Bupati Pali Ajarkan Diversifikasi Pertanian untuk Meningkatkan Penghasilan Petani

Selasa, 19 April 2022 - 17:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALI | Tintamerah.co.id -,  Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Ir H Heri Amalindo, MM tak henti berinovasi untuk masyarakat khususnya petani di Kabupaten PALI.

Hari Amalindo ajarkan petani Pali untuk melakukan diversifikasi pertanian agar masyarakat tidak tergantung pada hasil karet semata.

Diversifikasi pertanian tidak hanya berteori tapi bupati dua periode ini mencontohkan langsung.

Dalam satu hamparan kurang lebih 10 hektar Heri Amalindo menanam berbagai macan tanaman berumur pendek yakni, Talas beneng, jagung, Pisang kepok.

Diantara tanaman jagung Heri Amalindo menyisipkan tanaman Talas Beneng. daun Talas Beneng saat ini menjadi komuditas ekspor pengganti tembakau unduk industri rokok.

Selain mudah ditanam Talas Beneng yang ditumpang sarikan dengan jagung lebih efisien dalam memeliharnya, ketika memupuk jagung otomatis Talas Beneng ikut dipupuk.

Selain sangat mudah perawatannya serta nyaris tanpa adanya penyakit dan hama, Talas Beneng ini dapat mendongkrak pendapatan petani yang ada di kabupaten PALI.

“Ini jadi peluang baru petani. Selain mudah dan dapat tumpang sari, nilainya juga cukup tinggi. Contoh, untuk Talas Beneng basah dihargai dihargai pengepul Rp1.000 per kilo, tapi apabila mau mengolahnya hingga kering, itu dihargai Rp 25.000 per kilo,” kata Heri kepada Tintamerah.co.id, Selasa (19/06/22).

BACA JUGA  Ramadhan 1447 H, Binpres KONI PALI Ajak Atlet Tetap Jaga Kebugaran dan Fokus Ibadah

Untuk penjualannya sendiri, Bupati dua periode ini mengungkapkan, jika bibit Talas Beneng ini mudah didapat dan untuk penjualannya juga ada yang siap menampungnya melalui kemitraan.

“Dengan kemitraan, maka kita tidak lagi repot mencari pasar dan bibit. Karena semuanya mitra yang menyiapkan, mulai dari bibit hingga menampung hasil panen,” ungkap Heri.

Saat ini, tutur Bupati sudah ada warga yang mulai memanfaatkan tumpang sari untuk menanam Talas Beneng ini.

Kemudian Heri Amalindo juga memanam beberapa varian Durian unggul, Alpulkat dan Mangga. menariknya diantara pepohonan ini Heri Amalindo membudidayakan Madu Trigona.

Dimana Lebah Madu Tigona tak perlu jauh mencari sari madu bunga karena telah tersedia bunga yang cukup dari tanaman di sekeliling sangkar madu.

Dalam artikel sebelumnya Heri Amalindo mengembangkan Maggot. Hebatnya Heri Amalindo dengan metodenya bisa mendatangkan lalat BSF sebagai indukan Maggot.

BACA JUGA  Polres PALI Melalui Polsek Tanah Abang Laksanakan Kegiatan KYRD Dalam Pencegahan Gangguan Kamtibmas

“Gak perlu beli untuk mendatangkan Lalat BSF indukan Maggot, cukup manfaatkan bahan disekliling kita atau limbah rumah tangga,” jelas Heri.

Maggot sendiri dikembang Heri Amalindo untuk memenuhi pakan ternak dan budidaya ikan Lele dan Gurame di kolam.

“60 persen biaya usaha perternakan untuk pakan, jika kita bisa menghasilkan pakan sendri tentu akan sangat menguntungkan,” jelas Heri.

Jadi menurut Heri Amalindo tidak hanya karet, ternyata banyak komoditas pertanian yang dapat mendongkrak perekonomian masyarakat dengan memanfaatkan lahan pertanian yang minim.

Seperti yang dilakukan Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Ir H Heri Amalindo, MM yang saat ini mulai melakukan pengembangan sektor pertanian, untuk meningkatkan perekonomian petani di PALI.

Seperti pengembangan bibit-bibit tanaman yang memiliki nilai ekspor, hingga pengembangan lahan pertanian dengan metode tumpang sari atau memanfaatkan sisa lahan pertanian, dengan berbagai macam tanaman lainnya.

BACA JUGA  "Ditempat Lain Sudah Nol", Sinyal Keberpihakan Asgianto pada Eksistensi Media di PALI

“Selama ini kita hanya bergantung pada satu komoditas pertanian, padahal ada satu tanaman komoditas ekspor yang bisa ditanam masyarakat diantara tanaman lain, seperti Talas Beneng,” ungkapnya saat

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten PALI, Ahmad Joni menerangkan, saat ini mulai melakukan pendampingan kepada masyarakat sesuai arahan Bupati PALI, terkait dengan pemanfaatan lahan untuk pengembangan Talas Beneng ini.

“Melalui PPL, kita mulai melakukan pendampingan ke petani, mulai dari olah tanah, pengendalian hama penyakit dan sampai mencari pangsa pasar,” ungkapnya.

Agar hal ini dapat berjalan, pihaknya juga sudah meminta agar pengembangan ini dapat masuk pada Musrenbang Desa, pokok-pokok pikiran sampai OPD.

“Sesuai perintah Bupati, kita terus melakukan diversifikasi terhadap pemanfaatan lahan pertanian. Bahkan, sebelumnya kita juga sudah melakukan karet dengan nanas, untuk talas beneng ini jadi potensi baru dan kita akan melakukan kerjasama dengan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Provinsi Sumsel ” tutup Heri.

Laporan: Efran

 

 

 

 

Berita Terkait

Mitigasi Bencana Nol, FPR PALI Tuntut Pertamina Bertanggung Jawab: Jangan Korbankan Rakyat Demi Nafsu Industri!
KELALAIAN BRUTAL PERTAMINA PENDOPO: Warga Talang Gas & RSA PALI Siap Gelar Aksi Akbar Jika Tuntutan Diabaikan!
Urat Nadi Warga Talang Gas Disedot Tanpa Ampun: Company Man Rig TMMJ #05 Akhirnya Temui Warga, Desak Pengajuan Surat Tertulis
Mitigasi Bencana Nol, Pertamina & TMMJ Justru Rampas Urat Nadi Warga Talang Gas, PALI: Sungai Penukal Kering Total, Publik Desak Sanksi Tegas!
Perasaan Mendalam Bupati Asgianto Ditinggal Almarhumah Ibunda Hj. Salbiah: “Berat Sekali, Rasa Mau Lepas Kepala”
Bupati Asgianto: Selagi Ibumu Masih Hidup, Sayangi!
Restui Desakan Warga PALI, Gubernur Sumsel Sepakat Cabut Pergub No. 40/2017
Solidaritas Tanpa Batas: Insan Pers Bumi Serepat Serasan Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis yang Hilang di Anak Krakatau

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 13:30 WIB

Mitigasi Bencana Nol, FPR PALI Tuntut Pertamina Bertanggung Jawab: Jangan Korbankan Rakyat Demi Nafsu Industri!

Minggu, 20 September 2026 - 12:32 WIB

KELALAIAN BRUTAL PERTAMINA PENDOPO: Warga Talang Gas & RSA PALI Siap Gelar Aksi Akbar Jika Tuntutan Diabaikan!

Minggu, 20 September 2026 - 11:59 WIB

Urat Nadi Warga Talang Gas Disedot Tanpa Ampun: Company Man Rig TMMJ #05 Akhirnya Temui Warga, Desak Pengajuan Surat Tertulis

Minggu, 20 September 2026 - 11:12 WIB

Mitigasi Bencana Nol, Pertamina & TMMJ Justru Rampas Urat Nadi Warga Talang Gas, PALI: Sungai Penukal Kering Total, Publik Desak Sanksi Tegas!

Jumat, 18 September 2026 - 12:05 WIB

Perasaan Mendalam Bupati Asgianto Ditinggal Almarhumah Ibunda Hj. Salbiah: “Berat Sekali, Rasa Mau Lepas Kepala”

Berita Terbaru