Gercep, Personel Polairud Pos Pangkalan Sandar Upang Evakuasi Warga Penderita Hipertensi ke Rumah Sakit di Palembang

Kamis, 15 Mei 2025 - 15:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang, tintamerah.co.id – Seorang warga Desa Upang bernama Rupiana terpaksa dilarikan ke rumah sakit Pelabuhan Boom Baru Palembang dengan ambulance apung milik Ditpolairud Polda Sumsel yang berada di Pos Pangkalan Sandar Upang.

Rupiana menderita hipertensi dan vertigo yang kondisi tubuhnya lemas bahkan seperti kesemutan.

Direktur Polairud Polda Sumsel Kombes Pol Sonny Mahar Budi Aditiyawan SIK melalui Kepala Pos Pangkalan Sandar Upang Bripka Ardianto mengatakan pihaknya mendapat informasi adanya warga Desa Upang bernama Rupiana dari Wiji bidan desa setempat.

“Alhamdulillah
Komandan kapal Upang Bisa membantu evakuasi warga yang sakit untuk di antar ke rs rujukan. Semoga pasien bisa selamat melalui penanganan yang cepat ke rs rujukan, dan bisa sembuh seperti sedia kala.Dengan ambulance apung kami membantu melarikan Rupiana ke rumah sakit Boom Baru Palembang karena menderita hipertensi dan vertigo

BACA JUGA  BUMD PDAM Way Komering OKU Timur Kategori Sakit

,”kata Ardianto kepada wartawan Rabu (14/5/2025).

Sesampainya di rumah Rupiana, anggota Polairud langsung membawanya ke rumah sakit di Palembang. Dari Desa Upang ke Palembang memakan waktu satu jam menggunakan Ambulans Apung.

“Anggota Pos Pangkalan Sandar Upang siap memberikan bantuan transportasi air setiap saat kepada semua masyarakat yang berada di wilayah perairan Upang yang membutuhkan secara gratis.

“Ambulans Apung milik Ditpolairud stanby 24 jam masyarakat, dalam keadaan urgensi tidak usah segan-segan untuk menghubungi kami jika perlu bantuan transportasi air,” ujar nya.

Ambulans Apung, merupakan Inovasi Ditpolairud Polda Sumsel dalam memberikan pelayanan transportasi kesehatan guna mewujudkan tugas pelayanan kepada masyarakat sebagai wujud kehadiran Negara dalam memberikan pelayanan bagi masyarakat perairan pedalaman Sumatera Selatan (YL)

Berita Terkait

Gerak Cepat Kawal Hak Rakyat, Bupati Asgianto Perintahkan Bagian Hukum dan Ekonomi Bergerak Taktis: “Kita Tidak Menghalangi Investasi, Tapi Jangan Sampai Masyarakat Dirugikan!”
“Benar-benar Tidak Imbang, Kasihan Masyarakat!”: Bupati Asgianto Tegas Sambut Pencabutan Pergub 40/2017 Demi Keadilan Warga PALI
Mitigasi Bencana Nol, FPR PALI Tuntut Pertamina Bertanggung Jawab: Jangan Korbankan Rakyat Demi Nafsu Industri!
KELALAIAN BRUTAL PERTAMINA PENDOPO: Warga Talang Gas & RSA PALI Siap Gelar Aksi Akbar Jika Tuntutan Diabaikan!
Urat Nadi Warga Talang Gas Disedot Tanpa Ampun: Company Man Rig TMMJ #05 Akhirnya Temui Warga, Desak Pengajuan Surat Tertulis
Mitigasi Bencana Nol, Pertamina & TMMJ Justru Rampas Urat Nadi Warga Talang Gas, PALI: Sungai Penukal Kering Total, Publik Desak Sanksi Tegas!
Perasaan Mendalam Bupati Asgianto Ditinggal Almarhumah Ibunda Hj. Salbiah: “Berat Sekali, Rasa Mau Lepas Kepala”
Bupati Asgianto: Selagi Ibumu Masih Hidup, Sayangi!

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 16:22 WIB

Gerak Cepat Kawal Hak Rakyat, Bupati Asgianto Perintahkan Bagian Hukum dan Ekonomi Bergerak Taktis: “Kita Tidak Menghalangi Investasi, Tapi Jangan Sampai Masyarakat Dirugikan!”

Rabu, 23 September 2026 - 15:56 WIB

“Benar-benar Tidak Imbang, Kasihan Masyarakat!”: Bupati Asgianto Tegas Sambut Pencabutan Pergub 40/2017 Demi Keadilan Warga PALI

Minggu, 20 September 2026 - 13:30 WIB

Mitigasi Bencana Nol, FPR PALI Tuntut Pertamina Bertanggung Jawab: Jangan Korbankan Rakyat Demi Nafsu Industri!

Minggu, 20 September 2026 - 12:32 WIB

KELALAIAN BRUTAL PERTAMINA PENDOPO: Warga Talang Gas & RSA PALI Siap Gelar Aksi Akbar Jika Tuntutan Diabaikan!

Minggu, 20 September 2026 - 11:59 WIB

Urat Nadi Warga Talang Gas Disedot Tanpa Ampun: Company Man Rig TMMJ #05 Akhirnya Temui Warga, Desak Pengajuan Surat Tertulis

Berita Terbaru