Demi Kemandirian Daerah, Bapenda PALI Awasi Ketat Sinergi BUMD dan Pertamina

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bapenda PALI, Aryansyah, melakukan peninjauan langsung ke lokasi sumur Pendopo Field bersama Senior Manager Pertamina EP Pendopo Field, Suherman, dan jajaran untuk memantau langsung potensi optimalisasi aset migas daerah. (Foto: Dok/Istimewah)

Kepala Bapenda PALI, Aryansyah, melakukan peninjauan langsung ke lokasi sumur Pendopo Field bersama Senior Manager Pertamina EP Pendopo Field, Suherman, dan jajaran untuk memantau langsung potensi optimalisasi aset migas daerah. (Foto: Dok/Istimewah)

PALI | tintamerah.co -, Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, terus tancap gas dalam memperkuat kemandirian fiskal daerah. Menindaklanjuti pertemuan strategis dengan jajaran petinggi Pertamina Hulu Rokan (PHR) Regional 1, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten PALI kini memfokuskan strategi optimalisasi pendapatan melalui pengelolaan sumur minyak dengan skema creative financing.

Kepala Bapenda PALI, Aryansyah, saat ditemui di ruang kerjanya pada Senin (29/6/2026), menegaskan bahwa pihaknya tidak lagi bekerja secara normatif. Kini, Bapenda menerapkan pengawasan berbasis rencana bisnis yang terintegrasi antara Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dengan PT Pertamina Hulu Energi Pendopo Field.

“Langkah pasti yang dilakukan Bapenda adalah kita berusaha mendapatkan berapa besar potensi pemasukan yang akan kita terima. Hal ini terakumulasi atau terangkum di dalam nanti rencana bisnis yang disampaikan BUMD kita dengan PT Pertamina Hulu Energi,” tegas Aryansyah.

BACA JUGA  Edi Suprianto Resmi Menjabat Plt. direktur PDAM Tirta PALI Anugrah

Aryansyah mengungkapkan bahwa sinergi ini merupakan terobosan krusial untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di luar skema transfer pusat. Menurutnya, terdapat 65 sumur yang telah terverifikasi dan siap diusahakan. Bapenda, bersama tim terkait termasuk BPKD, akan melakukan supervisi ketat terhadap rencana bisnis yang disusun BUMD untuk memastikan transparansi fiskal yang masuk ke kas daerah.

“Nanti kita akan memberikan masukan bahwa seberapa besar fiskal yang akan kita terima kepada BUMD. Sehingga nanti BUMD bisa membuat rencana bisnis mereka, kemudian berapa persen dari penerimaan masuk ke kas daerah atau ke kas pemerintah Kabupaten PALI yang bisa nanti dimanfaatkan kembali oleh BUMD-nya kita,” paparnya.

BACA JUGA  Kapolres PALI Melalui Kapolsek Penukal Utara Gelar Jum'at Curhat

Ia memberikan ilustrasi konkret mengenai tata kelola tersebut. “Jadi, misalnya kita mendapatkan dana 30 miliar per bulan, berapa persen dana 30 miliar ini yang bisa dimanfaatkan kembali oleh BUMD untuk operasional mereka. Itu langkah pastinya kita,” imbuh Aryansyah.

Lebih jauh, Aryansyah menjelaskan bahwa mekanisme ini berbeda dengan skema Dana Bagi Hasil (DBH) migas yang diatur oleh pemerintah pusat. Melalui pengelolaan sumur minyak oleh BUMD, pendapatan dapat langsung masuk ke kas pemerintah daerah sebagai pendapatan lain-lain, sehingga mempercepat akselerasi pembangunan tanpa harus menunggu transfer dari pusat.

“Jadi begitu produksi minyak dihasilkan, dibayar Pertamina, langsung dibayarkan ke peningkatan. Nah, ini dari sisi pendapatan sangat positif. Jadi inilah salah satu targetnya kita untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah sehingga kita tidak tergantung secara penuh terhadap dana transfer pusat,” tegas Aryansyah.

BACA JUGA  Tolak Diam! Besok, Rumah Singgah Aktivis PALI Geruduk Palembang, Koordinasi dengan Lawyer Pemprov Sumsel Tuntut Revisi Pergub No 40 Tahun 2017

 

Penulis: Efran | Editor: tintamerah.co

Berita Terkait

Skandal “Bangkai Besi” Berulang: Mesin ATM Mandiri Simpang Lima Pendopo PALI Rusak Lagi, Manajemen Cuek dan Alergi Perbaikan Total?
Layanan Bobrok, ATM Mandiri PALI Mangkrak: Anggaran Ada, Solusi Tiada!
Kado Pahit HUT ke- 28 Bank Mandiri Untuk Nasabah PALI: Mesin ATM Rusak Bertahun-Tahun di Hari Jadi Korporasi
Skandal “Bangkai Besi” ATM Mandiri PALI: Layanan Bobrok & Merugikan Nasabah, Ketua LSM Serampuh Desak Pinca Dicopot!
Skandal “Bangkai Besi” ATM Bank Mandiri Cabang Pendopo PALI, Pimpinan Cabang Diduga “Alergi” Konfirmasi dan Abaikan Hak Nasabah
Bongkar Dugaan Rekrutmen Tertutup Pertamina Adera Field: DPRD PALI Layangkan Surat Pemanggilan Resmi, Tuntut Keadilan Bagi Tenaga Kerja Lokal
PA GMNI PALI: Tidak Boleh Ada Rekrutmen Tertutup, Setiap Perusahaan Harus Terbuka dan Non-Diskriminatif
Firdaus Hasbullah: Tiga Tim ORADO PALI Siap Harumkan Nama Daerah di Turnamen 101 Piala Panglima TNI

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:58 WIB

Skandal “Bangkai Besi” Berulang: Mesin ATM Mandiri Simpang Lima Pendopo PALI Rusak Lagi, Manajemen Cuek dan Alergi Perbaikan Total?

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:48 WIB

Layanan Bobrok, ATM Mandiri PALI Mangkrak: Anggaran Ada, Solusi Tiada!

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:32 WIB

Kado Pahit HUT ke- 28 Bank Mandiri Untuk Nasabah PALI: Mesin ATM Rusak Bertahun-Tahun di Hari Jadi Korporasi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Skandal “Bangkai Besi” ATM Mandiri PALI: Layanan Bobrok & Merugikan Nasabah, Ketua LSM Serampuh Desak Pinca Dicopot!

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Skandal “Bangkai Besi” ATM Bank Mandiri Cabang Pendopo PALI, Pimpinan Cabang Diduga “Alergi” Konfirmasi dan Abaikan Hak Nasabah

Berita Terbaru