Kuyung Rizal: Tidak hanya Soleh, Pemimpin Harus Bermanfaat untuk Orang Banyak

Minggu, 22 September 2024 - 06:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kuyung Rizal menyebut seorang pemimpin tidak cukup hanya soleh tetapi harus bermanfaat untuk banyak orang.
(Dok/Kuyung Rizal)

Kuyung Rizal menyebut seorang pemimpin tidak cukup hanya soleh tetapi harus bermanfaat untuk banyak orang. (Dok/Kuyung Rizal)

PALI | Tintamerah.co.id -, Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Sumatera Selatan, Kuyung Rizal mengatakan seorang pemimpin tidak cukup hanya menjadi soleh tetapi harus bisa bermanfaat untuk orang banyak.

Hal tersebut disampaikan Kuyung Rizal kepada Tintamerah.co.id, Jumat (19/09/24) menanggapi soal pasangan DEFE diterpah isu jauh dengan agama.

“Kalau menurut kami lebih kepada program dia yang lebih utama, yang bisa menyangkut orang banyak. Kalau pribadi dia kurang soleh dan sebagainya itukan dari sisih privat dia,” kata Kuyung.

“Tapi dia sebagai pemimpin dia harus punya program menyentuh banyak khususnya masyarakat Islam,” Kuyung menambahkan.

Kuyung berandai bagaimana jika seorang ulama menjadi pemimpin tetapi dalam menjalankan amanahnya dirinya tidak mampu menjadi manfaat untuk orang banyak.

BACA JUGA  Polres PALI berhasil Terapkan Restorasi Justice Perkara KDRT

“Kalau orang sebut  Kyai ajalah tapi tidak bermanfaat bagi orang banyak ngapain juga. Jadi Bupati misalkan, dia Kyai, ulama misalkan, bersorban setiap hari tetapi tidak bisa memberikan program yang bagus untuk masyarakat Islam, bangun Masjid tidak bisa, bangun Pesantren tidak bisa, didatangi Kyai besar untuk memperbaiki masyarakat tidak bisa misalnya, itukan sama saja jatuhnya,” terang Kuyung.

Namun Kuyung membandingkan, jika seorang pemimpin yang dipandang tidak soleh secara pribadi tetapi dirinya bisa bermanfaat banyak bagi orang lain, menurut Kuyung orang tersebut lebih baik amaliahnya.

Menanggapi tentang Devi Haryanto yang diusung Partainya, Kuyung mendapatkan banyak informasi dari beberapa kalangan tentang sosok kepribadian Ketua Partai Demokrat kabupaten PALI itu.

BACA JUGA  Jajaran Polres PALI Monitoring Pengecekan Banjir Diwilayah Kecamatan Tanah Abang

Dia mengatakan beberapa kalangan masyarakat umum yang bergaul dengan Devi Haryanto, dia merupakan orang yang memegang teguh komitmen.

“Dia komitmen itu, selama dia menjadi, kan tidak banyak dia memperoleh apa, aset juga dia tidak ada,” terang Kuyung.

Menurut Kuyung, artinya selama berkecimpung dalam dunia politik Devi Haryanto lebih menekankan untuk kepentingan masyarakat umum yang tidak diketahui banyak orang.

Selain itu, kata Kuyung, walaupun tidak terpilih pada Pilkada 2019 lalu Devi Haryanto tidak merasa gengsi dan terus berjuang untuk kepentingan masyarakat.

“Yang kedua dia tidak gengsi, habis Pilkada kemarin dia masih berbakti kepada masyarakat melalui atas nama masyarakat, banyak orang yang dibantunya,” ujar Kuyung.

BACA JUGA  Dinilai Berjasa Untuk Pertanian di PALI, Heri Amalindo Raih Penghargaan Adhi Bhakti Tani Nelayan dari KTNA Nasional

Kuyung melihat, dari sisih itulah yang menjadi pertimbangan Partainya mengusung Devi Haryanto maju kembali sebagai Bupati PALI pada Pilkada kali ini.

“Disitu PKS menilainya. Jadi Kita tidak bisa mengambil seratus persen kebaikan seseorang,  tapi kita bisa membantu, yang bisa kita bantu untuk memperbaiki sekian persennya,” tutup Kuyung.

(TM/eja)

Berita Terkait

Skandal “Bangkai Besi” Berulang: Mesin ATM Mandiri Simpang Lima Pendopo PALI Rusak Lagi, Manajemen Cuek dan Alergi Perbaikan Total?
Layanan Bobrok, ATM Mandiri PALI Mangkrak: Anggaran Ada, Solusi Tiada!
Kado Pahit HUT ke- 28 Bank Mandiri Untuk Nasabah PALI: Mesin ATM Rusak Bertahun-Tahun di Hari Jadi Korporasi
Skandal “Bangkai Besi” ATM Mandiri PALI: Layanan Bobrok & Merugikan Nasabah, Ketua LSM Serampuh Desak Pinca Dicopot!
Skandal “Bangkai Besi” ATM Bank Mandiri Cabang Pendopo PALI, Pimpinan Cabang Diduga “Alergi” Konfirmasi dan Abaikan Hak Nasabah
Bongkar Dugaan Rekrutmen Tertutup Pertamina Adera Field: DPRD PALI Layangkan Surat Pemanggilan Resmi, Tuntut Keadilan Bagi Tenaga Kerja Lokal
PA GMNI PALI: Tidak Boleh Ada Rekrutmen Tertutup, Setiap Perusahaan Harus Terbuka dan Non-Diskriminatif
Firdaus Hasbullah: Tiga Tim ORADO PALI Siap Harumkan Nama Daerah di Turnamen 101 Piala Panglima TNI

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:58 WIB

Skandal “Bangkai Besi” Berulang: Mesin ATM Mandiri Simpang Lima Pendopo PALI Rusak Lagi, Manajemen Cuek dan Alergi Perbaikan Total?

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:48 WIB

Layanan Bobrok, ATM Mandiri PALI Mangkrak: Anggaran Ada, Solusi Tiada!

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:32 WIB

Kado Pahit HUT ke- 28 Bank Mandiri Untuk Nasabah PALI: Mesin ATM Rusak Bertahun-Tahun di Hari Jadi Korporasi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Skandal “Bangkai Besi” ATM Mandiri PALI: Layanan Bobrok & Merugikan Nasabah, Ketua LSM Serampuh Desak Pinca Dicopot!

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Skandal “Bangkai Besi” ATM Bank Mandiri Cabang Pendopo PALI, Pimpinan Cabang Diduga “Alergi” Konfirmasi dan Abaikan Hak Nasabah

Berita Terbaru