Kasus Stunting di OKU Selatan Turun Fantastis Hingga 5.4%

Kamis, 26 Januari 2023 - 13:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OKU Selatan | Tintamerah.co.id – Terhitung sejak dua tahun belakangan ini angka kasus stunting di wilayah Kabupaten OKU Selatan tercatat mengalami penurunan hingga 5,4 Persen.

Dari data yang ada angka kasus stunting di wilayah Kabupaten OKU Selatan selama ini 24,8 persen, lantaran mengalami penurunan angka tersebut kini berubah menjadi 19,4 persen lagi.

Hal ini sebagaimana yang disampaikan oleh Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPKBPPPA), Oku Selatan, Umu Manazilawati, S.KM., M.M, saat dikonfirmasi, Kamis (26/1/2023).

Dikatakannya, untuk angka stunting di wilayah Kabupaten Oku Selatan terhitung sejak tahun 2021-2022 mengalami penurunan yang cukup signifikan.

“Alhamdulillah, hasil dari upaya semua tim yang terlibat menghasilkan buah sehingga angka kasus stunting mengalami penurunan, walaupun memang belum terlalu besar penurunannya,” ucapnya.

BACA JUGA  Kades Sukamaju Angkat Bicara Persoalan Pipa Line Pertamina

Ia menambahkan, untuk langkah dan upaya yang telah dilakukan oleh tim selama ini yakni pembentukan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) yang di komando langsung oleh Wakil Bupati (Wabup) Oku Selatan, Sholehien Abuasir SP MSi.

Selanjutnya, ucap Umu, Pemerintah Kabupaten Oku Selatan juga membentuk Tim Audit Kasus Stunting (AKS), Pemenuhan Alat Ukur Antropometri disetiap Posyandu oleh Dinas Kesehatan.

Kemudian, Inovasi Program Bapak/Bunda Asuh Anak Stunting oleh BKKBN, Inovasi Gerakan Peduli Stunting (Gelis) yang merupakan pilot project dari TP PKK Kabupaten Selatan dan melaksanakan rujukan berjenjang untuk anak yang memerlukan penanganan lebih lanjut.

“Dari beberapa poin yang dicanangkan oleh Pemerintah dengan tergabung dari beberapa Instansi yang terlibat ini membuahkan hasil yang bagus, sehingga angka kasus stunting menjadi turun,” jelasnya.

BACA JUGA  Sambut Bulan Ramadan, Bukit Asam (PTBA) Salurkan 10.000 Paket Sembako

Kendati demikian, lanjut Umu, Pemerintah Kabupaten OKU Selatan akan terus melakukan upaya dan usaha untuk terus mengurangi angka stunting ini nantinya dengan harapan OKU Selatan akan layak anak. (Mita)

Berita Terkait

Firdaus Hasbullah: Di Balik Survei, Aspirasi Rakyat PALI adalah Harga Mati
Menembus Tirai Pendidikan PALI: Efran Bawa Misi Transparansi ke Sekretariat Dewan Pendidikan
Sekda Kartika Yanti Tertular Bupati Asgianto: Komunikasi Publik Pemkab PALI Alami Pembusukan Moral, Kangkangi Perintah dan Sembunyi dari Wartawan
DI BALIK SENYAP BUPATI ASGIANTO: Bukan Bersembunyi, Menjemput Ratusan Miliar untuk PALI yang Diguncang Badai
Skandal Kelangkaan Gas Melon di PALI: Tokoh Masyarakat Muktar Jayadi Tuding Eksekutif Hingga Aparat Hukum Mandul Berjemaah Menghadapi Gerilya Mafia Energi
Ketukan Pintu di Ujung Senja: Langkah Nyata Lurah Talang Ubi Timur Memeluk Warga yang Rapuh
PALI KACAU: Birokrasi Tiarap, Sinergi Forkopimda Ambyar, Rakyat Menjerit di Tengah Tekanan Fiskal!
Pasca Iwan Tuaji Diamankan Kejati Sumsel: Bupati Asgianto ‘Menghilang’, Prokopim Sebut Dinas Luar ke Jakarta

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 17:31 WIB

Firdaus Hasbullah: Di Balik Survei, Aspirasi Rakyat PALI adalah Harga Mati

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:53 WIB

Menembus Tirai Pendidikan PALI: Efran Bawa Misi Transparansi ke Sekretariat Dewan Pendidikan

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:49 WIB

Sekda Kartika Yanti Tertular Bupati Asgianto: Komunikasi Publik Pemkab PALI Alami Pembusukan Moral, Kangkangi Perintah dan Sembunyi dari Wartawan

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:43 WIB

DI BALIK SENYAP BUPATI ASGIANTO: Bukan Bersembunyi, Menjemput Ratusan Miliar untuk PALI yang Diguncang Badai

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:00 WIB

Skandal Kelangkaan Gas Melon di PALI: Tokoh Masyarakat Muktar Jayadi Tuding Eksekutif Hingga Aparat Hukum Mandul Berjemaah Menghadapi Gerilya Mafia Energi

Berita Terbaru