Lahan Persawahan Kailani yang Terhantam Oleh Limbah PTBA Sampai Saat ini Belum Ada Titik Terang

Rabu, 17 Januari 2024 - 09:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Muara Enim | Tintamerah.co.id – Bertahun tahun tidak menemui kata Sepakat Kailani Masih Bersabar Menghadapi Oknum Petinggi PTBA
Tanjung Enim , Terhitung dari tahun 2020 Lahan persawahan Kailani yang di hantam limbah PTBA hingga mengakibatkan Lahan persawahan miliknya tidak bisa menghasilkan atau produksi kembali dan menjadi lahan tandus serta menjadi semak belukar,

Areal persawahan milik Kailani yang terletak di Tegal Rejo tanjung enim seluas lebih kurang 3656 meter persegi, kini menjadi Pertanyaan Kailani sekeluarga Kenapa, lahan persawahan miliknya belum juga mendapatkan ganti rugi seperti lahan yang Laen yang berbatasan dengan miliknya,

Kailani juga menceritakan kepada wartawan, di kediamannya mengapa yang berbatasan dengan lahan miliknya suda di ganti rugi dan cepat di respon PTBA sedangkan lahan miliknya hingga saat ini tidak ada kata kesepakatan ujar Kailani kepada Awak Media.

BACA JUGA  Kloter 2 Debarkasi Palembang Tiba di Tanah Air, 1 Jemaah Dirujuk Ke Rumah Sakit

Sementara Andi selaku pejabat PTBA di bagian pertanahan, ketika di hubungi wartawan melalui sambungan telepon seluler mengatakan akan segera memanggil Kailani selaku pemilik lahan, Dan meminta Kailani datang ke kantor PTBA, tertanggal 21 Desember 2023 namun dalam penyampaiyan Kailani setela melakukan pertemuan atau mediasi di PTBA, belum juga menemui kata kesepakatan untuk merealisasikan pembayaran ganti rugi, dari PTBA ujar Kailani kepada Media.

Dalam hal ini Kailani dan keluarganya cuman mengharapkan Agar cepat ada jalan keluarnya, supaya tidak terkatung katung dalam realisasi pembayaran ganti rugi yang di inginkan Kailani pungkasnya.

Rahman.

Berita Terkait

Mitigasi Bencana Nol, FPR PALI Tuntut Pertamina Bertanggung Jawab: Jangan Korbankan Rakyat Demi Nafsu Industri!
KELALAIAN BRUTAL PERTAMINA PENDOPO: Warga Talang Gas & RSA PALI Siap Gelar Aksi Akbar Jika Tuntutan Diabaikan!
Urat Nadi Warga Talang Gas Disedot Tanpa Ampun: Company Man Rig TMMJ #05 Akhirnya Temui Warga, Desak Pengajuan Surat Tertulis
Mitigasi Bencana Nol, Pertamina & TMMJ Justru Rampas Urat Nadi Warga Talang Gas, PALI: Sungai Penukal Kering Total, Publik Desak Sanksi Tegas!
Perasaan Mendalam Bupati Asgianto Ditinggal Almarhumah Ibunda Hj. Salbiah: “Berat Sekali, Rasa Mau Lepas Kepala”
Bupati Asgianto: Selagi Ibumu Masih Hidup, Sayangi!
Restui Desakan Warga PALI, Gubernur Sumsel Sepakat Cabut Pergub No. 40/2017
Solidaritas Tanpa Batas: Insan Pers Bumi Serepat Serasan Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis yang Hilang di Anak Krakatau

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 13:30 WIB

Mitigasi Bencana Nol, FPR PALI Tuntut Pertamina Bertanggung Jawab: Jangan Korbankan Rakyat Demi Nafsu Industri!

Minggu, 20 September 2026 - 12:32 WIB

KELALAIAN BRUTAL PERTAMINA PENDOPO: Warga Talang Gas & RSA PALI Siap Gelar Aksi Akbar Jika Tuntutan Diabaikan!

Minggu, 20 September 2026 - 11:59 WIB

Urat Nadi Warga Talang Gas Disedot Tanpa Ampun: Company Man Rig TMMJ #05 Akhirnya Temui Warga, Desak Pengajuan Surat Tertulis

Minggu, 20 September 2026 - 11:12 WIB

Mitigasi Bencana Nol, Pertamina & TMMJ Justru Rampas Urat Nadi Warga Talang Gas, PALI: Sungai Penukal Kering Total, Publik Desak Sanksi Tegas!

Jumat, 18 September 2026 - 12:05 WIB

Perasaan Mendalam Bupati Asgianto Ditinggal Almarhumah Ibunda Hj. Salbiah: “Berat Sekali, Rasa Mau Lepas Kepala”

Berita Terbaru