PALEMBANG | tintaemerah.co -, Di tengah tuntutan masyarakat akan institusi penegak hukum yang transparan dan bersahabat, Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kota Palembang memberikan apresiasi tinggi bagi kepemimpinan Polri. Dalam ajang bergengsi PMII Palembang Awards 2026, Kombes Pol Sonny Mahar Adityawan, dinobatkan sebagai “Pelopor Kepolisian Humanis”.
Penghargaan ini bukan sekadar seremoni belaka, melainkan bentuk pengakuan atas rekam jejak Kombes Pol Sonny dalam mengimplementasikan kebijakan yang lebih inklusif dan solutif di lapangan.
Pendekatan Humanis Sebagai Kunci Kepercayaan Publik
Ketua PC PMII Kota Palembang, Indra Kusumah, mengungkapkan bahwa dinamika penegakan hukum di era modern semakin kompleks. Oleh karena itu, dibutuhkan sosok pemimpin yang tidak hanya mahir dalam aspek yuridis, tetapi juga memiliki kepekaan sosial yang tinggi.
Menurut Indra, Kombes Pol Sonny Mahar Adityawan, telah melampaui ekspektasi dalam membangun komunikasi dua arah yang efektif dengan masyarakat. Ia dinilai berhasil mengubah paradigma kepolisian dari kesan yang kaku dan otoriter menjadi institusi yang hadir sebagai mitra masyarakat.
Beberapa poin krusial yang mendasari pemberian penghargaan ini antara lain:
- Dedikasi Pelayanan: Konsistensi dalam menghadirkan pelayanan kepolisian yang profesional dan responsif terhadap kebutuhan mendesak masyarakat.
- Kepemimpinan Berbasis Dialog: Mengutamakan komunikasi persuasif dan nilai-nilai kemanusiaan dalam setiap tahapan penegakan hukum maupun pemeliharaan keamanan.
- Fondasi Kamtibmas: Pendekatan humanis yang diterapkan terbukti menjadi instrumen efektif dalam meredam potensi konflik serta menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang lebih kondusif di wilayah Palembang.
Harapan Baru bagi Institusi Kepolisian
PMII Kota Palembang menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan simbol kepercayaan dari kaum intelektual muda terhadap kepemimpinan Kombes Pol Sonny. Harapannya, gaya kepemimpinan humanis ini tidak hanya berhenti di tingkat individu, tetapi bertransformasi menjadi budaya kerja yang mengakar di seluruh jajaran kepolisian.
Dengan memperkuat sinergi antara aparat dan warga, visi Polri yang presisi dan dicintai masyarakat diharapkan dapat terwujud secara berkelanjutan, menjadikan hubungan antara institusi kepolisian dan masyarakat semakin harmonis dan tak terpisahkan.
Penulis: Efran | Editor: tintamerah.co















