Jeritan Hati Jurnalis PALI: “Anak Saya Putus Sekolah Demi Biaya Perkara Kriminalisasi Pers!”

Senin, 4 Mei 2026 - 15:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Orator aksi, Efran, saat menyampaikan orasi emosional di Simpang Lima Talang Ubi, Senin (4/5/2026). Ia mengungkap kepedihan keluarganya dan nasib anaknya yang putus sekolah akibat biaya perkara kriminalisasi pers yang menjeratnya pada 2020 silam. (Foto: Dok/Alber Irawan)

Orator aksi, Efran, saat menyampaikan orasi emosional di Simpang Lima Talang Ubi, Senin (4/5/2026). Ia mengungkap kepedihan keluarganya dan nasib anaknya yang putus sekolah akibat biaya perkara kriminalisasi pers yang menjeratnya pada 2020 silam. (Foto: Dok/Alber Irawan)

PALI | tintamerah.co -, Pekik takbir dan orasi kemarahan memecah keheningan Simpang Lima Pendopo, Talang Ubi, saat ratusan massa Aliansi Insan Pers PALI menggelar aksi unjuk rasa damai memperingati Hari Kebebasan Pers Sedunia, Senin (4/5/2026). Namun, di tengah riuhnya tuntutan, sebuah pengakuan memilukan dari Efran, salah satu jurnalis korban kriminalisasi tahun 2020, menyayat hati siapa pun yang mendengar.

Dengan suara bergetar namun tegas, Efran membongkar fakta pahit di balik jeruji intimidasi yang pernah ia alami. Ia mengungkap bahwa saat dirinya ditetapkan sebagai tersangka akibat pemberitaan kritis, tidak ada satu pun pihak berwenang yang peduli pada kondisi keluarganya.

“Istri dan anak saya menangis ketakutan setiap hari. Mereka melihat suami dan ayahnya terancam penjara hanya karena menulis kebenaran. Tahukah kalian? Anak saya terpaksa mengubur impiannya sekolah di Islam Terpadu Ponpes Sakatiga Ogan Ilir,” teriak Efran di atas mobil komando.

BACA JUGA  Bupati Pali Ajarkan Diversifikasi Pertanian untuk Meningkatkan Penghasilan Petani

Pernyataan paling pedas terlontar saat ia membeberkan dampak finansial dari upaya pembungkaman tersebut. Efran mengaku anaknya harus putus sekolah selama satu tahun lantaran seluruh biaya pendidikan dialihkan untuk membiayai perkara hukum yang menjeratnya.

Kritik Bukan Ancaman, Tapi Obat!

Aksi ini merupakan akumulasi kemarahan insan pers terhadap iklim demokrasi di Bumi Serepat Serasan yang dinilai kian mencekam. Aliansi mengecam keras pernyataan intimidatif Bupati Asgianto yang sebelumnya menyebut bisa “menjahili” wartawan melalui tangan aparat penegak hukum.

“Kritik itu obat, bukan ancaman! Jangan gunakan kekuasaan untuk membungkam pena kami,” tegas massa dalam tuntutannya. Mereka mendesak Bupati untuk segera mencabut pernyataan tersebut dan meminta maaf secara terbuka.

BACA JUGA  Antisipasi Di Sejumlah Titik Rawan, Satlantas Polres PALI Melakukan Patroli

Ketua DPRD Pasang Badan

Merespons gelombang protes ini, Ketua DPRD PALI, H. Ubaidillah, menyatakan sikap tegas. Ia berjanji akan berada di garda terdepan untuk melindungi wartawan dari praktik kriminalisasi.

“Kami di depan! Jika ada wartawan yang dikriminalisasi karena menjalankan tugas jurnalistiknya secara benar, DPRD PALI tidak akan tinggal diam,” tegasnya dalam laporan sebelumnya.

Aksi yang berlangsung hingga siang hari ini menuntut implementasi nyata MoU antara Dewan Pers dan Polri agar sengketa pemberitaan tidak lagi ditarik ke ranah pidana umum yang menghancurkan masa depan keluarga jurnalis.

 

Penulis: Alber Irawan | Editor: Efran

Berita Terkait

Mengawal Demokrasi di Bumi Serepat Serasan: Kasat Intelkam Polres PALI “Gerebek” Kantor Redaksi tintamerah.co demi Amankan Aksi 4 Mei!
Tangis Istri dan Mimpi Anak yang Terkubur: Efran Kembali Sentil Derita Keluarga di Hadapan Pejabat Kejari PALI
Pasang Badan! Ketua DPRD PALI H. Ubaidillah Janji Lindungi Wartawan: “Jika Dikriminalisasi, Kami di Depan!”
PALI MEMBARA! Aliansi Insan Pers Geruduk DPRD, Tuntut Bupati Cabut Pernyataan Intimidatif: “Kritik Itu Obat, Bukan Ancaman!”
Peringati Hari Pers Sedunia, Wakil Ketua DPRD PALI Firdaus Hasbullah: Pers Adalah Obor, Bukan Alat Pemuas Kekuasaan!
Menagih Janji “Partisipasi Semesta”: Catatan Keras Firdaus Hasbullah untuk Pendidikan PALI
Malam Ini, H. Ubaidillah Resmi Dilantik Ketua Umum PAN di Palembang
Terang Benderang di Usia 13 Tahun: PLN Pendopo Kawal Suksesnya Perayaan HUT PALI Tanpa Kedip

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 16:53 WIB

Mengawal Demokrasi di Bumi Serepat Serasan: Kasat Intelkam Polres PALI “Gerebek” Kantor Redaksi tintamerah.co demi Amankan Aksi 4 Mei!

Senin, 4 Mei 2026 - 16:46 WIB

Tangis Istri dan Mimpi Anak yang Terkubur: Efran Kembali Sentil Derita Keluarga di Hadapan Pejabat Kejari PALI

Senin, 4 Mei 2026 - 15:48 WIB

Jeritan Hati Jurnalis PALI: “Anak Saya Putus Sekolah Demi Biaya Perkara Kriminalisasi Pers!”

Senin, 4 Mei 2026 - 15:05 WIB

Pasang Badan! Ketua DPRD PALI H. Ubaidillah Janji Lindungi Wartawan: “Jika Dikriminalisasi, Kami di Depan!”

Minggu, 3 Mei 2026 - 09:52 WIB

Peringati Hari Pers Sedunia, Wakil Ketua DPRD PALI Firdaus Hasbullah: Pers Adalah Obor, Bukan Alat Pemuas Kekuasaan!

Berita Terbaru