“MHP JANGAN JADI PENJAJAH!” Ketua DPRD PALI Ngamuk: Bangun Flyover Sekarang atau Angkat Kaki dari Bumi Serepat Serasan!

Selasa, 31 Maret 2026 - 15:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Truk tronton milik PT MHP saat melintasi jalan umum di Kabupaten PALI. Ketua DPRD PALI, H. Ubaidillah, menuntut PT MHP segera membangun flyover di jalur Simpang Raja-Simpang Rasau dan menghentikan penggunaan jalan umum oleh armada logging yang merusak infrastruktur serta mengancam nyawa warga. (Foto: Dok/Dwik)

Truk tronton milik PT MHP saat melintasi jalan umum di Kabupaten PALI. Ketua DPRD PALI, H. Ubaidillah, menuntut PT MHP segera membangun flyover di jalur Simpang Raja-Simpang Rasau dan menghentikan penggunaan jalan umum oleh armada logging yang merusak infrastruktur serta mengancam nyawa warga. (Foto: Dok/Dwik)

PALI | tintamerah.co -, Genderang perang terhadap arogansi korporasi akhirnya ditabuh keras dari kursi legislatif. Ketua DPRD Kabupaten PALI, H. Ubaidillah, meledak dalam amarah yang tak tertahankan saat menyoroti borok operasional PT Musi Hutan Persada (MHP) yang kian hari kian “mencekik” kenyamanan dan keselamatan rakyat PALI.

Dalam pernyataan yang membakar kepada tintamerah.co, Senin (30/3/2026), Ubaidillah tidak lagi menggunakan bahasa birokrasi yang halus. Ia menghantam manajemen MHP dengan rentetan kalimat pedas yang menuntut pertanggungjawaban mutlak atas hancurnya infrastruktur dan hilangnya nyawa warga.

“Haram Tawar-Menawar, Bangun Flyover atau Tutup Jalur!”

Sorotan tajam tertuju pada titik maut Simpang Raja menuju Simpang Rasowo. Ubaidillah menegaskan bahwa MHP telah terlalu lama “memperkosa” jalan umum demi pundi-pundi keuntungan perusahaan, tanpa mempedulikan aturan perundang-undangan.

“Seyogyanya mereka patuh undang-undang! Bangun flyover! Tidak ada tawar-menawar lagi, saya tegaskan: BANGUN FLYOVER! Mereka ini sudah terlalu banyak merugikan masyarakat. Jangan hanya mau ambil untung di tanah kami tapi meninggalkan bangkai jalan dan debu menderita bagi rakyat!” gertak Ubaidillah dengan nada berapi-api.

BACA JUGA  Peringati Hari Kebebasan Pers Sedunia 2026, Wabup PALI Iwan Tuaji Angkat Bicara Soal Pernyataan "Jahili Wartawan" Bupati Asgianto

Menurutnya, perlintasan Simpang Raja adalah urat nadi warga yang dikangkangi oleh armada logging raksasa MHP. Membiarkan truk-truk itu melintas di jalan umum tanpa jembatan khusus adalah bentuk penghinaan terhadap kedaulatan daerah.

Sindir “Dishub Mandul” dan Skandal Hibah Lahan

Tak hanya MHP, Ubaidillah juga mengirim “peluru panas” ke arah Pemerintah Kabupaten PALI, terutama Dinas Perhubungan (Dishub) yang dinilai melempem dan kehilangan taji di hadapan raksasa kayu tersebut.

“Saya minta Dinas Perhubungan jangan diam saja! Bertindak tegas! Jangan ada main mata. Pemerintah harus keras terhadap MHP. Kami tidak peduli itu jalan Provinsi atau bukan, yang melewatinya adalah rakyat Kabupaten PALI yang kami wakili. MHP wajib bertanggung jawab penuh atas kerusakan jalan itu!” tegasnya.

Pernyataan ini seolah mengonfirmasi kecurigaan publik terkait skandal hibah lahan 9 hektar yang diduga menjadi “bungkam” bagi otoritas setempat untuk menindak armada tronton MHP yang masih leluasa menjajah kota Pendopo.

Roda Maut MHP: Aspal yang Basah oleh Darah Rakyat

Ubaidillah menegaskan bahwa DPRD memegang data lengkap mengenai daftar dosa MHP di lapangan. Hal ini merujuk pada rentetan laporan tintamerah.co yang merekam jejak hitam perusahaan:

  • Tumbal Nyawa: Dari darah pelajar SMP yang tumpah di aspal hingga nyawa warga yang melayang di bawah roda raksasa, semua menjadi bukti bahwa “Raja Hutan” ini telah berubah menjadi “Malaikat Maut” di jalanan.
  • Kebohongan Aturan: Klaim MHP soal sanksi bagi driver nakal dianggap hanya isapan jempol belaka, karena di lapangan, teror tronton logging tetap menghantui jalanan umum tanpa ada perubahan signifikan.
  • Infrastruktur Hancur Lebur: Jalur Simpang Raja hingga Simparasowo kini tak ubahnya kubangan kerbau akibat beban muatan yang melampaui kapasitas jalan.
BACA JUGA  Wabup PALI Iwan Tuaji Sentuh Jantung Pengabuan Timur, Serukan Semangat Pengorbanan dan Persatuan di Momen Idul Adha

“Kami punya data! Kami akan panggil mereka, kami klarifikasi semua pengaduan ini. Benar atau tidak kelakuan mereka di lapangan, kami pegang datanya. MHP jangan coba-coba berkelit!” tantang Ubaidillah.

Pesan Terakhir untuk Manajemen MHP

Ketua DPRD PALI ini menutup pernyataannya dengan peringatan terakhir yang sangat keras bagi manajemen MHP.

“Saya pesankan selaku Ketua DPRD, segera perbaiki setiap jengkal jalan yang rusak akibat mobil logging kalian! Kami tidak akan tinggal diam melihat rakyat menderita sementara kalian berpesta di atas kerusakan daerah kami. Tunggu langkah tegas kami jika ini diabaikan!” pungkasnya menutup wawancara.

Kini bola panas ada di tangan PT MHP dan Pemerintah Daerah. Apakah mereka akan terus “bermesraan” di atas penderitaan rakyat, atau akhirnya tunduk pada perintah konstitusi untuk membangun flyover dan memperbaiki jalan? Rakyat PALI tidak butuh janji, rakyat butuh bukti!

BACA JUGA  Warga Desa Raja Pali Keluhkan Pipa yang Menghambat Aktivitas Para Petani Karet

MHP Bungkam? Surat Konfirmasi tintamerah.co Belum Dibalas

Sikap tertutup ditunjukkan oleh manajemen PT Musi Hutan Persada (MHP). Hingga Selasa berita ini diturunkan raksasa perusahaan logging tersebut belum memberikan jawaban resmi terkait surat permohonan wawancara dan konfirmasi tajam yang dilayangkan redaksi tintamerah.co, Selasa (31/3/2026)

Surat yang berisi poin-poin krusial mengenai tuntutan Ketua DPRD PALI, H. Ubaidillah, terkait kewajiban membangun flyover dan pertanggungjawaban kerusakan jalan Simpang Raja – Simpang – rasau  itu seolah menguap begitu saja di meja manajemen MHP.

 

Penulis: Efran | Editor: tintamerah.co

Berita Terkait

Skandal “Bangkai Besi” Berulang: Mesin ATM Mandiri Simpang Lima Pendopo PALI Rusak Lagi, Manajemen Cuek dan Alergi Perbaikan Total?
Layanan Bobrok, ATM Mandiri PALI Mangkrak: Anggaran Ada, Solusi Tiada!
Kado Pahit HUT ke- 28 Bank Mandiri Untuk Nasabah PALI: Mesin ATM Rusak Bertahun-Tahun di Hari Jadi Korporasi
Skandal “Bangkai Besi” ATM Mandiri PALI: Layanan Bobrok & Merugikan Nasabah, Ketua LSM Serampuh Desak Pinca Dicopot!
Skandal “Bangkai Besi” ATM Bank Mandiri Cabang Pendopo PALI, Pimpinan Cabang Diduga “Alergi” Konfirmasi dan Abaikan Hak Nasabah
Bongkar Dugaan Rekrutmen Tertutup Pertamina Adera Field: DPRD PALI Layangkan Surat Pemanggilan Resmi, Tuntut Keadilan Bagi Tenaga Kerja Lokal
PA GMNI PALI: Tidak Boleh Ada Rekrutmen Tertutup, Setiap Perusahaan Harus Terbuka dan Non-Diskriminatif
Firdaus Hasbullah: Tiga Tim ORADO PALI Siap Harumkan Nama Daerah di Turnamen 101 Piala Panglima TNI

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:58 WIB

Skandal “Bangkai Besi” Berulang: Mesin ATM Mandiri Simpang Lima Pendopo PALI Rusak Lagi, Manajemen Cuek dan Alergi Perbaikan Total?

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:48 WIB

Layanan Bobrok, ATM Mandiri PALI Mangkrak: Anggaran Ada, Solusi Tiada!

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:32 WIB

Kado Pahit HUT ke- 28 Bank Mandiri Untuk Nasabah PALI: Mesin ATM Rusak Bertahun-Tahun di Hari Jadi Korporasi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Skandal “Bangkai Besi” ATM Mandiri PALI: Layanan Bobrok & Merugikan Nasabah, Ketua LSM Serampuh Desak Pinca Dicopot!

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Skandal “Bangkai Besi” ATM Bank Mandiri Cabang Pendopo PALI, Pimpinan Cabang Diduga “Alergi” Konfirmasi dan Abaikan Hak Nasabah

Berita Terbaru