PALI | tintamerah.co -, Lembaran kalender terus berganti, namun gema janji politik dalam kontestasi Pilkada PALI 2024 tetap abadi dalam ingatan publik. Di bawah langit Bumi Serepat Serasan, visi besar bertajuk “PALI MAJU UNTUK INDONESIA EMAS” bukan sekadar jargon, melainkan sebuah kontrak sosial yang kini mulai ditagih relevansinya oleh masyarakat.
Pasangan Asgianto, S.T., dan Iwan Tuaji, S.H., hadir sebagai representasi duet pengusaha dan politisi muda. Dengan sokongan koalisi besar seperti Gerindra, NasDem, Perindo, dan PSI, mereka membawa 10 misi prioritas yang ambisius. Namun, di tengah euforia demokrasi, publik bertanya: Sejauh mana janji-janji ini akan mendarat di bumi?
Rekam Jejak: Sinergi Muda dan Pengalaman
Asgianto, putra asli Pendopo kelahiran 1985, bukan orang baru di panggung kebijakan. Sebagai mantan Ketua Komisi II DPRD Provinsi Sumsel, ia memahami betul seluk-beluk anggaran. Sementara Iwan Tuaji melengkapinya dengan perspektif hukum sebagai Tenaga Ahli DPRD Sumsel.
Dalam berbagai kesempatan kampanye, Asgianto sering menekankan bahwa koneksi pusat adalah kunci.
“Kami bukan hanya membawa janji, tapi membawa akses. Dengan keselarasan antara pemerintah pusat dan daerah, program ‘PALI Terang’ dan infrastruktur terintegrasi bukan lagi mimpi di atas kertas,” ujar Asgianto saat menyapa warga di wilayah Talang Ubi beberapa waktu lalu.
Sepuluh Janji: Dari Air Bersih hingga Digitalisasi SDA
Visi mereka mencakup spektrum yang luas, mulai dari kesehatan, ekonomi inklusif, hingga reformasi birokrasi. Namun, yang paling sering disoroti adalah masalah mendasar masyarakat PALI: Air bersih dan Listrik.
Iwan Tuaji dalam sebuah orasi politiknya menegaskan komitmen mereka terhadap kesejahteraan dasar.
“Rakyat PALI tidak boleh lagi kesulitan air bersih atau kegelapan saat malam. Kami berkomitmen mewujudkan ‘PALI Bebas Gelap Gulita’ dan memastikan setiap rumah memiliki akses sanitasi yang layak. Ini adalah hak dasar yang akan kami perjuangkan sejak hari pertama menjabat,” tegas Iwan Tuaji sebagaimana dikutip dari berbagai media lokal.
Tak hanya itu, pasangan ini juga menjanjikan penguatan ekonomi melalui pemberdayaan UMKM dan BUMDes dengan mempermudah perizinan investasi.
“Kita akan jembatani masyarakat dengan BUMN. Kita ingin pemuda PALI tidak hanya jadi penonton, tapi pemain di tanahnya sendiri melalui peningkatan skill dan teknologi digital untuk mengelola kekayaan SDA kita,” tambah Asgianto dalam sebuah diskusi bersama kaum milenial.
Ruang Pertengkaran Demokrasi: Menolak Lupa
Visi dan misi bukanlah sekadar barisan kata di baliho yang perlahan pudar warnanya. Ia adalah janji yang harus diuji. Sebagai garda terdepan informasi, tintamerah.co berkomitmen untuk terus mengawal setiap poin yang pernah terlontar.
Dalam waktu dekat, sebuah Diskusi Publik akan digelar khusus untuk membedah visi-misi Asgianto-Iwan Tuaji. Menghadirkan narasumber kredibel dan independen, agenda ini bertujuan menciptakan “Ruang Pertengkaran Demokrasi”—sebuah dialektika sehat bagi mahasiswa, praktisi, dan seluruh elemen masyarakat.
Tujuannya jelas: menjaga marwah janji politik agar tidak menguap bersama debu jalanan. Karena pada akhirnya, demokrasi yang sehat hanya bisa tumbuh di tangan masyarakat yang tidak pelupa.
10 Program Misi Prioritas Asgianto-Iwan Tuaji
Sebagai catatan bagi publik, berikut adalah 10 janji politik yang tertuang dalam peta jalan pembangunan pasangan Asgianto-Iwan Tuaji:
- Kesehatan & Ekonomi: Fokus pada peningkatan kualitas kesehatan masyarakat yang tangguh serta penguatan pertumbuhan ekonomi inklusif yang berkelanjutan.
- Infrastruktur Dasar: Mewujudkan tata ruang yang rapi, ketersediaan air bersih, sanitasi layak, serta infrastruktur jalan dan transportasi yang terintegrasi.
- SDM & Daya Saing: Meningkatkan kualitas pemuda dan masyarakat umum melalui pendidikan, penguatan ekonomi kreatif, seni budaya, olahraga, hingga pelatihan keterampilan khusus.
- Reformasi Birokrasi: Mengembangkan tata kelola pemerintahan yang gesit (agile), kolaboratif, dan berlandaskan semangat gotong royong.
- Kesejahteraan: Memperluas lapangan kerja secara masif untuk menciptakan kemakmuran bagi seluruh lapisan masyarakat PALI.
- Kondusivitas Wilayah: Mewujudkan daerah yang aman, rukun, dan menjunjung tinggi toleransi serta rasa saling menghormati antar umat beragama.
- Investasi & UMKM: Mempermudah perizinan investasi, membuka akses informasi usaha, serta menjembatani UMKM dan BUMDes dengan pihak BUMN/Swasta.
- PALI Terang: Menargetkan program “PALI Bebas Gelap Gulita” melalui pemerataan jaringan listrik hingga ke pelosok desa.
- Teknologi Digital: Pemanfaatan teknologi digital untuk mengoptimalkan produktivitas dan pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA) di daerah.
- Keadilan Sosial: Memastikan distribusi bantuan sosial dan program pemerintah tepat sasaran bagi masyarakat yang paling membutuhkan.
Laporan: Efran | Editor: tintamerah.co















