tintamerahNEWS -, Di tengah suasana khidmat bulan suci Ramadan 1447 H, Kantor DPD Partai Keadilan Sejahteras (PKS) PALI di kawasan Talang Kerangan, Kelurahan Talang Ubi Utara, menjadi saksi bisu hangatnya jalinan silaturahmi antar-kader. Pada Minggu (8/3/2026), puluhan pengurus dan kader berkumpul bukan sekadar untuk membatalkan puasa bersama, melainkan untuk memperkokoh fondasi perjuangan partai melalui konsolidasi yang humanis.
Ketua DPD PKS PALI, Sri Kusrini, menegaskan bahwa kekuatan utama partai berlambang bulan sabit dan padi ini terletak pada soliditas kadernya. Baginya, pertemuan ini adalah modal utama untuk bergerak lebih jauh di tengah dinamika masyarakat yang terus berkembang.
Spiritualitas sebagai Kompas Perjuangan
Ramadan bagi PKS PALI bukan sekadar ritual menahan lapar. Ada target-target spiritualitas yang dipasang tinggi untuk menempa karakter setiap kader. Program “Kajian Ramadan” dengan menghadirkan para ustaz menjadi menu pembuka untuk menyegarkan kembali pemahaman agama.
“Kami memberikan target khusus kepada setiap kader. Misalkan, di bulan Ramadan ini minimal harus khatam (Al-Qur’an), menjalankan salat tahajud, tarawih, hingga duha,” ujar Sri Kusrini saat ditemui tintamerah.co di sela-sela kegiatan.
Semua target tersebut, lanjutnya, merupakan bahan bakar utama bagi kader agar keimanan dan kualitas spiritual mereka meningkat. Dengan spiritualitas yang matang, diharapkan kader PKS mampu menjadi teladan yang baik saat berinteraksi dengan masyarakat.
Kepedulian di Tengah Lonjakan Harga Pangan
PKS PALI menyadari betul tantangan ekonomi yang dihadapi warga menjelang Idul Fitri, terutama terkait kenaikan harga bahan pokok. Sebagai langkah konkret pemberdayaan ekonomi dan bantuan sosial, partai telah menginisiasi pembagian bantuan pangan di awal Ramadan.
Sebanyak 30 orang kader yang dinilai membutuhkan mendapatkan bantuan berupa 10 kilogram beras. Langkah kecil ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi keluarga kader di tengah fluktuasi harga pasar.
“Kami ingin membantu mereka memasuki Ramadan dengan tenang. Mungkin ada yang sedang kesulitan, dengan bantuan 10 kilogram beras ini, kami berharap bisa sedikit menopang perekonomian mereka,” tamba Sri Kusrini.
Membangun Harmoni dan Kondusivitas
Lebih dari sekadar urusan internal, PKS PALI membawa pesan moral yang kuat untuk masyarakat luas di Bumi Serepat Serasan. Dalam suasana Ramadan yang dinamis, kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat menjadi kunci utama dalam membangun daerah.
“Kami sebagai faktor politik ingin membangun PALI yang lebih baik ke depannya. Karena itu, kami sangat terbuka untuk bekerja sama dengan elemen masyarakat lain,” tegas Sri Kusrini.
Menutup perbincangan, ia berpesan kepada seluruh kader untuk selalu peka terhadap kondisi sosial di sekitar mereka. Di tengah kesulitan ekonomi yang kadang memicu gesekan, kader PKS diminta menjadi garda terdepan dalam menjaga ketentraman.
“Kami mengharapkan kader untuk menjaga kondusivitas di masyarakat. Mari kita pastikan lingkungan kita aman, tentram, dan damai, terutama di tanah kelahiran kita tercinta ini,” pungkas Sri Kusrini.
Penulis: ej@ | Editor: efran















