Kadis LH PALI Pukul Balik Tudingan PGK: “Tidak Ada Formalitas, Jika Baku Mutu Jebol Kita Rekomendasikan Tutup!”

Sabtu, 18 April 2026 - 12:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kadis LH PALI, Aryansyah, menekankan bahwa efisiensi biaya akibat penyetopan hauling tidak boleh menjadi alasan PT SLR mengabaikan pengelolaan lingkungan. Jika hasil lab terbukti melampaui ambang batas, Pemkab PALI siap mengambil langkah tegas. (Foto: Dok/tintamerah)

Kadis LH PALI, Aryansyah, menekankan bahwa efisiensi biaya akibat penyetopan hauling tidak boleh menjadi alasan PT SLR mengabaikan pengelolaan lingkungan. Jika hasil lab terbukti melampaui ambang batas, Pemkab PALI siap mengambil langkah tegas. (Foto: Dok/tintamerah)

PALI | tintamerah.co -, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, Aryansyah, menegaskan bahwa Inspeksi Mendadak (Sidak) yang dipimpin Wakil Bupati PALI, Iwan Tuaji, ke stockpile KM 36 PT Servo Lintas Raya (SLR) bukan sekadar aksi seremonial atau formalitas belaka.

Pernyataan ini merupakan respons keras terhadap kritik dari Pengurus Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) PALI yang sebelumnya meragukan keseriusan pemerintah daerah dalam menindak dugaan pencemaran lingkungan oleh perusahaan raksasa logistik batu bara tersebut.

Hasil Lab Jadi “Hakim” Penentu

Aryansyah menjelaskan bahwa indikasi kelalaian atau kesengajaan dalam pengelolaan limbah perusahaan akan segera terungkap melalui hasil uji laboratorium resmi. Menurutnya, jika angka parameter menunjukkan hasil di atas Baku Mutu Lingkungan, maka hal itu menjadi bukti kuat adanya ketidaksungguhan perusahaan dalam mengelola Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

BACA JUGA  Satlantas Polres PALI Sosialisasikan E-TLE dan Aplikasi Smart City Dulur Kito ke SMAN 1 Talang Ubi

“Indikasi kelalaian itu akan terlihat jelas setelah hasil uji lab rilis. Jika melewati baku mutu, artinya pengelolaan lingkungan mereka tidak serius. IPAL itu wajib, limbah harus dinetralkan sebelum dirilis ke sungai,” tegas Aryansyah saat dikonfirmasi, Kamis (9/4/2026).

Efisiensi Bukan Alasan Racuni Lingkungan

Menanggapi kemungkinan adanya pembelaan dari pihak perusahaan terkait penghentian aktivitas angkutan (hauling) yang berdampak pada efisiensi biaya, Bakrin memberikan peringatan keras. Ia menegaskan bahwa beban biaya pengelolaan lingkungan tidak boleh dikurangi sedikit pun meski aktivitas operasional sedang terganggu oleh kebijakan Gubernur.

“Tidak ada alasan efisiensi karena hauling distop. Selama pabrik itu masih berdiri dan beraktivitas, mereka wajib melakukan pengelolaan lingkungan, berapa pun beban biayanya. Penghentian angkutan tidak bisa dijadikan dasar untuk mengabaikan lingkungan!” tambahnya dengan nada bicara lugas.

Sidak Berbasis Data: Pajak dan Lingkungan

Bakrin juga meluruskan bahwa langkah Wakil Bupati PALI melakukan sidak didasari oleh temuan ganda yang merugikan daerah. Selain dugaan pencemaran lingkungan yang kini tengah diuji oleh lembaga independen Sukofindo, PT SLR juga disorot tajam oleh Bapenda PALI terkait laporan pendapatan dan kewajiban pajak yang tidak transparan.

BACA JUGA  Pangkas Biaya Kuliah Hingga 70%, Heri Amalindo Siapkan Politeknik PALI: "Cukup Kuliah di Rumah Sendiri"

“Pak Wakil Bupati melihat ada investasi yang masuk, tapi dari sisi pendapatan daerah tidak ada pelaporan yang jelas. Jadi, ini bukan formalitas, ini soal penegakan aturan dan perlindungan hak rakyat PALI,” jelasnya.

Langkah Tegas Kedepan

Langkah Pemerintah Kabupaten PALI kini bergantung sepenuhnya pada hasil verifikasi lapangan dan uji laboratorium. Jika terbukti terjadi pelanggaran serius pada sistem pemeliharaan struktur pipa maupun kolam penampung limbah, Pemkab PALI tidak akan segan-segan mengambil langkah hukum yang lebih tinggi.

Diberitakan sebelumnya, PGK PALI mengancam akan menyeret persoalan ini ke meja Menteri Lingkungan Hidup jika Pemkab PALI terkesan “melempem”. Namun, dengan komitmen yang ditunjukkan Dinas LH saat ini, bola panas kini berada di tangan PT Servo Lintas Raya untuk membuktikan kepatuhan mereka terhadap regulasi di Bumi Serepat Serasan.

BACA JUGA  Efran PD IWO PALI Gelar Press Confrence Atas Kejadian yang Hampir Baku Hantam Dengan Pihak BSB Saat Peliputan

Pihak Perusahaan Masih ‘Bungkam’

Upaya konfirmasi telah dilakukan untuk menjaga keberimbangan berita. Berdasarkan informasi yang dihimpun, tim media tintamerah.co telah melayangkan surat konfirmasi resmi kepada pihak PT Servo Lintas Raya dan PT Swarnadwipa Dermaga Jaya pada Jumat (3/4/2026).

Namun, hingga berita ini ditayangkan, kedua perusahaan tersebut belum memberikan tanggapan resmi. Belum ada jawaban maupun klarifikasi terkait temuan inspeksi mendadak (sidak) Wakil Bupati PALI, maupun keluhan masyarakat mengenai dugaan pencemaran limbah di KM 36.

 

Laporan: Efran | Editor: tintamerah.co

Berita Terkait

Mitigasi Bencana Nol, FPR PALI Tuntut Pertamina Bertanggung Jawab: Jangan Korbankan Rakyat Demi Nafsu Industri!
KELALAIAN BRUTAL PERTAMINA PENDOPO: Warga Talang Gas & RSA PALI Siap Gelar Aksi Akbar Jika Tuntutan Diabaikan!
Urat Nadi Warga Talang Gas Disedot Tanpa Ampun: Company Man Rig TMMJ #05 Akhirnya Temui Warga, Desak Pengajuan Surat Tertulis
Mitigasi Bencana Nol, Pertamina & TMMJ Justru Rampas Urat Nadi Warga Talang Gas, PALI: Sungai Penukal Kering Total, Publik Desak Sanksi Tegas!
Perasaan Mendalam Bupati Asgianto Ditinggal Almarhumah Ibunda Hj. Salbiah: “Berat Sekali, Rasa Mau Lepas Kepala”
Bupati Asgianto: Selagi Ibumu Masih Hidup, Sayangi!
Restui Desakan Warga PALI, Gubernur Sumsel Sepakat Cabut Pergub No. 40/2017
Solidaritas Tanpa Batas: Insan Pers Bumi Serepat Serasan Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis yang Hilang di Anak Krakatau

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 13:30 WIB

Mitigasi Bencana Nol, FPR PALI Tuntut Pertamina Bertanggung Jawab: Jangan Korbankan Rakyat Demi Nafsu Industri!

Minggu, 20 September 2026 - 12:32 WIB

KELALAIAN BRUTAL PERTAMINA PENDOPO: Warga Talang Gas & RSA PALI Siap Gelar Aksi Akbar Jika Tuntutan Diabaikan!

Minggu, 20 September 2026 - 11:59 WIB

Urat Nadi Warga Talang Gas Disedot Tanpa Ampun: Company Man Rig TMMJ #05 Akhirnya Temui Warga, Desak Pengajuan Surat Tertulis

Minggu, 20 September 2026 - 11:12 WIB

Mitigasi Bencana Nol, Pertamina & TMMJ Justru Rampas Urat Nadi Warga Talang Gas, PALI: Sungai Penukal Kering Total, Publik Desak Sanksi Tegas!

Jumat, 18 September 2026 - 12:05 WIB

Perasaan Mendalam Bupati Asgianto Ditinggal Almarhumah Ibunda Hj. Salbiah: “Berat Sekali, Rasa Mau Lepas Kepala”

Berita Terbaru