Fokus Pencegahan, Target Zero Penambahan Stunting di Muba

Senin, 24 Oktober 2022 - 09:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Muba | Tintamerah.co.id – Kasus stunting atau gizi buruk di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menjadi fokus Pj Bupati Musi Banyuasin H Apriyadi untuk terus ditangani dan memaksimalkan pencegahannya.

Bahkan, berbagai program mulai dari penanganan hingga pencegahan terus dilakukan Pemkab Muba dengan melibatkan berbagai stakeholder.

Hal ini juga diakui Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sumsel, Medi Heryanto MH saat audiensi dengan Pj Bupati Muba H Apriyadi, Kamis (1/9/2022) di Ruang Audiensi Bupati Muba.

“Trend kasus stunting di Muba ini kita pantau terus menurun, ini harus terus dikawal dan dimaksimalkan,” ucap Kepala Perwakilan BKKBN Sumsel Medi Heryanto MH.

Ia mengaku, ke depan Kabupaten Muba akan lebih fokus dengan pencegahan penambahan kasus stunting dengan mencanangkan berbagai program yang telah disiapkan.

BACA JUGA  Buka MTQ ke-29 Ogan Ilir, Bupati Panca : Semoga Lahir Qori dan Qoriah Berbakat Selanjutnya

“Pendampingan akan prioritas dilakukan ke depan, sehingga zero penambahan kasus stunting dapat terealisasi di tahun 2024,” ujar pria yang juga merupakan putra daerah Bailangu Muba itu.

Medi merinci, pihaknya juga menyarankan agar warga masyarakat untuk rutin memeriksa kesehatan anak ke posyandu. “Selain itu pula mencanangkan program bapak dan bunda asuh dari anak yang beresiko stunting,” ulasnya.

Sementara itu, Pj Bupati Muba H Apriyadi pihaknya saat ini terus menggenjot program penanganan serta pencegahan kasus stunting dengan melibatkan berbagai pihak terutama TP PKK dan jajaran anggota Kodim Muba.

“Stunting menjadi prioritas, dan kita terus bekerja melakukan penanganan serta pencegahan kasus stunting di Muba,” tegasnya.

BACA JUGA  Pemprov dan DPRD Sumsel Sepakati Rancangan Awal RPJMD 2025–2029

Ia menambahkan, kasus stunting juga merupakan PR besar-nya untuk terus ditangani dan ditekan kasusnya agar tidak terus bertambah. “Kita terus berharap agar program-program yang kita jalankan dalam penanganan stunting bisa tepat sasaran dan nyata hasilnya,” tandasnya.

Berita Terkait

Gas Melon “Langka & Mahal”, DPRD PALI Panggil Paksa Pemangku Kebijakan: Jangan Sampai Rapat Hanya Jadi Sandiwara!
Menanti Aksi Nyata di Gelora November: LLI PALI Harapkan Firdaus Hasbullah Jadi Pembina dan Sandaran Sarana
Komedi Mahalnya Gas 3 Kg di PALI: Pertamina Patra Niaga Sumbagsel ‘Cuci Tangan’, Rakyat Tetap Tercekik
Firdaus Hasbullah: Di Balik Survei, Aspirasi Rakyat PALI adalah Harga Mati
Menembus Tirai Pendidikan PALI: Efran Bawa Misi Transparansi ke Sekretariat Dewan Pendidikan
Sekda Kartika Yanti Tertular Bupati Asgianto: Komunikasi Publik Pemkab PALI Alami Pembusukan Moral, Kangkangi Perintah dan Sembunyi dari Wartawan
DI BALIK SENYAP BUPATI ASGIANTO: Bukan Bersembunyi, Menjemput Ratusan Miliar untuk PALI yang Diguncang Badai
Skandal Kelangkaan Gas Melon di PALI: Tokoh Masyarakat Muktar Jayadi Tuding Eksekutif Hingga Aparat Hukum Mandul Berjemaah Menghadapi Gerilya Mafia Energi

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 09:20 WIB

Gas Melon “Langka & Mahal”, DPRD PALI Panggil Paksa Pemangku Kebijakan: Jangan Sampai Rapat Hanya Jadi Sandiwara!

Senin, 15 Juni 2026 - 08:16 WIB

Menanti Aksi Nyata di Gelora November: LLI PALI Harapkan Firdaus Hasbullah Jadi Pembina dan Sandaran Sarana

Senin, 15 Juni 2026 - 07:37 WIB

Komedi Mahalnya Gas 3 Kg di PALI: Pertamina Patra Niaga Sumbagsel ‘Cuci Tangan’, Rakyat Tetap Tercekik

Sabtu, 13 Juni 2026 - 17:31 WIB

Firdaus Hasbullah: Di Balik Survei, Aspirasi Rakyat PALI adalah Harga Mati

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:49 WIB

Sekda Kartika Yanti Tertular Bupati Asgianto: Komunikasi Publik Pemkab PALI Alami Pembusukan Moral, Kangkangi Perintah dan Sembunyi dari Wartawan

Berita Terbaru