Pilkades Pematang Palas Menuai Kisruh

Senin, 22 November 2021 - 15:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banyuasin | Tintamerah.co.id – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) secara e-voting di Banyuasin kini kembali menuai masalah. Kali ini, dua calon Kepala Desa (Kades) Pematang Palas Kecamatan Banyuasin I, Kabupaten Banyuasin melayangkan surat Penyanggahan.

Surat Penyanggahan tersebut telah dilayangkan ke Pihak Panitia Pilkades, BPD Kecamatan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) dan Dinas Kominfo Banyuasin dan terakhir Polres Banyuasin.

Calon Kades nomor urut 2 Desa Pematang Palas, Puspa Sari mengatakan, keberatan dengan tindakan dari pihak panitia yang terkesan tidak transparan. Setelah selesai penghitungan, tidak diterangkan bahwasanya tidak dibuka kotak audit.

“Kita ada grup, semestinya panitia bisa share ke kami kalau sudah selesai, bisa dibuka atau tidak,” ujarnya Senin (22/11/2021), sekaligus mewakili calon Kades Choril.

BACA JUGA  PD IWO PALI Menggelar Pelatihan Jurnalistik untuk Tingkatkan Kompetensi

Puspa menduga, panitia berpihak ke salah satu calon kandidat. “Untuk teknisi Pilkades harusnya dari pihak Kecamatan menegaskan bahwasanya tidak diperbolehkan tidur di kantor Pemerintah setempat dan pihak panitia. Ternyata ada yg tidur disitu, dari situ sudah tidak sinkron,” tegasnya.

Kemudian Alat e-voting 7 kali mengalami kendala seperti terjadi nge-lag pada layar komputer, photo calon kades yang ada pada layar kadang hanya muncul 1 orang atau 2 orang saja. Kemudian pelaksanaan Pilkades yang harusnya selesai jam 1 ternyata molor 3 jam.

“Kalau bisa kotak audit dibuka, Kami sangat keberatan dengan hal ini dan kami ingin transparansi. Kalau bisa ada pemilihan ulang, kalau ada temuan tidak transparansi akan kami lanjutkan ke jalur hukum,” jelasnya.

BACA JUGA  Sumsel Alami Inflasi Terendah, Lonjakan Inflasi Saat Ramadhan dan Jelang Lebaran Perlu Diwaspadai

Sementara Pendamping Hukum (PH) calon Kades Pematang Palas, Nur Ahmat Susanto SH mengatakan harusnya pada Pilkades tersebut, perangkat e-voting dan tim teknis ketika turun dari Kabupaten menuju desa harusnya diamanakan secara ketat.

“Misalnya diamankan dari pihak kepolisian, hansib dan pihak kamtibmas. Bahkan Panitia saja tidak boleh terlibat,” katanya.

Kemudian terkait dengan alat e-voting dan perubahan jadwal pada Pilkades, Nur mengatakan harusnya dikonfirmasi terlebih dahulu dan ada berita acaranya. “Ternyata tidak ada konfirmasi, dan belum ada sampai sekarang. Secara hukum harus tertulis, tidak etis secara lisan,” tegasnya.
(Denny)

Berita Terkait

Gerak Cepat Kawal Hak Rakyat, Bupati Asgianto Perintahkan Bagian Hukum dan Ekonomi Bergerak Taktis: “Kita Tidak Menghalangi Investasi, Tapi Jangan Sampai Masyarakat Dirugikan!”
“Benar-benar Tidak Imbang, Kasihan Masyarakat!”: Bupati Asgianto Tegas Sambut Pencabutan Pergub 40/2017 Demi Keadilan Warga PALI
Mitigasi Bencana Nol, FPR PALI Tuntut Pertamina Bertanggung Jawab: Jangan Korbankan Rakyat Demi Nafsu Industri!
KELALAIAN BRUTAL PERTAMINA PENDOPO: Warga Talang Gas & RSA PALI Siap Gelar Aksi Akbar Jika Tuntutan Diabaikan!
Urat Nadi Warga Talang Gas Disedot Tanpa Ampun: Company Man Rig TMMJ #05 Akhirnya Temui Warga, Desak Pengajuan Surat Tertulis
Mitigasi Bencana Nol, Pertamina & TMMJ Justru Rampas Urat Nadi Warga Talang Gas, PALI: Sungai Penukal Kering Total, Publik Desak Sanksi Tegas!
Perasaan Mendalam Bupati Asgianto Ditinggal Almarhumah Ibunda Hj. Salbiah: “Berat Sekali, Rasa Mau Lepas Kepala”
Bupati Asgianto: Selagi Ibumu Masih Hidup, Sayangi!

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 16:22 WIB

Gerak Cepat Kawal Hak Rakyat, Bupati Asgianto Perintahkan Bagian Hukum dan Ekonomi Bergerak Taktis: “Kita Tidak Menghalangi Investasi, Tapi Jangan Sampai Masyarakat Dirugikan!”

Rabu, 23 September 2026 - 15:56 WIB

“Benar-benar Tidak Imbang, Kasihan Masyarakat!”: Bupati Asgianto Tegas Sambut Pencabutan Pergub 40/2017 Demi Keadilan Warga PALI

Minggu, 20 September 2026 - 13:30 WIB

Mitigasi Bencana Nol, FPR PALI Tuntut Pertamina Bertanggung Jawab: Jangan Korbankan Rakyat Demi Nafsu Industri!

Minggu, 20 September 2026 - 12:32 WIB

KELALAIAN BRUTAL PERTAMINA PENDOPO: Warga Talang Gas & RSA PALI Siap Gelar Aksi Akbar Jika Tuntutan Diabaikan!

Minggu, 20 September 2026 - 11:59 WIB

Urat Nadi Warga Talang Gas Disedot Tanpa Ampun: Company Man Rig TMMJ #05 Akhirnya Temui Warga, Desak Pengajuan Surat Tertulis

Berita Terbaru