PALI | tintamerah.co -, Suasana khidmat mulai menyelimuti Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan. Menjelang detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, persiapan akhir yang intensif terus digeber di Stadion Gelora November, Pendopo, Minggu (16/8/2026). Di tengah semangat yang membara di Bumi Serepat Serasan, 35 putra-putri terbaik yang tergabung dalam Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) bersiap mengukir sejarah baru dalam perhelatan akbar ini.
Evaluasi Ketat: Belajar dari Pengalaman Lalu
Di tengah arena, Pelatih Paskibra, Aiptu Maryono, tampak memimpin langsung jalannya gladi bersih. Berbeda dengan latihan rutin, gladi kali ini difokuskan pada sinkronisasi teknis yang mendetail. Aiptu Maryono memberikan perhatian khusus pada sistem komunikasi suara (mic wireless), sebuah elemen vital yang sering kali menjadi titik lemah dalam pelaksanaan upacara berskala besar.
“Sore ini, yang kami laksanakan adalah gladi untuk memastikan persiapan mic wireless, apakah sudah sesuai dengan kebutuhan atau belum. Kami belajar dari pengalaman tahun sebelumnya, di mana saat hari pelaksanaan terjadi gangguan pada mic wireless tersebut,” ungkap Aiptu Maryono saat diwawancarai tintamerah.co di lokasi gladi.
Maryono menekankan bahwa kegagalan teknis sekecil apapun tidak boleh terjadi. Ia menyoroti dampak fatal jika koordinasi suara terputus. “Gangguan teknis itu membuat instruksi bagi pasukan di belakang, terutama pasukan 45, menjadi tidak terdengar. Hal itu tidak boleh terulang kembali. Kami pastikan kali ini semua harus berjalan lancar dan presisi,” tegasnya dengan nada lugas.
Kondisi Prima Pasca Pengukuhan
Terkait kesiapan para anggota Paskibraka, Aiptu Maryono memberikan apresiasi tinggi. Pasca prosesi pengukuhan yang khidmat tadi malam, seluruh anggota dalam kondisi prima dan siap mengemban amanah negara.
“Sejauh ini, kondisi pasukan pengibar bendera pusaka yang sudah dikukuhkan tadi malam dalam keadaan sehat walafiat. Tidak ada kendala apapun yang menghambat. Mereka masih terus semangat melaksanakan latihan untuk memberikan yang terbaik,” tambah Maryono.
Sinergi Penuh Menuju Puncak HUT RI ke-81
Kesiapan para Paskibraka ini merupakan buah dari perjalanan panjang dan disiplin tinggi yang telah ditempuh sejak awal. Mulai dari proses seleksi yang ketat, karantina yang memeras keringat dan pikiran, hingga jadwal latihan yang sangat padat menuju puncak perayaan. Seluruh aspek fisik dan mental telah ditempa agar para anggota memiliki kualitas dan tanggung jawab yang setara dalam menjalankan tugas.
Dukungan penuh datang dari berbagai lini. Kepala Kesbangpol PALI, Dedi Ahmadi, secara konsisten memastikan bahwa kesiapan fisik dan mental peserta berada di titik optimal. Sinergi ini juga melibatkan unsur kepolisian, di mana Iptu Freddy kembali dipercaya mengemban tanggung jawab besar sebagai Komandan Upacara, sebuah kehormatan yang ia terima sebagai amanah besar bagi persatuan bangsa.
Kemeriahan perayaan HUT RI ke-81 di Kabupaten PALI dipastikan akan lebih berkesan dengan hadirnya marching band Satpol PP PALI yang siap menggetarkan stadion, serta penampilan memukau dari Tari Ngayek Tapak Burung. Tarian tersebut tidak hanya sekadar estetika, melainkan simbol perjuangan heroik rakyat Tempirai yang diharapkan mampu membangkitkan nasionalisme masyarakat.
Dengan kesiapan yang telah mencapai 99 persen, Kabupaten PALI kini mantap menatap puncak peringatan hari kemerdekaan. Optimisme tinggi terus dibangun, dengan harapan seluruh rangkaian upacara di Stadion Gelora November esok hari berjalan sukses dan penuh khidmat, mencatatkan tinta emas dalam sejarah kemerdekaan di Bumi Serepat Serasan.
Penulis: Efran | Editor: tintamerah.co















