PALI | tintamerah.co -, Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Asgianto, secara resmi menyampaikan Nota Pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam Sidang Paripurna di hadapan pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten PALI, Senin (30/03).
Dalam pidatonya, Bupati Asgianto membedah potret kesehatan keuangan daerah yang mencatatkan performa signifikan meski dihadapkan pada berbagai tantangan ekonomi. Total APBD PALI setelah perubahan tahun 2025 mencapai angka fantastis, yakni Rp1,613 triliun.
Performa Pendapatan: Nyaris Menyentuh Target
Bupati mengungkapkan bahwa dari sisi pendapatan, Pemerintah Kabupaten PALI menunjukkan kinerja yang impresif. Dari target pendapatan daerah sebesar Rp1,479 triliun, Pemkab PALI berhasil merealisasikan sebesar Rp1,473 triliun atau mencapai 99,58%.
“Capaian 99,58% ini adalah bukti kerja keras seluruh jajaran dalam menjaga stabilitas fiskal daerah. Kita hampir menyentuh angka sempurna dari target yang telah ditetapkan,” tegas Asgianto di hadapan para wakil rakyat.
Pendapatan Transfer Jadi “Penyelamat”
Menariknya, kekuatan utama kantong daerah PALI masih bertumpu pada Pendapatan Transfer. Sektor ini melampaui target yang ditetapkan (100,23%), dengan realisasi sebesar Rp1,377 triliun dari target Rp1,374 triliun.
Namun, di sisi lain, Bupati juga memberikan catatan pada sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Lain-lain Pendapatan yang Sah:
- PAD: Terealisasi sebesar Rp83,47 miliar (96,79%) dari target Rp86,24 miliar.
- Lain-lain Pendapatan Sah: Menjadi catatan kritis karena hanya terealisasi 65,12% atau sebesar Rp12,31 miliar dari target Rp18,90 miliar.
Bedah Angka LKPJ PALI 2025
| Sektor Pendapatan | Target (Rp) | Realisasi (Rp) | Persentase |
| Total Pendapatan | 1,479 Triliun | 1,473 Triliun | 99,58% |
| Pendapatan Transfer | 1,374 Triliun | 1,377 Triliun | 100,23% |
| PAD | 86,24 Miliar | 83,47 Miliar | 96,79% |
| Lain-lain Pendapatan Sah | 18,90 Miliar | 12,31 Miliar | 65,12% |
Komitmen Transparansi dan Evaluasi
Penyampaian LKPJ ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan panggung transparansi Bupati Asgianto dalam mempertanggungjawabkan setiap rupiah dana publik.
Meski angka makro menunjukkan hasil positif, rendahnya realisasi pada sektor “Lain-lain Pendapatan yang Sah” diprediksi akan menjadi bahan evaluasi tajam oleh fraksi-fraksi di DPRD PALI dalam pembahasan lanjutan.
“Laporan ini adalah cermin kinerja setahun penuh. Kami siap bersinergi dengan legislatif untuk memastikan setiap anggaran berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat Bumi Serepat Serasan,” pungkasnya.
Sidang paripurna ini dihadiri oleh Ketua DPRD, Wakil-Wakil Ketua, anggota dewan, serta jajaran kepala OPD di lingkungan Pemkab PALI.
Penulis: Efran | Editor: tintamerah.co















