Geger, Seorang Siswi SMA Ditemukan Tewas Gantung Diri di Dalam Kamar

Sabtu, 10 Desember 2022 - 09:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pagaralam | Tintamerah.co.id – Masyarakat di Kota Pagaralam, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mendadak geger menyusul ditemukannya seorang siswi SMA tewas gantung diri di dalam kamar.

Belakangan diketahui jika siswi SMA itu adalah Meliya (18), pelajar yang tinggal di Desa Karang Dalo RT 003, RW 002, Kelurahan Karang Dalo, Kecamatan Dempo Tengah, Kota Pagaralam, Sumsel.

Jasad Meliya ditemukan ayahnya tewas tergantung di dalam kamarnya pada Jumat (9/12/2022) sekitar pukul 16.30 WIB.

Kapolres Pagaralam Polda Sumsel AKBP Arif Harsono, SIK melalui Kasat Reskrim AKP Mursal Mahdi, SE, MM, Sabtu (10/12/2022) mengatakan, peristiwa gantung diri ini masih dalam penyelidikan petugas terkait motif korban mengakhiri hidup dengan cara tragis.

BACA JUGA  Jaga Kualitas dan Mutu, Dinas PUPR Muba Gelar Bimtek dan Sosialisasi untuk Rekanan

AKP Mursal Mahdi, SE, MM yang didampingi Kasi Humas AKP Wempy Kayadu, SH menuturkan jika kasus ini terungkap bermula orangtua korban bernama Misno pulang dari kerja pada Jumat (9/12/2022) sekitar pukul 16.30 WIB.

Saat hendak masuk ke dalam rumahnya, Misno mendapati kediamannnya sudah terkunci semua.

Melihat gelagat mencurigai, Misno berinisiatif mendobrak pintu belakang rumah dan mengecek keberadaan anaknya di dalam kamar.

Namun alangkah terkejutnya Misno saat dicek didapati anaknya Meliya sudah ditemukan dalam keadaan tergantung di kamarnya dengan keadaan sudah meninggal dunnia.

AKP Mursal Mahdi mengatakan, saat pertama kali ditemukan jasad Meliya ditemukan tergantung menggunakan selendang berwarna hitam dengan ketinggian sekitar 2,5 meter.

BACA JUGA  BPSILHK Palembang Ajak Masyarakat Lindungi dan Kelola KHDTK dengan Serius

Mendapati anak sudah menemui ajal, Misno menurunkan jasad anaknya dan langsung melarikan ke RS Besemah Kota Pagaralam.(Tom)

Berita Terkait

Firdaus Hasbullah: Di Balik Survei, Aspirasi Rakyat PALI adalah Harga Mati
Menembus Tirai Pendidikan PALI: Efran Bawa Misi Transparansi ke Sekretariat Dewan Pendidikan
Sekda Kartika Yanti Tertular Bupati Asgianto: Komunikasi Publik Pemkab PALI Alami Pembusukan Moral, Kangkangi Perintah dan Sembunyi dari Wartawan
DI BALIK SENYAP BUPATI ASGIANTO: Bukan Bersembunyi, Menjemput Ratusan Miliar untuk PALI yang Diguncang Badai
Skandal Kelangkaan Gas Melon di PALI: Tokoh Masyarakat Muktar Jayadi Tuding Eksekutif Hingga Aparat Hukum Mandul Berjemaah Menghadapi Gerilya Mafia Energi
Ketukan Pintu di Ujung Senja: Langkah Nyata Lurah Talang Ubi Timur Memeluk Warga yang Rapuh
PALI KACAU: Birokrasi Tiarap, Sinergi Forkopimda Ambyar, Rakyat Menjerit di Tengah Tekanan Fiskal!
Pasca Iwan Tuaji Diamankan Kejati Sumsel: Bupati Asgianto ‘Menghilang’, Prokopim Sebut Dinas Luar ke Jakarta

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 17:31 WIB

Firdaus Hasbullah: Di Balik Survei, Aspirasi Rakyat PALI adalah Harga Mati

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:53 WIB

Menembus Tirai Pendidikan PALI: Efran Bawa Misi Transparansi ke Sekretariat Dewan Pendidikan

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:49 WIB

Sekda Kartika Yanti Tertular Bupati Asgianto: Komunikasi Publik Pemkab PALI Alami Pembusukan Moral, Kangkangi Perintah dan Sembunyi dari Wartawan

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:43 WIB

DI BALIK SENYAP BUPATI ASGIANTO: Bukan Bersembunyi, Menjemput Ratusan Miliar untuk PALI yang Diguncang Badai

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:00 WIB

Skandal Kelangkaan Gas Melon di PALI: Tokoh Masyarakat Muktar Jayadi Tuding Eksekutif Hingga Aparat Hukum Mandul Berjemaah Menghadapi Gerilya Mafia Energi

Berita Terbaru