PALI | tintamerah.co -, Momentum Hari Raya Idul Adha 1447 H / 2026 M menjadi panggung nyata bagi jajaran eksekutif Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan untuk menegaskan komitmen pelayanan dan kedekatan langsung dengan masyarakat. Berdasarkan data dan dokumen resmi yang dihimpun redaksi, dualisme pembagian wilayah kerja ibadah sholat Idul Adha dipastikan matang demi menjangkau seluruh lapisan warga di Bumi Serepat Serasan.
Jika sebelumnya tintamerah.co mencatat dan melaporkan bahwa Bupati PALI, Asgianto, S.T., dijadwalkan memimpin langsung jemaah dan memusatkan kegiatan ibadahnya di Masjid Al-Ihsan, Talang Ubi Timur, maka wilayah strategis lainnya tidak luput dari perhatian pemerintah.
Melalui surat undangan resmi bernomor 400.8/102/Setda-II/2026 yang ditandatangani oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah PALI, H. Ayubi, S.Pd.I., M.Pd., Wakil Bupati PALI, Iwan Tuaji, secara resmi dijadwalkan akan memimpin dan menyapa jemaah di kawasan Penukal Utara, tepatnya di Masjid Asy-Syakirin, Pengabuan Timur.
Langkah taktis membagi simpul kehadiran pimpinan daerah ini dinilai sebagai respons tegas eksekutif dalam meratakan kehadiran negara di tengah-tengah masyarakat pada hari besar keagamaan.
Rundown Ketat dan Penyerahan Sapi Bantuan Presiden
Berdasarkan dokumen internal kedinasan yang diterima redaksi, kehadiran Wakil Bupati Iwan Tuaji di Pengabuan Timur dikawal dengan rundown acara yang lugas dan terukur:
- Pukul 06.30 – 07.00 WIB: Persiapan acara dan gema takbir oleh panitia lokal.
- Pukul 07.00 – 07.05 WIB: Wakil Bupati PALI beserta rombongan resmi tiba di lokasi Masjid Asy-Syakirin.
- Pukul 07.10 – 07.15 WIB: Penyampaian Taklimat resmi dari Wakil Bupati PALI sebagai pesan strategis pemkab kepada warga Pengabuan.
- Pukul 07.20 – 08.00 WIB: Pelaksanaan Sholat Idul Adha berjemaah dilanjutkan dengan Khutbah.
- Pukul 08.00 WIB – Selesai: Ramah tamah sekaligus agenda krusial berupa Serah Terima Sapi Kurban Bantuan Presiden.
Kehadiran hewan kurban bantuan Presiden yang dialokasikan di wilayah tersebut membuktikan bahwa sinergi kebijakan daerah yang dipimpin duet Asgianto-Iwan Tuaji dengan pemerintah pusat berjalan nyata, bukan sekadar di atas kertas. Penyerahan bantuan ini diproyeksikan menjadi penyuntik semangat sosial di tengah tantangan ekonomi daerah.
Menepis Jarak, Merajut Sinergi Rakyat
Penempatan Wakil Bupati di Pengabuan Timur bukan sekadar formalitas protokoler. Langkah ini merupakan penegasan sikap politik yang inklusif. Wilayah luar pusat ibu kota kabupaten seperti Pengabuan acapkali membutuhkan sentuhan perhatian langsung agar tidak merasa terpinggirkan dari derap pembangunan.
Dengan Bupati Asgianto yang mengonsolidasikan jemaah di Masjid Al-Ihsan Talang Ubi Timur dan Wakil Bupati Iwan Tuaji yang turun langsung menembus Pengabuan Timur, Pemkab PALI secara tegas mengirimkan sinyal: tidak ada sekat geografis dalam melayani rakyat.
Idul Adha tahun ini bukan sekadar ritual ibadah, melainkan momentum bagi kepemimpinan daerah untuk membuktikan eksistensi kerja nyata, komitmen pemerataan bantuan sosial, serta penegasan bahwa setiap jengkal tanah di Kabupaten PALI berada di bawah radar perhatian penuh pemerintah daerah.
Penulis: Efran | Editor: tintamerah.co















