“Ditempat Lain Sudah Nol”, Sinyal Keberpihakan Asgianto pada Eksistensi Media di PALI

Senin, 16 Maret 2026 - 12:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Asgianto sebut 'Ditempat Lain Sudah Nol' soal anggaran publikasi pada silaturahmi puasa ramadhan 1447 H bersama puluhan wartawan berbagai media massa Bumi Sereoat Serasan di Pendopoan Rumah DInas Bupati PALI, Senin (9/3/2026). (Dok/tintamerah)

Bupati Asgianto sebut 'Ditempat Lain Sudah Nol' soal anggaran publikasi pada silaturahmi puasa ramadhan 1447 H bersama puluhan wartawan berbagai media massa Bumi Sereoat Serasan di Pendopoan Rumah DInas Bupati PALI, Senin (9/3/2026). (Dok/tintamerah)

tintamerahNEWS -, Sebuah pernyataan menarik terlontar dari Bupati PALI, Asgianto, dalam acara buka puasa ramadhan 1447 H bersama insan pers baru-baru ini. Di tengah badai pemotongan Dana Bagi Hasil (DBH) yang mencapai angka fantastis Rp449 miliar—atau hampir sepertiga dari total APBD PALI—Asgianto menegaskan komitmennya untuk tetap menjaga alokasi anggaran publikasi media.

“Kalau kamu berkaca dengan OI (Ogan Ilir), berkaca OKI (Ogan Komering Ilir), karena saya berteman semua dengan Bupati 17 Kabupaten/Kota itu. Alhamdulillah yang Kominfo PALI masih ada. Kalau di tempat lain sudah ‘Nol Galo’ (tidak ada lagi), malah OKI itu kondisinya sekarang dua bulan tidak gajian,” ujar Asgianto di hadapan para jurnalis di Pendopoan Rumah Dinas Bupati PALI, Senin (9/3/2026).

BACA JUGA  Garda Terdepan Program Nasional, Ketua DPRD PALI H. Ubaidillah 'Bawa Pulang' Strategi Penguatan Ideologi dari Malang

Kalimat “Di tempat lain sudah nol” bukan sekadar perbandingan administratif, melainkan sebuah pernyataan politik yang kuat. Di saat banyak daerah memilih untuk memangkas habis anggaran kemitraan media demi menutupi defisit, PALI mencoba mengambil jalan yang berbeda.

Bukan Sekadar Anggaran, Tapi Napas Demokrasi

Langkah Asgianto untuk tetap mempertahankan anggaran publikasi, meski harus berbagi dengan beban pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang menelan biaya Rp189 miliar, patut diapresiasi.

Dengan menyebut daerah lain sudah “nol”, Asgianto secara tidak langsung mengatakan bahwa bagi Pemkab PALI, pers bukanlah beban, melainkan mitra strategis dalam penyebarluasan informasi pembangunan.

Meskipun APBD sedang “terluka” akibat pemotongan pusat, pemerintah daerah berusaha melakukan pembagian yang rata (proporsional) ke seluruh dinas, termasuk Kominfo, agar fungsi publikasi tetap berjalan.

BACA JUGA  Bupati PALI Lantik Kartika Yanti Jadi Sekda

Sikap blak-blakan Bupati mengenai kondisi keuangan daerah merupakan bentuk kejujuran publik. Hal ini penting agar insan pers memahami batasan kemampuan daerah tanpa harus merasa ditinggalkan.

Tantangan Ke Depan: Efektivitas di Tengah Keterbatasan

Namun, pernyataan “masih ada” juga membawa konsekuensi. Dengan anggaran yang terbatas, tantangan kini beralih ke Dinas Kominfo PALI. Bagaimana mengelola anggaran yang tidak lagi “gemuk” tersebut agar tetap efektif dan tepat sasaran?

Transparansi dalam distribusi anggaran publikasi menjadi kunci. Jangan sampai anggaran yang sudah susah payah dipertahankan oleh Bupati ini, justru tidak terserap dengan adil atau hanya dinikmati segelintir pihak.

Kesimpulan

Pernyataan Asgianto adalah angin segar bagi ekosistem media di Kabupaten PALI. Di saat daerah tetangga mulai “menyerah” pada keadaan fiskal, PALI menunjukkan bahwa sinergi dengan pers adalah investasi, bukan sekadar biaya.

BACA JUGA  Pemda PALI dan Gugus Tugas Reforma Agraria Sumsel akan Dampingi Warga di Lahan KHDTK Benakat

Kini tinggal bagaimana insan pers menjawab keberpihakan tersebut dengan karya jurnalistik yang berkualitas, kritis, dan tetap mendukung pembangunan Bumi Serepat Serasan. Karena pada akhirnya, “sedikit cukup, banyak kurang” tergantung bagaimana kita mensyukuri dan mengelolanya.

 

Oleh: Efran

 

Berita Terkait

Dibalik Terobosan Sumur Minyak Pertamina: Ikhtiar Ekologis Bupati Asgianto Menepis Konflik dan Menjamin Masa Depan Sosial PALI
Proyeksi Dampak Lingkungan dan Dongkrak PAD, Aryansyah: Pengelolaan Sumur Minyak Pertamina Adalah Langkah Visioner Bupati Asgianto Untuk Masa Depan PALI
Gebrakan Pajak Daerah PALI Lampaui Target: Sentuhan Dingin Aryansyah Buktikan Visi Hebat Bupati Asgianto Bukan Isapan Jempol
Jaminan Transparansi dan Ajakan Berdikari: Kadis Sosial PALI Beberkan Strategi Jawab Tantangan Sosial 2026
Dinsos PALI All Out: Perkuat Jaring Pengaman, Siaga Bencana, dan Benteng Perlindungan Kelompok Rentan
Bidik Kemiskinan Ekstrem: Dinsos PALI Siap Tempel Stiker KPM Pasca-Pemutakhiran Data Tunggal dan Pacu Kemandirian Ekonomi
Bidik Kesejahteraan Merata, Dinsos PALI Perkuat Jaminan Sosial dan Akurasi Data di Tahun 2026
Menembus Batas Transparansi: FKS PALI Gandeng PGRI Wujudkan Pendidikan Bebas Alergi Kritik

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 15:54 WIB

Dibalik Terobosan Sumur Minyak Pertamina: Ikhtiar Ekologis Bupati Asgianto Menepis Konflik dan Menjamin Masa Depan Sosial PALI

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:48 WIB

Proyeksi Dampak Lingkungan dan Dongkrak PAD, Aryansyah: Pengelolaan Sumur Minyak Pertamina Adalah Langkah Visioner Bupati Asgianto Untuk Masa Depan PALI

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:36 WIB

Gebrakan Pajak Daerah PALI Lampaui Target: Sentuhan Dingin Aryansyah Buktikan Visi Hebat Bupati Asgianto Bukan Isapan Jempol

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:01 WIB

Dinsos PALI All Out: Perkuat Jaring Pengaman, Siaga Bencana, dan Benteng Perlindungan Kelompok Rentan

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:33 WIB

Bidik Kemiskinan Ekstrem: Dinsos PALI Siap Tempel Stiker KPM Pasca-Pemutakhiran Data Tunggal dan Pacu Kemandirian Ekonomi

Berita Terbaru