Duduk Satu Meja: Ikhtiar Efran dan Iptu Eko Purnomo Mengawal Demokrasi PALI

Kamis, 26 Maret 2026 - 20:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Dari kiri) Efran, Redaktur tintamerah.co, berbincang dengan Kasat Intel Polres PALI, Iptu Eko Purnomo didampingi KBO Sat Intelkam, Iptu Najamuddin Hadi. Dalam pertemuan ini, Efran menyampaikan rencana gelar diskusi publik visi-misi Bupati PALI dan meminta dukungan Polres PALI untuk menciptakan iklim demokrasi yang sehat tanpa kriminalisasi wartawan. (Dok/Sat Intelkam Polres PALI)

(Dari kiri) Efran, Redaktur tintamerah.co, berbincang dengan Kasat Intel Polres PALI, Iptu Eko Purnomo didampingi KBO Sat Intelkam, Iptu Najamuddin Hadi. Dalam pertemuan ini, Efran menyampaikan rencana gelar diskusi publik visi-misi Bupati PALI dan meminta dukungan Polres PALI untuk menciptakan iklim demokrasi yang sehat tanpa kriminalisasi wartawan. (Dok/Sat Intelkam Polres PALI)

PALI | tintamerah.co -, Di sebuah ruangan dengan sofa hitam yang tampak formal namun cair, sebuah pertemuan krusial berlangsung pada Kamis (26/03/2026). Tidak ada sekat kaku antara kursi pejabat dan tamu. Di sana, redaktur tintamerah.co, Efran, duduk berhadapan dengan Kasat Intelkam Polres PALI, Iptu Eko Purnomo, yang didampingi KBO Sat Intelkam, Iptu Najamuddin Hadi. Pertemuan ini bukan sekadar seremoni audensi biasa; ini adalah pertukaran gagasan, sebuah upaya membangun jejaring demi marwah jurnalistik di tanah kelahiran, Bumi Serepat Serasan.

Melawan Trauma Kriminalisasi

Bagi Efran, melangkah ke markas Polres PALI membawa memori kolektif yang getir. Ia tidak menutup mata pada luka lama tahun 2020 silam, saat dirinya harus menjadi pesakitan di kursi tersangka di hadapan meja penyidik. Pengalaman pahit itulah yang membuatnya berdiri tegak hari ini, menagih jaminan konkret dari Polres PALI: Tidak boleh ada lagi kriminalisasi terhadap wartawan.

BACA JUGA  Polres PALI Hadiri Isra' Mi'raj di Desa Sedupi

“Kemerdekaan pers adalah harga mati,” tegas Efran dalam diskusi tersebut. Ia menekankan bahwa kerja jurnalistik adalah pilar demokrasi yang dilindungi undang-undang, bukan objek yang bisa dipidanakan karena sentimen tertentu.

Pertengkaran Argumen, Bukan Sentimen

Diskusi yang berlangsung hangat tersebut juga membedah rencana besar tintamerah.co untuk menggelar diskusi publik bertajuk visi dan misi Bupati Asgianto dan Wakil Bupati Iwan Tuaji. Efran menegaskan bahwa agenda ini murni lahir dari kecintaannya pada kemajuan PALI, bukan pesanan politik untuk menjatuhkan atau mendiskreditkan pihak manapun.

“Kami ingin menciptakan ruang untuk ‘pertengkaran’ sehat. Pertengkaran dalam dialektika argumen, bukan sentimen pribadi. Ini adalah sarana edukasi bagi masyarakat,” ujar putra asli PALI tersebut.

Bukan sekadar kumpul-kumpul biasa, Efran menegaskan bahwa forum ini dirancang sebagai arena dialektika yang sehat. “Kami ingin menghadirkan narasumber yang kredibel, kompeten, dan yang paling penting: independen. Ini bukan panggung puji-pujian, tapi ruang untuk menguji gagasan melalui pertengkaran argumen, bukan sentimen,” tegas Efran dalam audensi bersama Kasat Intel Polres PALI.

BACA JUGA  Panitia Pelaksana Bersama Bupati PALI Tinjau Sirkuit Kerjurnas Adventure Offroad

Rencana ini akan melibatkan seluruh elemen masyarakat, mulai dari tokoh pemuda, akademisi, praktisi hukum, hingga seluruh stakeholder di Kabupaten PALI. Diskusi ini bertujuan memberikan pemahaman mendalam kepada masyarakat mengenai arah pembangunan daerah di bawah kepemimpinan baru.

Efran juga berkomitmen menjadikan medianya sebagai mitra strategis Polri untuk menangkal hoaks dan menjaga stabilitas keamanan melalui informasi yang akurat dan edukatif.

Respons Profesional Korps Bhayangkara

Menanggapi tekanan dan harapan tersebut, Kasat Intel Polres PALI, Iptu Eko Purnomo, menyambut dengan tangan terbuka. Sebagai pejabat yang membidangi intelijen dan keamanan, ia menyadari betul bahwa wartawan adalah jembatan informasi yang krusial bagi masyarakat.

Ia menegaskan komitmennya untuk bekerja secara profesional dan mendukung penuh program-program edukatif dari tintamerah.co, termasuk rencana diskusi publik yang digagas. “Kami mendukung sinergitas ini. Peran media sangat penting dalam membantu tugas intelijen, terutama dalam deteksi dini potensi konflik melalui pemberitaan yang berimbang,” ungkap Iptu Eko.

BACA JUGA  Herman Deru Suburkan Kehadiran Rumah Tahfidz Hingga Pelosok Sumsel

Sinergi Tanpa Kompromi

Pertemuan ini menjadi langkah konkret menuju komunikasi yang lebih fleksibel namun tetap menjunjung tinggi profesionalisme. Kedua belah pihak sepakat bahwa stabilitas di PALI tidak hanya dibangun dengan tindakan pengamanan, tetapi juga melalui narasi berita yang bertanggung jawab.

Di atas meja kaca yang dipenuhi toples cemilan dan tisu, sebuah kesepahaman baru lahir: Bahwa antara pena wartawan dan kebijakan aparat, harus ada ruang dialog demi satu tujuan besar—PALI yang aman, damai, dan merdeka dalam bersuara.

 

Oleh: Efran | Editor: tintamerah.co

Berita Terkait

Gas Melon “Langka & Mahal”, DPRD PALI Panggil Paksa Pemangku Kebijakan: Jangan Sampai Rapat Hanya Jadi Sandiwara!
Menanti Aksi Nyata di Gelora November: LLI PALI Harapkan Firdaus Hasbullah Jadi Pembina dan Sandaran Sarana
Komedi Mahalnya Gas 3 Kg di PALI: Pertamina Patra Niaga Sumbagsel ‘Cuci Tangan’, Rakyat Tetap Tercekik
Firdaus Hasbullah: Di Balik Survei, Aspirasi Rakyat PALI adalah Harga Mati
Menembus Tirai Pendidikan PALI: Efran Bawa Misi Transparansi ke Sekretariat Dewan Pendidikan
Sekda Kartika Yanti Tertular Bupati Asgianto: Komunikasi Publik Pemkab PALI Alami Pembusukan Moral, Kangkangi Perintah dan Sembunyi dari Wartawan
DI BALIK SENYAP BUPATI ASGIANTO: Bukan Bersembunyi, Menjemput Ratusan Miliar untuk PALI yang Diguncang Badai
Skandal Kelangkaan Gas Melon di PALI: Tokoh Masyarakat Muktar Jayadi Tuding Eksekutif Hingga Aparat Hukum Mandul Berjemaah Menghadapi Gerilya Mafia Energi

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 09:20 WIB

Gas Melon “Langka & Mahal”, DPRD PALI Panggil Paksa Pemangku Kebijakan: Jangan Sampai Rapat Hanya Jadi Sandiwara!

Senin, 15 Juni 2026 - 08:16 WIB

Menanti Aksi Nyata di Gelora November: LLI PALI Harapkan Firdaus Hasbullah Jadi Pembina dan Sandaran Sarana

Senin, 15 Juni 2026 - 07:37 WIB

Komedi Mahalnya Gas 3 Kg di PALI: Pertamina Patra Niaga Sumbagsel ‘Cuci Tangan’, Rakyat Tetap Tercekik

Sabtu, 13 Juni 2026 - 17:31 WIB

Firdaus Hasbullah: Di Balik Survei, Aspirasi Rakyat PALI adalah Harga Mati

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:49 WIB

Sekda Kartika Yanti Tertular Bupati Asgianto: Komunikasi Publik Pemkab PALI Alami Pembusukan Moral, Kangkangi Perintah dan Sembunyi dari Wartawan

Berita Terbaru