Pangkas Biaya Kuliah Hingga 70%, Heri Amalindo Siapkan Politeknik PALI: “Cukup Kuliah di Rumah Sendiri”

Minggu, 29 Maret 2026 - 19:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mantan Bupati PALI, Heri Amalindo, meninjau langsung calon kampus Politeknik PALI, Minggu (8/3/2026). Kehadiran kampus ini diproyeksikan mampu menekan biaya pendidikan hingga 70% karena mahasiswa tidak perlu lagi merantau ke luar kota. (Foto: Dok/tintamerah)

Mantan Bupati PALI, Heri Amalindo, meninjau langsung calon kampus Politeknik PALI, Minggu (8/3/2026). Kehadiran kampus ini diproyeksikan mampu menekan biaya pendidikan hingga 70% karena mahasiswa tidak perlu lagi merantau ke luar kota. (Foto: Dok/tintamerah)

PALI | tintamerah.co -, Kabar gembira bagi dunia pendidikan di Bumi Serepat Serasan. Mantan Bupati PALI, Heri Amalindo, melakukan peninjauan langsung ke gedung sekolah bekas kantor KPU PALI yang diproyeksikan menjadi cikal bakal kampus Politeknik PALI. Langkah ini diambil untuk menjawab keresahan masyarakat mengenai tingginya biaya pendidikan tinggi yang memaksa anak muda harus merantau ke luar kota.

Dalam kunjungannya pada Minggu (8/3/2026), Heri Amalindo menegaskan bahwa persiapan fisik bangunan akan menjadi prioritas utama sebelum penerimaan mahasiswa baru dimulai.

Rehabilitasi Total dan Standar Akademik

Meskipun gedung yang akan digunakan sudah tersedia, Heri mengakui masih banyak aspek yang perlu diperbaiki agar layak menjadi pusat perkuliahan yang representatif.

BACA JUGA  Magnet "Rumah Kebon": Lebaran Idul Fitri, Antrean Rakyat, dan Sinyal Kuat Heri Amalindo Menuju Sumsel 1

“Kita lihat kondisi gedung ini baru saja habis masa sewanya. Masih ada sekitar 50% bagian yang perlu direhabilitasi, mulai dari pengecatan, pembersihan lingkungan, hingga penataan ulang tata letak ruangan sesuai standar LLDIKTI,” ujar Heri Amalindo di sela-sela peninjauannya kepada tintamerah.co.

Ia menambahkan, saat ini baru tersedia dua ruang kelas, sementara kebutuhan minimal untuk operasional awal adalah lima hingga enam kelas. “Kami targetkan dalam 4-5 bulan ke depan, proses upgrade ini selesai dan Politeknik PALI siap beroperasi,” tambahnya optimis.

Efisiensi Biaya: Pendidikan Berkualitas, Dompet Tetap Terjaga

Salah satu poin paling tajam yang disampaikan Heri Amalindo adalah aspek ekonomi pendidikan. Ia menyoroti betapa besarnya beban finansial orang tua jika harus menguliahkan anak ke kota besar seperti Palembang.

BACA JUGA  PALI BERGEJOLAK! Ketua PGK Desak Kadishub Dicopot: "Jangan Jadi Pelayan Cukong, Aturan Gubernur Bukan Sampah!"

“Kalau kuliah di luar kota, orang tua harus memikirkan uang kontrakan, makan sehari-hari, hingga transportasi. Di sini, anak-anak PALI bisa pulang ke rumah, makan di rumah, tidak perlu kontrak. Biayanya mungkin tidak sampai 30% dari biaya kuliah di luar kota,” tegasnya.

Heri ingin mematahkan stigma bahwa pendidikan berkualitas harus mahal dan jauh. Dengan adanya Politeknik PALI, ia berharap akses pendidikan tinggi menjadi lebih inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.

Pesan Moral: Menuntut Ilmu adalah Ibadah

Menutup kunjungannya, tokoh yang dikenal dekat dengan masyarakat ini memberikan pesan moral yang menyentuh. Mengutip nilai-nilai agama, ia mengingatkan bahwa menuntut ilmu adalah kewajiban seumur hidup.

BACA JUGA  Tragedi Ledakan Steam PT GBS: FPR Desak Audit Menyeluruh, Nyawa Pekerja Tidak Boleh Kalah oleh Target Produksi

“Tuntutlah ilmu sampai ke negeri Cina, dan carilah ilmu hingga ke liang lahat. Kami menyiapkan fasilitas ini agar anak-anak kita di PALI punya masa depan yang kompetitif. Grand desain kami adalah menjadikan Politeknik PALI mampu bersaing dengan Politeknik lain di wilayah Selatan,” pungkasnya.

Hadirnya Politeknik PALI diharapkan tidak hanya menjadi mercusuar pendidikan, tetapi juga motor penggerak ekonomi lokal dengan mencetak sumber daya manusia yang siap kerja tanpa harus meninggalkan tanah kelahiran.

 

Laporan: Efran | Editor: tintamerah.co

Berita Terkait

Mitigasi Bencana Nol, FPR PALI Tuntut Pertamina Bertanggung Jawab: Jangan Korbankan Rakyat Demi Nafsu Industri!
KELALAIAN BRUTAL PERTAMINA PENDOPO: Warga Talang Gas & RSA PALI Siap Gelar Aksi Akbar Jika Tuntutan Diabaikan!
Urat Nadi Warga Talang Gas Disedot Tanpa Ampun: Company Man Rig TMMJ #05 Akhirnya Temui Warga, Desak Pengajuan Surat Tertulis
Mitigasi Bencana Nol, Pertamina & TMMJ Justru Rampas Urat Nadi Warga Talang Gas, PALI: Sungai Penukal Kering Total, Publik Desak Sanksi Tegas!
Perasaan Mendalam Bupati Asgianto Ditinggal Almarhumah Ibunda Hj. Salbiah: “Berat Sekali, Rasa Mau Lepas Kepala”
Bupati Asgianto: Selagi Ibumu Masih Hidup, Sayangi!
Restui Desakan Warga PALI, Gubernur Sumsel Sepakat Cabut Pergub No. 40/2017
Solidaritas Tanpa Batas: Insan Pers Bumi Serepat Serasan Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis yang Hilang di Anak Krakatau

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 13:30 WIB

Mitigasi Bencana Nol, FPR PALI Tuntut Pertamina Bertanggung Jawab: Jangan Korbankan Rakyat Demi Nafsu Industri!

Minggu, 20 September 2026 - 12:32 WIB

KELALAIAN BRUTAL PERTAMINA PENDOPO: Warga Talang Gas & RSA PALI Siap Gelar Aksi Akbar Jika Tuntutan Diabaikan!

Minggu, 20 September 2026 - 11:59 WIB

Urat Nadi Warga Talang Gas Disedot Tanpa Ampun: Company Man Rig TMMJ #05 Akhirnya Temui Warga, Desak Pengajuan Surat Tertulis

Minggu, 20 September 2026 - 11:12 WIB

Mitigasi Bencana Nol, Pertamina & TMMJ Justru Rampas Urat Nadi Warga Talang Gas, PALI: Sungai Penukal Kering Total, Publik Desak Sanksi Tegas!

Jumat, 18 September 2026 - 12:05 WIB

Perasaan Mendalam Bupati Asgianto Ditinggal Almarhumah Ibunda Hj. Salbiah: “Berat Sekali, Rasa Mau Lepas Kepala”

Berita Terbaru