PALEMBANG | tintamerah.co -, Yayasan Bantuan Hukum Sumatera Selatan Berkeadilan (YBH SSB) kembali membuktikan komitmennya sebagai garda terdepan dalam penegakan hukum. Kali ini, YBH SSB siap memperkuat program Pemerintah Kota Palembang di bawah kepemimpinan Walikota RDPS, dengan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi Pengurus YBH di tingkat kecamatan.
Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan langkah strategis untuk memastikan layanan konsultasi hukum gratis bagi masyarakat kurang mampu berjalan sesuai prosedur, tepat sasaran, dan penuh komitmen.
Ketua YBH SumSel Berkeadilan, Dr (c) M Sigit Muhaimin, SH., MH, menegaskan bahwa Bimtek ini adalah wujud nyata amanah organisasi dalam membantu pemerintah. “Setelah sukses menggagas Rakercab, kini kita fokus pada peningkatan kapasitas pengurus di 18 kecamatan melalui Bimtek. Ini adalah tahapan krusial sebelum kita melangkah ke edukasi hukum di 107 kelurahan,” ujar Sigit dalam keterangan pers, Sabtu (4/7/2026).
Senada dengan itu, Doly Reza Fahlevi, yang memimpin rapat persiapan Bimtek, memastikan kesiapan teknis pelaksanaan. “InsyaAllah, pada hari Jumat, tanggal 10 Juli pukul 13.30 WIB, kita akan menggelar BIMTEK KONSULTASI HUKUM secara serentak di 18 Kantor Kecamatan se-Kota Palembang,” paparnya.
Rapat tersebut dihadiri oleh seluruh elemen penting YBH SSB, mulai dari pengurus inti, kader alumni Training Advokasi, hingga mahasiswa magang dari UIN Raden Fatah Palembang (Kampus A).
Dedek Chaniago, SH, Kepala Bidang Organisasi YBH SSB, menambahkan bahwa Bimtek ini bertujuan untuk menambah pemahaman dan kapasitas pengurus kecamatan. “Target kita adalah menciptakan pengurus yang siap dan sigap melayani masyarakat yang menghadapi persoalan hukum. Ini adalah investasi untuk membangun ekosistem hukum yang terstruktur, berkelanjutan, dan bermanfaat bagi masyarakat luas,” tegas Dedek.
Semangat ini disambut antusias oleh 18 Koordinator Kecamatan (Korcam)/Ketua YBH Kecamatan. Mereka berharap kegiatan ini berjalan lancar sesuai rencana. YBH SSB memiliki visi besar untuk hadir hingga ke 107 kelurahan dan melakukan edukasi hukum di 4.173 RT di Kota Palembang. Tujuannya agar masyarakat melek hukum, mendapatkan akses yang setara, dan terbantu dalam menyelesaikan masalah hukum mereka.
Dukungan juga datang dari kalangan akademisi. M. Asyraf dan Aries Prayuda, perwakilan mahasiswa magang dari UIN Raden Fatah Palembang, menyambut positif program ini. “Program YBH SSB memberikan pengalaman yang sangat berharga bagi kami. Ini adalah kesempatan emas untuk meningkatkan kemampuan kami dalam menerapkan ilmu dan melakukan praktik langsung di lapangan,” ungkap mereka.
Dengan sinergi antara pengurus, kader, dan mahasiswa, YBH Sumsel Berkeadilan optimis dapat mewujudkan keadilan yang merata bagi seluruh masyarakat Palembang.
Penulis: Efran | Editor: tintamerah.co















