Menolak Pilih Kasih: Diplomasi Firdaus Hasbullah ‘Pasang Badan’ untuk Sekolah Swasta di PALI

Jumat, 27 Maret 2026 - 11:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua DPRD PALI, Firdaus Hasbullah, menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan infrastruktur sekolah swasta dan SMA di PALI. Ia mendesak pemerintah agar tidak

Wakil Ketua DPRD PALI, Firdaus Hasbullah, menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan infrastruktur sekolah swasta dan SMA di PALI. Ia mendesak pemerintah agar tidak "pilih kasih" dan segera merealisasikan pembangunan SMK di Kecamatan Abab guna mencetak lulusan siap kerja. (Dok/FH)

PALI | tintamerah.co -, Di balik megahnya narasi pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan, ada sebuah retakan besar yang jarang tersorot kamera: nasib sekolah-sekolah swasta. Di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), sekolah swasta—terutama jenjang SMA—seolah berjalan sendirian di jalur sunyi, berjuang di tengah keterbatasan fasilitas dan minimnya atensi.

Kondisi ini memicu reaksi keras dari Wakil Ketua DPRD PALI, Firdaus Hasbullah (FH). Politisi yang dikenal vokal ini menegaskan bahwa marwah pendidikan tidak boleh dikotak-kotakkan antara label “Negeri” dan “Swasta”. Baginya, setiap anak PALI berhak mendapatkan fasilitas belajar yang layak, tanpa terkecuali.

Sekolah Swasta Bukan Anak Tiri

Firdaus menyoroti ketimpangan infrastruktur yang dialami SMA-SMA swasta di Bumi Serepat Serasan. Ia menilai, selama ini ada kesan marginalisasi terhadap sekolah swasta, padahal peran mereka sangat krusial dalam menampung anak bangsa yang tidak terakomodir di sekolah negeri.

BACA JUGA  Antisipasi Di Sejumlah Titik Rawan, Satlantas Polres PALI Melakukan Patroli

“Sekolah swasta bukan anak tiri. Mereka adalah mitra strategis pemerintah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Saya melihat ada ketimpangan infrastruktur yang nyata di sana, dan ini harus segera diakhiri,” tegas Firdaus dengan nada lugas kepada tintamerah.co, Jumat (27/3/2026)

Namun, ia juga memberikan pesan menohok bagi pengelola sekolah. Menurutnya, diplomasi untuk kemajuan harus dilakukan dua arah. “Kita ingin bergerak, tapi pihak sekolah swasta juga jangan diam. Jemput bola, buat usulan. Jangan hanya menunggu keajaiban di tengah keterbatasan,” tambahnya.

Urgensi SMK di Abab: Memutus Rantai Pengangguran

Tak hanya bicara soal fasilitas yang sudah ada, Firdaus juga membawa misi besar ke meja birokrasi: Pembangunan SMK di Kecamatan Abab.

Ia menilai ketiadaan SMK di wilayah Abab adalah sebuah ironi di tengah potensi daerah yang besar. Urgensinya bukan sekadar gaya-gayaan, melainkan kebutuhan riil untuk menyiapkan tenaga kerja siap pakai.

  • Lahan Siap: Infrastruktur ini bukan sekadar janji manis karena lahan untuk pembangunan sudah tersedia.
  • Orientasi Kerja: Tidak semua lulusan SMA memiliki kemampuan finansial untuk melanjutkan ke jenjang S1. SMK menjadi solusi agar pemuda Abab memiliki skill teknis untuk langsung terjun ke dunia kerja.
  • Visi Masa Depan: Membangun SMK berarti membangun benteng ekonomi bagi keluarga-keluarga di Abab.
BACA JUGA  Satuan Samapta Polres PALI Laksanakan Giat Patroli Mengantisipasi Tindak Kriminalitas

Langkah Konkret: Dari Lapangan ke Meja Dinas Provinsi

Firdaus Hasbullah membuktikan bahwa perhatiannya bukan sekadar “omon-omon” atau bumbu politik menjelang musim pemilihan. Langkah nyata telah ia ambil dengan melakukan diplomasi langsung ke Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan.

Ia mendatangi otoritas terkait untuk memastikan bahwa SMA/SMK di PALI, khususnya swasta, masuk dalam radar prioritas anggaran dan perbaikan. Langkah ini merupakan kelanjutan dari “Diplomasi Urat Leher” yang selama ini ia gaungkan demi menjaga marwah pendidikan di tanah kelahirannya.

Soroti Pola Penerimaan Siswa Baru

Satu poin tajam yang ia sampaikan adalah mengenai pola penerimaan siswa baru. Firdaus menuntut adanya sistem yang adil agar sekolah swasta tidak “kehabisan napas” akibat dominasi sekolah negeri yang terkadang melebihi kapasitas. Keseimbangan ekosistem pendidikan inilah yang ingin ia wujudkan di PALI.

BACA JUGA  Dampak Kenaikkan BBM Dan Apresiasi Kinerja Jurnalis,Kapolres PALI Bagikan Bansos Ke Wartawan Group Rillis Polres Pali

Kesimpulannya jelas: Firdaus Hasbullah sedang mengirim pesan kuat kepada pemerintah provinsi dan daerah bahwa masa depan pendidikan PALI tidak boleh dikorbankan oleh birokrasi yang lamban dan kebijakan yang tebang pilih.

 

Laporan: Efran | Editor: tintamerah.co

 

 

 

Berita Terkait

Firdaus Hasbullah: Di Balik Survei, Aspirasi Rakyat PALI adalah Harga Mati
Menembus Tirai Pendidikan PALI: Efran Bawa Misi Transparansi ke Sekretariat Dewan Pendidikan
Sekda Kartika Yanti Tertular Bupati Asgianto: Komunikasi Publik Pemkab PALI Alami Pembusukan Moral, Kangkangi Perintah dan Sembunyi dari Wartawan
DI BALIK SENYAP BUPATI ASGIANTO: Bukan Bersembunyi, Menjemput Ratusan Miliar untuk PALI yang Diguncang Badai
Skandal Kelangkaan Gas Melon di PALI: Tokoh Masyarakat Muktar Jayadi Tuding Eksekutif Hingga Aparat Hukum Mandul Berjemaah Menghadapi Gerilya Mafia Energi
Ketukan Pintu di Ujung Senja: Langkah Nyata Lurah Talang Ubi Timur Memeluk Warga yang Rapuh
PALI KACAU: Birokrasi Tiarap, Sinergi Forkopimda Ambyar, Rakyat Menjerit di Tengah Tekanan Fiskal!
Pasca Iwan Tuaji Diamankan Kejati Sumsel: Bupati Asgianto ‘Menghilang’, Prokopim Sebut Dinas Luar ke Jakarta

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 17:31 WIB

Firdaus Hasbullah: Di Balik Survei, Aspirasi Rakyat PALI adalah Harga Mati

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:53 WIB

Menembus Tirai Pendidikan PALI: Efran Bawa Misi Transparansi ke Sekretariat Dewan Pendidikan

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:49 WIB

Sekda Kartika Yanti Tertular Bupati Asgianto: Komunikasi Publik Pemkab PALI Alami Pembusukan Moral, Kangkangi Perintah dan Sembunyi dari Wartawan

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:43 WIB

DI BALIK SENYAP BUPATI ASGIANTO: Bukan Bersembunyi, Menjemput Ratusan Miliar untuk PALI yang Diguncang Badai

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:00 WIB

Skandal Kelangkaan Gas Melon di PALI: Tokoh Masyarakat Muktar Jayadi Tuding Eksekutif Hingga Aparat Hukum Mandul Berjemaah Menghadapi Gerilya Mafia Energi

Berita Terbaru