Minyak Goreng Langka, Ini Penjelasan Diskoperindag Banyuasin

Selasa, 22 Februari 2022 - 15:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banyuasin | Tintamerah.co.id – Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (DPKUKM) Kabupaten Banyuasin mengungkap, kuota minyak goreng di tingkat distributor mengalami pengurangan, ini merupakan salah satu penyebab yang dapat memicu kelangkaan minyak goreng di Bumi Sedulang Setudung. Hal itu diungkapkan Kepala DPKUKM Kabupaten Banyuasin Erwin Ibrahim setelah melakukan pemeriksaan dan sidak di dua distributor minyak di wilayah Talang Kelapa Banyuasin, Selasa (22/02/2022).

Hal ini dilakukan karena dari laporan yang didapat, jika ada beberapa merk minyak goreng yang umum digunakan oleh rumah tangga menghilang dari pasaran. Bahkan minyak curah yang biasa stok tersedia banyak, kini juga sudah tidak produksi lagi.

“Ada beberapa merek yang hilang dan minyak goreng curah yang tidak lagi produksi sehingga secara total kuota minyak goreng untuk Banyuasin berkurang,” ucap Erwin.

BACA JUGA  Terimakasih AKBP Alamsyah Pelupessy, Selamat Datang AKBP Siswandi

Menurutnya jika di presentasikan pengurangan sekitar 30 persen, untuk mengatasi kelangkaan ini pihaknya sudah menjalin kerjasama dengan distributor untuk melakukan operasi pasar murah. Terkait harga Erwin menegaskan, untuk ditingkat distributor masih berkisaran Rp 13.500 perliter. Jadi untuk ditingkat pedagang harga masih bervariasi yakni Rp 14.000 sampai dengan Rp 16.000 perliternya.

“Ya kurang lebih 30 persen berkurangnya, tetapi setelah ini minyak goreng curah dengan program pemerintah akan segera menyusul untuk dilakukan operasi pasar,” katanya.

Erwin Ibrahim menambahkan untuk Kabupaten Banyuasin sendiri ada dua produsen minyak goreng yaitu, PT Inti Benua Perkasatama dan PT Tunas Baru lampung. Untuk alokasi minyak goreng Banyuasin, PT Inti Benua Perkasatama sebanyak 1560 ton sedangkan untuk PT Tunas Baru Lampung sebanyak 50 ton. Untuk saat ini pihaknya tengah berupaya meminta distributor minyak agar memperbanyak alokasi kuota sehingga kebutuhan minyak goreng di Banyuasin teratasi, ini juga merupakan salah satu upaya arahan dari Bupati Banyuasin, H. Askolani, untuk pemaksimalan antisipasi kelangkaan minyak goreng untuk masyarakat.

BACA JUGA  Diprotes Warganya, Pemdes Sungai Langan PALI Lunasi BLT yang Kurang

“Salah satu upaya untuk menutup kekurangan dengan memperbanyak alokasi kuota dan banyak melakukan operasi pasar murah,” tutupnya.
(Denny)

Berita Terkait

Galih Hardiansyah dan Eka Yuliana Resmi Pimpin DPC GMNI Ogan Ilir Periode 2026-2028
Firdaus Hasbullah Tegaskan Cik Ujang Sosok Pemersatu, Layak Kembali Pimpin Demokrat Sumsel
Kepala Damkar PALI Dijadwalkan Hadir Langsung di Pembukaan NFSC 2026 Palembang
Lepas Tim Uji Skill ke Tingkat Nasional, Rizal Pahlefi Berharap Damkar PALI Harumkan Nama Daerah di Kancah Nasional
PALI Siap Unjuk Gigi di Kompetisi Pemadam Kebakaran Nasional 2026 di Palembang
Gebrakan Bupati Asgianto: RSUD Talang Ubi Menuju Tipe B, Layanan Cuci Darah Jadi Target Utama di 2027
Besok, DPRD PALI Panggil Dinas Pertanian, LIDIK Ancam Aksi Massa!
Jauh dari Kebisingan, RSUD Talang Ubi Kini Lebih Representatif dan Siap Naik Kelas ke Tipe B

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 11:52 WIB

Galih Hardiansyah dan Eka Yuliana Resmi Pimpin DPC GMNI Ogan Ilir Periode 2026-2028

Selasa, 28 April 2026 - 11:39 WIB

Firdaus Hasbullah Tegaskan Cik Ujang Sosok Pemersatu, Layak Kembali Pimpin Demokrat Sumsel

Minggu, 26 April 2026 - 22:36 WIB

Kepala Damkar PALI Dijadwalkan Hadir Langsung di Pembukaan NFSC 2026 Palembang

Minggu, 26 April 2026 - 22:07 WIB

Lepas Tim Uji Skill ke Tingkat Nasional, Rizal Pahlefi Berharap Damkar PALI Harumkan Nama Daerah di Kancah Nasional

Minggu, 26 April 2026 - 21:43 WIB

PALI Siap Unjuk Gigi di Kompetisi Pemadam Kebakaran Nasional 2026 di Palembang

Berita Terbaru