Firdaus Hasbullah: Menembus Sekat Parlemen dengan Seni Komunikasi

Kamis, 12 Maret 2026 - 11:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bagi Firdaus, media massa bukanlah ancaman yang harus dihindari dengan dalih

Bagi Firdaus, media massa bukanlah ancaman yang harus dihindari dengan dalih "sibuk" atau "no comment". (Dok/tintamerah)

tintamerahNEWS -, Di koridor gedung DPRD Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, sosok Firdaus Hasbullah mungkin terlihat serupa dengan politisi lainnya: berjas rapi dengan lencana legislatif yang mengkilap di dada. Namun, di balik atribut formal itu, Wakil Ketua DPRD PALI ini membawa sebuah “senjata” yang jarang dimiliki banyak pejabat publik: Keterbukaan tanpa sekat.

Baru-baru ini, pada momen peringatan Hari Pers Nasional Ke-80, 9 Februari 2026 lalu, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten PALI menyematkan predikat sebagai Legislator Terkomunikatif kepadanya. Sebuah penghargaan yang bukan sekadar pajangan di dinding kantor, melainkan pengakuan atas gaya berpolitiknya yang memanusiakan informasi.

Media Bukan Musuh, Tapi Cermin

Bagi Firdaus, media massa bukanlah ancaman yang harus dihindari dengan dalih “sibuk” atau “no comment”. Ia justru melihat media sebagai jembatan utama menuju hati rakyat. Di era di mana arus informasi bergerak secepat jentikan jari di TikTok, Instagram, dan Facebook, menutup diri dianggapnya sebagai langkah bunuh diri politik.

BACA JUGA  Warga PALI Mau Mudik? Simak Pesan Kadin Damkar Ini Agar Rumah Aman dari Kebakaran

“Saya sangat bersahabat dengan media. Menutup diri sama saja dengan memutus urat nadi aspirasi masyarakat,” tegas Firdaus dengan nada yang tetap rendah hati.

Ia memahami bahwa setiap kebijakan yang ia godok di kursi parlemen tidak akan bermakna jika tidak sampai ke telinga konstituen. Baginya, transparansi adalah mata uang yang paling berharga dalam membangun kepercayaan publik.

DNA Organisasi: Akar dari Keluwesan

Kemahiran Firdaus dalam mengolah kata dan menjaga ritme dialog tidak muncul secara instan. Ia mengakui bahwa “sekolah” sesungguhnya adalah organisasi mahasiswa dan kemasyarakatan yang ia geluti sejak muda. Di sanalah ia belajar bahwa komunikasi adalah soal akurasi dan empati.

“Jika salah menyampaikan informasi melalui media, dampaknya bisa fatal. Pemahaman publik akan bergeser, dan itu adalah kegagalan komunikasi bagi seorang wakil rakyat,” ungkapnya.

BACA JUGA  Polsek Penukal Abab Berikan Pelayanan dan Pengalaman dalam Rangka Pelaksanaan Pelantikan Panwaslu

Resep “Anti-Alergi” Media

Menjadi komunikatif bukan berarti hanya bicara saat butuh suara. Firdaus menawarkan tiga pilar utama yang menjadi rahasianya tetap harmonis dengan insan pers dan masyarakat:

  1. Haramkan Sikap Alergi: Media adalah mitra, bukan lawan. Menghadapi pertanyaan tajam dengan keterbukaan adalah kunci profesionalisme.
  2. Lugaskan Pesan: Hindari bahasa “langit” yang sulit dimengerti. Pesan yang jelas akan meminimalisir distorsi informasi.
  3. Investasi Silaturahmi: Komunikasi yang baik dibangun saat tidak ada kepentingan. Hubungan yang berkelanjutan menciptakan rasa saling menghargai.

Politik: Tentang Dialog, Bukan Sekadar Kuasa

Perjalanan Firdaus Hasbullah memberikan sebuah refleksi tajam bagi dunia politik saat ini: bahwa kekuasaan tanpa dialog adalah kesunyian yang berbahaya. Dengan lencana yang tetap tersemat di dadanya, Firdaus membuktikan bahwa menjadi pemimpin yang kuat tidak harus dengan menjaga jarak, melainkan dengan merangkul lewat kata-kata yang jujur dan terbuka.

BACA JUGA  PALI Bakal Cicipi Megaproyek Presiden Prabowo Subianto Senilai Rp. 146 Triliun

Di PALI, Firdaus tidak hanya sedang menjalankan tugas legislasi, ia sedang membangun standar baru—bahwa seorang wakil rakyat haruslah menjadi pendengar yang baik sekaligus penyambung lidah yang ulung.

 

Penulis: ej@ | Editor: efran

Berita Terkait

Pabrik Sawit PT Aburahmi Nekat Beroperasi Tanpa Izin Lengkap, Kasat Pol PP PALI Syarul Darman Tegas Pastikan Segel dan Setop Sementara!
Perkuat Armada, Damkar PALI Geber Uji Coba Unit Multifungsi 4.000 Liter untuk Pos Penukal
Cegah Kasus Berulang, DPMPTSP PALI Siatkan Pengawasan Ekstra Ketat Pasca Uji Nyali PT Aburahmi Tanpa Izin
Sanksi Administratif Menanti! Uji Nyali PT Aburahmi Operasikan Pabrik Sawit Tanpa Izin Lengkap di Bumi Serepat Serasan
Wibawa Hukum PALI Ditelanjangi, DPMPTSP Gelar Rapat Darurat Soal Pabrik Sawit PT Aburahmi Belum Lengkap Perijinan
Kepala DPMPTSP PALI Ungkap Pabrik Sawit PT Aburahmi Beroperasi Tanpa Izin Lengkap!
Gelorakan Ekonomi Kerakyatan, Perkembangan UMKM Sunday Morning Gelora November Pertamina Pendopo Kian Melesat
Tembus Ratusan Peserta! Wahana Flying Fox Damkar PALI Kembali Menggebrak Gelora November Dalam Semangat HUT RI Ke-81

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 07:34 WIB

Pabrik Sawit PT Aburahmi Nekat Beroperasi Tanpa Izin Lengkap, Kasat Pol PP PALI Syarul Darman Tegas Pastikan Segel dan Setop Sementara!

Senin, 3 Agustus 2026 - 13:36 WIB

Perkuat Armada, Damkar PALI Geber Uji Coba Unit Multifungsi 4.000 Liter untuk Pos Penukal

Senin, 3 Agustus 2026 - 13:09 WIB

Cegah Kasus Berulang, DPMPTSP PALI Siatkan Pengawasan Ekstra Ketat Pasca Uji Nyali PT Aburahmi Tanpa Izin

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:52 WIB

Sanksi Administratif Menanti! Uji Nyali PT Aburahmi Operasikan Pabrik Sawit Tanpa Izin Lengkap di Bumi Serepat Serasan

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:33 WIB

Wibawa Hukum PALI Ditelanjangi, DPMPTSP Gelar Rapat Darurat Soal Pabrik Sawit PT Aburahmi Belum Lengkap Perijinan

Berita Terbaru