DPRD Provinsi Sumsel Dapil VIII di SMAN Tugumulyo

Sebelumnya, pada aksi pertama pihaknya mendesak OPD terkait turun bersama mengecek pekerjaan pengaspalan di Kecamatan Selangit.

“Dari hasil investigasi kami, ditemukan adanya aspal mengelupas dan bisa diangkat pakai tangan. Kuat dugaan pekerjaan itu dikerjakan asal asalan lantaran kurangnya pengawasan oleh PUBM,” terang Zainuri.

Sayangnya pada aksi pertama, Kepala Dinas PUBM Mura Azhari tidak bisa menemui massa aksi lantaran sakit.

Sementara itu, Ketua DPD LSM BARAK NKRI M Rifa’i menambahkan kurangnya pengawasan dari pihak PUBM Mura memicu pengerjaan pengaspalan jalan dikerjakan asal jadi.

“Sebagai kontrol sosial, kami minta PUBM dapat mengklarifikasi dan turun ke lapangan mengcroscek hasil pekerjaan pengaspalan jalan tahun 2021, mengingat sudah banyak dana yang digelontorkan untuk mengaspal jalan,” terangnya.
Andi/ liris

Berita Terkait

Pangkas Tengkulak Lewat Digitalisasi dan Beras Analog: Terobosan Berani Dinas Ketahanan Pangan PALI Mandirikan Petani
Strategi Jitu Dinas Ketahanan Pangan PALI Redam Inflasi: Dari GPM Kontinu, Gertam Cabai, hingga Amankan Puluhan Ton Beras Siaga Bencana
Menembus Batas Keterbatasan: Jurus Kolaborasi DPPKB PALI Jinakkan Risiko Stunting dan Bangun Ketahanan Keluarga Berkelanjutan
DPPKB PALI 2026: Jurus Jitu Hadapi Keterbatasan, Fokus Pengendalian Penduduk dan Ketahanan Keluarga
PALI Kian Tercekik: Bukan Sekadar Langka dan Mahal, Tabung Gas 3 Kg Diduga “Disunat”
“Dinas Perindag PALI ‘Teriak’ ke Pertamina: Laporan ke Call Center 135 Cuma Angin Lalu!”
“Cuci Tangan” di Atas Penderitaan Rakyat PALI: Kala Pertamina Patra Niaga Bicara Normatif, Emak-Emak Menjerit di Bawah Harga Mencekik
Kuota 5.129 Tabung Gas Melon Per Hari di PALI Langka dan Mahal, H. Husni Thamrin Meradang: Rakyat Menjerit, Kalian Tidur?!

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 08:57 WIB

Pangkas Tengkulak Lewat Digitalisasi dan Beras Analog: Terobosan Berani Dinas Ketahanan Pangan PALI Mandirikan Petani

Kamis, 18 Juni 2026 - 08:36 WIB

Strategi Jitu Dinas Ketahanan Pangan PALI Redam Inflasi: Dari GPM Kontinu, Gertam Cabai, hingga Amankan Puluhan Ton Beras Siaga Bencana

Kamis, 18 Juni 2026 - 08:05 WIB

Menembus Batas Keterbatasan: Jurus Kolaborasi DPPKB PALI Jinakkan Risiko Stunting dan Bangun Ketahanan Keluarga Berkelanjutan

Kamis, 18 Juni 2026 - 07:34 WIB

DPPKB PALI 2026: Jurus Jitu Hadapi Keterbatasan, Fokus Pengendalian Penduduk dan Ketahanan Keluarga

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:40 WIB

PALI Kian Tercekik: Bukan Sekadar Langka dan Mahal, Tabung Gas 3 Kg Diduga “Disunat”

Berita Terbaru