Musda I APTRINDO Sumsel: DPD Komit Dukung Kebijakan Pemerintah untuk Keselamatan Lalu Lintas

Jumat, 9 Mei 2025 - 14:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang, tintamerah.co.id -Musyawarah Daerah 1 Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Musda APTRINDO) Sumsel Tahun 2025 dilaksanakan di Sintesa Peninsula Hotel ,Kamis (8/5/2025).

Tema yang diusung pada Musda APTRINDO Sumsel 1 adalah “DPD APTRINDO Mendukung dan Bersinergi Terhadap Kebijakan atau Peraturan Yang Ditetapkan Pemerintah Untuk Keselamatan Berlalu Lintas”.

Hadir Ketua Umum DPP APTRINDO Drs,Gemilang Tarigan, MBA, Ketua DPD APTRINDO Provinsi Sumsel H.Eddy Resdianto, dan tamu undangan lainnya.

Musda tersebut diselenggarakan juga pemilihan Ketua Umum dan pengurus baru Aptrindo Sumsel periode 2025-2030.

Ketua Umum DPP APTRINDO Drs,Gemilang Tarigan, MBA mengatakan, pihaknya merasa senang karena acaranya berjalan lancar.

“Sebetulnya ini sudah tertunda 2 tahun karena covid kemarin. Tapi syukurlah hari ini bisa berjalan lancar, dan mudah-mudahan dengan adanya pengurus yang baru yang muda ini bisa lebih bersemangat memperjuangkan kelancaran arus barang di Sumsel ini,” ujarnya.

Lebih lanjut Gemilang menuturkan, pihaknya mengharapkan pemerintah pusat dan pemerintah daerah memperhatikan APTRINDO. Karena logistik ini dari pelabuhan sangat penting.

BACA JUGA  Pangdam II/Sriwijaya Berbagi Kasih: Bakti Sosial Ke Pondok Pesantren, Panti Asuhan, dan Panti Jompo di Palembang

“Kegiatan kita ini adalah kegiatan distribusi logistik secara nasional untuk kepentingan masyarakat. Tapi jangan pula kita diadu dengan masyarakat. Karena kendaraan kita melewati jalan-jalan yang tidak sesuai dengan standarnya. Ini keluhan masyarakat bukan karena kemauan kita. Tapi karena keterpaksaan kita, karena tidak tersedia jalan yang sesuai dengan kelasnya,” katanya.

Menurutnya, perlu ada jalan khusus. Karena kalau tidak ada jalan khusus ya rubah saja kontainer tidak boleh masuk pelabuhan tapi ganti kendaraan kecil.

“Tapi itu minta kita kaji apakah itu menaikkan biaya logistik di Sumsel. Karena akan menimbulkan masalah baru karena kendaraannya tambah banyak kalau kendaraannya menggunakan kendaraan kecil,” bebernya.

Sementara itu, Ketua DPD APTRINDO Provinsi Sumsel terpilih periode 2025-2030 Supriyadi mengatakan, khusus di Palembang kita dapat solusi dari pemerintah dengan keluar masuk jam operasional itu diatur.

BACA JUGA  Alumni Diktuba Polri Bagikan Takjil

“Kita dapat dari jam 09.00 pagi sampai jam 15.00 sore untuk keluar dari pelabuhan. Tapi itu pun sudah rasanya sudah tidak memungkinkan lagi, itu masih banyak yang tertunda tidak bisa keluar semua dari pelabuhan. Tapi itu sudah ketetapan pemerintah jadi kita harus ikutin,” katanya.

Menurutnya, masalah ini belum selesai ada. Karena pelabuhan di Palembang ini masih di tengah kota.

“Kalau kita dari APTRINDO mungkin bisa. Tapi ada masyarakat pengguna jalan lain yang mungkin merasa terganggu atau apa,” ucapnya.

Dia menjelaskan, program kedepan APTRINDO Sumsel akan bersinergi dengan pemerintah setempat dan ada penyesuaian tarif. Kemudian ada program-program peremajaan traktor yang sudah tua.

“Masih banyak program yang lain tapi yang agak kritis adalah pertama APTRINDO terdahulu itu memang yang agak krusial untuk kendaraan kita yang besar-besarnya untuk di pelabuhan masalah akses. Kita mendukung sebenarnya untuk program pemerintah supaya memang truk itu diatur untuk keluar keluar dan masuk pelabuhan,” katanya.

BACA JUGA  Polsek Penukal Abab Kembali Melakukan Giat Jum'at Curhat Bersama Masyarakat

Dia menuturkan, masih banyak PR yang lain di pelabuhan sendiri masih banyak kendaraan yang belum masuk APTRINDO, karena diluar jangkauan APTRINDO untuk kontrol kendaraan dan mobilnya.

“Untuk tarif belum ada kesepakatan, jadi tarif yang masih menjadi PR,” tandasnya.

Ketika ditanya upaya untuk mengajukan jalan akses untuk kendaraan besar, dia menuturkan, itu sudah diajukan sudah sejak lama.

“Tapi memang belum terealisasi sampai sekarang tapi wacananya sudah ada. Kalau bisa disegerakan jalan khususnya. Sebagai contoh kecil kita dari pelabuhan kita keluarnya itu dari pelabuhan masuk ke pasar tumpah itu. Kalau kita butuh jalur khusus untuk logistik ini karena kota kita sudah besar. Hal jadi kebutuhan kita,” pungkasnya.(YL)

Berita Terkait

Kepala Damkar PALI Dijadwalkan Hadir Langsung di Pembukaan NFSC 2026 Palembang
Lepas Tim Uji Skill ke Tingkat Nasional, Rizal Pahlefi Berharap Damkar PALI Harumkan Nama Daerah di Kancah Nasional
PALI Siap Unjuk Gigi di Kompetisi Pemadam Kebakaran Nasional 2026 di Palembang
Gebrakan Bupati Asgianto: RSUD Talang Ubi Menuju Tipe B, Layanan Cuci Darah Jadi Target Utama di 2027
Besok, DPRD PALI Panggil Dinas Pertanian, LIDIK Ancam Aksi Massa!
Jauh dari Kebisingan, RSUD Talang Ubi Kini Lebih Representatif dan Siap Naik Kelas ke Tipe B
Menggugat “Cetak Sawah di Atas Air Mata”: YKBHN Desak DPRD PALI Bongkar Skandal PCSR Tempirai!
Gebrakan Spektakuler Bupati Asgianto: RSUD Talang Ubi Menuju Mercusuar Kesehatan Sumsel, Siap Naik Kelas ke Tipe B!

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 22:36 WIB

Kepala Damkar PALI Dijadwalkan Hadir Langsung di Pembukaan NFSC 2026 Palembang

Minggu, 26 April 2026 - 22:07 WIB

Lepas Tim Uji Skill ke Tingkat Nasional, Rizal Pahlefi Berharap Damkar PALI Harumkan Nama Daerah di Kancah Nasional

Minggu, 26 April 2026 - 21:43 WIB

PALI Siap Unjuk Gigi di Kompetisi Pemadam Kebakaran Nasional 2026 di Palembang

Minggu, 26 April 2026 - 19:07 WIB

Gebrakan Bupati Asgianto: RSUD Talang Ubi Menuju Tipe B, Layanan Cuci Darah Jadi Target Utama di 2027

Minggu, 26 April 2026 - 18:58 WIB

Besok, DPRD PALI Panggil Dinas Pertanian, LIDIK Ancam Aksi Massa!

Berita Terbaru