Antusiasme Tinggi, Ratusan Warga Ramaikan Pameran Lukisan di Palembang

Sabtu, 24 Mei 2025 - 06:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang, tintamerah.co.id -Dalam rangka memperingati Bulan Menggambar Nasional, Dewan Kesenian Palembang menggelar pameran lukisan , workshop, drawing, grafis, lomba menggambar dan mewarnai dengan tema Palembang #banjirgaris bertempat di Gedung Kesenian Palembang 21-25 Mei 2025.

Hadir Walikota Palembang diwakili Staff ahli Walikota Bidang Pemerintahan, Sosial, dan Kemasyarakatan Kota Palembang M. Sadruddin Hadjar, Ketua Dewan Kesenian Palembang Muhammad Nasir, Ketua Pelaksana Rudi Maryanto dan tamu undangan lainnya.

Staff ahli Walikota Bidang Pemerintahan, Sosial, dan Kemasyarakatan Kota Palembang M. Sadruddin Hadjar mengatakan, Pemerintah Kota Palembang sangat menyambut baik kegiatan sore hari ini bulan menggambar.

“Kegiatan ini diikuti dari anak-anak sampai dewasa. Jadi mereka bisa mengeksplor keinginan, keterampilan mereka dalam hal menggambar. Selain itu, bisa dilihat di pameran ini hasil-hasil dari menggambar dari tingkat anak-anak, SMA dan orang tua, dan hasilnya semuanya bagus-bagus,” ujarnya.

Lebih lanjut Sadruddin mengatakan, dalam mendukung kesenian di Palembang, Pemkot Palembang menyiapkan gedung khusus untuk Dewan Kesenian Palembang.

BACA JUGA  TuBaBa Menggelar festival Art (TAF) Edisi ke 6

“Gedung ini itu salah satu support dari pemerintah kota Palembang. Jadi kalau ada kegiatan, kalau ada pameran bisa dipakai yang berhubungan dengan seni dan budaya,” katanya.

“Harapan kami Dewan Kesenian Palembang ini bisa berkembang lebih pesat lagi. Kemudian lebih banyak peminat yang datang melihat karya seni dan budaya dari rekan pekerja seni di kota Palembang,” tambahnya.

Kegiatan ini sambung Sadruddin, akan dilaksanakan setiap tahun.

“Ini sudah memasuki tahun keempat. Kita berharap kegiatan seperti ini akan terus berlanjut di tahun yang akan datang,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Rudi Maryanto menambahkan, kegiatan ini digelar dalam rangka perayaan Bulan Menggambar Nasional.”Sebelumnya kita pernah mengadakan, dan ini sudah tahun ke-4,” ucapnya.

Lebih lanjut Rudi menuturkan, perayaan tahun ini pihaknya melibatkan lintas profesi, lintas komunitas.

“Jadi yang ikut di sini tidak hanya para pelukis yang profesional. Tapi juga teman-teman dari komunitas yang baru belajar melukis. Kemudian dari anak-anak, dari usia pensiunan untuk mengisi ruang kekosongan. Sehingga mereka melukis dan di situ juga kita tanamkan bahwa melukis ini bagian dari terapi kalau untuk para pensiunan,” paparnya.

BACA JUGA  Herman Deru Yakini Kabupaten PALI Bisa Jadi Kawasan Segitiga Emas di Sumsel

Selain itu, sambung Rudi, kegiatan seperti ini untuk anak-anak muda itu menjadi nilai positif, daripada dia tawuran atau aksi vandalisme.

“Jadi di Bulan Menggambar Nasional ini merupakan wadah dari hal-hal yang positif terutama di bidang menggambar. Jadi kita berpesan ke anak-anak muda ke komunitas daripada mencoret jalanan lebih baik mencoret di buku gambar dan kita panjang di bulan menggambar nasional,” katanya.

“Disini kita bersatu bersama memadukan rasa saling bertukar informasi. Sehingga menjaring juga persaudaraan dari satu komunitas ke komunitas yang lain. Sehingga tidak menimbulkan dampak yang seperti sekarang ini ada tawuran dan sebagainya. Apa yang harus diperebutkan. Jadi efeknya banyak sekali dari lintas komunitas dan lintas profesi ini,” bebernya.

BACA JUGA  Menginspirasi Generasi Muda, PHE Jambi Merang Adakan “PHE Mengajar” di Muaro Jambi dan Musi Banyuasin

Untuk pameran lukisan ini ,lanjut Rudi, ada sekitar 100 lukisan yang kita pamerkan dari 45 pelukis dari berbagai macam komunitas.

“Untuk lukisan ini banyak kategori dari bentuk realistik, naturalistik, figuratif. Kemudian ada yang abstrak, abstrak, jadi ada banyak sekali. Jadi ada beberapa tokoh ada beberapa masyarakat, beberapa seniman yang membuat drawing untuk dipublikasikan di Bulan Menggambar ini,” tuturnya.

Ketika ditanya awak media terkait antusias masyarakat, Rudi mengungkapkan, Antusias masyarakat di Palembang ini cukup antusias. Bahkan ada komunitas arsitektur merespon dunia menggambar ini, karena tidak mengenal status dan golongan akhirnya membentuk kelompok baru yang disebut yuk menggambar bareng. Sehingga mereka itu suka.

“Jadi sangat memungkinkan sekali bermunculan para perupa yang baru, karena kegemaran melukis yang baru. Jadi masyarakat sangat antusias di kota Palembang,” tandasnya. (YL)

Berita Terkait

Mitigasi Bencana Nol, FPR PALI Tuntut Pertamina Bertanggung Jawab: Jangan Korbankan Rakyat Demi Nafsu Industri!
KELALAIAN BRUTAL PERTAMINA PENDOPO: Warga Talang Gas & RSA PALI Siap Gelar Aksi Akbar Jika Tuntutan Diabaikan!
Urat Nadi Warga Talang Gas Disedot Tanpa Ampun: Company Man Rig TMMJ #05 Akhirnya Temui Warga, Desak Pengajuan Surat Tertulis
Mitigasi Bencana Nol, Pertamina & TMMJ Justru Rampas Urat Nadi Warga Talang Gas, PALI: Sungai Penukal Kering Total, Publik Desak Sanksi Tegas!
Perasaan Mendalam Bupati Asgianto Ditinggal Almarhumah Ibunda Hj. Salbiah: “Berat Sekali, Rasa Mau Lepas Kepala”
Bupati Asgianto: Selagi Ibumu Masih Hidup, Sayangi!
Restui Desakan Warga PALI, Gubernur Sumsel Sepakat Cabut Pergub No. 40/2017
Solidaritas Tanpa Batas: Insan Pers Bumi Serepat Serasan Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis yang Hilang di Anak Krakatau

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 13:30 WIB

Mitigasi Bencana Nol, FPR PALI Tuntut Pertamina Bertanggung Jawab: Jangan Korbankan Rakyat Demi Nafsu Industri!

Minggu, 20 September 2026 - 12:32 WIB

KELALAIAN BRUTAL PERTAMINA PENDOPO: Warga Talang Gas & RSA PALI Siap Gelar Aksi Akbar Jika Tuntutan Diabaikan!

Minggu, 20 September 2026 - 11:59 WIB

Urat Nadi Warga Talang Gas Disedot Tanpa Ampun: Company Man Rig TMMJ #05 Akhirnya Temui Warga, Desak Pengajuan Surat Tertulis

Minggu, 20 September 2026 - 11:12 WIB

Mitigasi Bencana Nol, Pertamina & TMMJ Justru Rampas Urat Nadi Warga Talang Gas, PALI: Sungai Penukal Kering Total, Publik Desak Sanksi Tegas!

Jumat, 18 September 2026 - 12:05 WIB

Perasaan Mendalam Bupati Asgianto Ditinggal Almarhumah Ibunda Hj. Salbiah: “Berat Sekali, Rasa Mau Lepas Kepala”

Berita Terbaru