Sekolah Lestari Berdikari Dorong Generasi Muda Jadi Agen Perubahan Lingkungan

Kamis, 15 Mei 2025 - 15:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Musi Banyuasin, tintamerah.co.idPertamina Hulu Energi (PHE) Jambi Merang kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kesadaran lingkungan di kalangan generasi muda. Tahun ini, setelah sukses dengan program Sekolah Cinta Bumi, perusahaan migas yang bernaung di bawah Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 1 meluncurkan program baru bertajuk Sekolah Lestari Berdikari.

Program ini resmi dimulai dengan kegiatan di dua sekolah, yakni SDN Pauh dan SDN Mendis Jaya dengan diikuti lebih dari 500 siswa. Melalui, pendekatan edukatif yang interaktif, para siswa diberikan pemahaman tentang konsep zero waste, serta diajak mempraktikkan langsung cara memilah sampah dan mendaur ulang.

Manager PHE Jambi Merang Field Satrio Mursabdo mengungkapkan, program Sekolah Cinta Bumi yang telah berjalan selama lima tahun di SDN 2 Sukajaya telah membawa dampak nyata. Di antaranya penghargaan Sekolah Adiwiyata tingkat provinsi dan prestasi nasional yang diraih Aqila, seorang siswa yang aktif sebagai penggerak lingkungan cilik.

BACA JUGA  Sertijab Camat Kotabumi Selatan Kepada Dedi Nurman, ST., MH

“Kami ingin semakin banyak generasi muda yang sadar dan peduli terhadap lingkungan, bahkan menjadi agen perubahan di komunitas mereka,” ujarnya.

Sebagai bagian dari tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL), PHE Jambi Merang mengintegrasikan Sekolah Lestari Berdikari ke dalam kegiatan P7 yang berlangsung setiap Sabtu. Hal ini dilakukan agar siswa dapat menerima materi secara lebih menyeluruh.

P7 dalam konteks pendidikan Indonesia merupakan singkatan dari “Pembelajaran 7” dan merujuk pada konsep pembelajaran yang akan menggantikan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dalam Kurikulum Merdeka. P7 bertujuan untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran dan memastikan siswa memperoleh keterampilan yang relevan dengan tantangan zaman.

Di SDN Pauh, siswa mendapat pembelajaran di luar kelas setelah memperoleh sosialisasi tentang zero waste dan pemilahan sampah. Mereka secara langsung mempraktikkan cara memasukkan sampah ke tempat yang sesuai dengan kategorinya—organik atau anorganik. Selain itu, dalam kelompok kecil, siswa juga belajar membuat kerajinan dari kertas dan plastik bekas, serta menyusun eco brick yang nantinya akan mengisi kerangka berbentuk nama sekolah yang telah disiapkan oleh PHE Jambi Merang.

BACA JUGA  Prestasi yang Luar Biasa, SMKN 1 Sungai Lilin Borong Juara Lomba Akuntansi di Universitas Sjakhyakirti

Sementara di SDN Mendis Jaya, siswa lebih banyak diberikan wawasan tentang langkah-langkah sederhana dalam menjaga lingkungan, seperti mengurangi penggunaan sedotan plastik, menghindari kemasan sekali pakai untuk bekal dan jajanan, serta memilah sampah plastik dan organik. Untuk mendukung kebiasaan ini, PHE Jambi Merang menyediakan tumbler dan kotak bekal makanan bagi seluruh siswa yang mengikuti program.

Para kepala sekolah menyambut baik program ini dan berterimakasih pada PHE Jambi Merang dengan pembelakaran lingkungan kepada siswa. Kepala SDN Pauh, Tupardi, menyatakan bahwa anak-anak sangat antusias dalam menerima pembelajaran berbasis praktik.

“Kami akan menjaga semangat ini dengan memastikan mereka konsisten dalam memilah sampah dan mendaur ulang,” ujarnya.

BACA JUGA  Kodim 0403/OKU Gelar Vaksinasi Tahap II Bagi Masyarakat Kecamatan Lubuk Raja

Selain edukasi, PHE Jambi Merang juga memberikan dukungan dalam bentuk fasilitas yang memungkinkan siswa menerapkan wawasan yang telah mereka dapatkan. Setiap sekolah menerima tempat sampah terpisah untuk sampah organik dan anorganik, poster edukasi, serta bibit pohon untuk ditanam di lingkungan sekolah. Melalui Sekolah Lestari Berdikari, PHE Jambi Merang berharap dapat membentuk generasi muda yang lebih peduli terhadap lingkungan dan berperan aktif dalam menjaga kelestarian bumi.***

Narahubung :
Renita Yulia Kuswindriati
Officer Media Relation
PT Pertamina Hulu Rokan Regional 1 Sumatera Zona 1
+62 821-2039-1987
renita.kuswindriati@pertamina.com

Berita Terkait

Mitigasi Bencana Nol, FPR PALI Tuntut Pertamina Bertanggung Jawab: Jangan Korbankan Rakyat Demi Nafsu Industri!
KELALAIAN BRUTAL PERTAMINA PENDOPO: Warga Talang Gas & RSA PALI Siap Gelar Aksi Akbar Jika Tuntutan Diabaikan!
Urat Nadi Warga Talang Gas Disedot Tanpa Ampun: Company Man Rig TMMJ #05 Akhirnya Temui Warga, Desak Pengajuan Surat Tertulis
Mitigasi Bencana Nol, Pertamina & TMMJ Justru Rampas Urat Nadi Warga Talang Gas, PALI: Sungai Penukal Kering Total, Publik Desak Sanksi Tegas!
Perasaan Mendalam Bupati Asgianto Ditinggal Almarhumah Ibunda Hj. Salbiah: “Berat Sekali, Rasa Mau Lepas Kepala”
Bupati Asgianto: Selagi Ibumu Masih Hidup, Sayangi!
Restui Desakan Warga PALI, Gubernur Sumsel Sepakat Cabut Pergub No. 40/2017
Solidaritas Tanpa Batas: Insan Pers Bumi Serepat Serasan Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis yang Hilang di Anak Krakatau

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 13:30 WIB

Mitigasi Bencana Nol, FPR PALI Tuntut Pertamina Bertanggung Jawab: Jangan Korbankan Rakyat Demi Nafsu Industri!

Minggu, 20 September 2026 - 12:32 WIB

KELALAIAN BRUTAL PERTAMINA PENDOPO: Warga Talang Gas & RSA PALI Siap Gelar Aksi Akbar Jika Tuntutan Diabaikan!

Minggu, 20 September 2026 - 11:59 WIB

Urat Nadi Warga Talang Gas Disedot Tanpa Ampun: Company Man Rig TMMJ #05 Akhirnya Temui Warga, Desak Pengajuan Surat Tertulis

Minggu, 20 September 2026 - 11:12 WIB

Mitigasi Bencana Nol, Pertamina & TMMJ Justru Rampas Urat Nadi Warga Talang Gas, PALI: Sungai Penukal Kering Total, Publik Desak Sanksi Tegas!

Jumat, 18 September 2026 - 12:05 WIB

Perasaan Mendalam Bupati Asgianto Ditinggal Almarhumah Ibunda Hj. Salbiah: “Berat Sekali, Rasa Mau Lepas Kepala”

Berita Terbaru