Siasat “Ngamen” ke Provinsi: Strategi Dinas PUTR PALI di Tengah Keterbatasan Anggaran

Selasa, 17 Maret 2026 - 22:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi foto AI DInas PUTR PALI mengusulkan anggaran ke Pemprov Sumsel. (Dok/tintamerah)

Ilustrasi foto AI DInas PUTR PALI mengusulkan anggaran ke Pemprov Sumsel. (Dok/tintamerah)

PALI | tintamerah.co -, Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, terus memutar otak untuk menuntaskan persoalan infrastruktur jalan di tengah kondisi fiskal yang sedang tidak menentu. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUTR) Kabupaten PALI, Ristanto Wahyudi, mengungkapkan bahwa pihaknya kini menerapkan skala “Super Prioritas” untuk menentukan ruas jalan mana yang akan disentuh pembangunan tahun ini.

Dalam keterangannya kepada tintamerah.co, Jumat (6/3/2026), Ristanto tak menampik bahwa anggaran daerah saat ini tergolong minim. Namun, kondisi tersebut tidak menyurutkan langkah pemerintah untuk tetap melakukan pembangunan. Salah satu langkah konkret yang diambil adalah dengan melakukan jemput bola atau “ngamen” ke tingkat provinsi.

Upaya “Ngamen” untuk Bantuan Keuangan

BACA JUGA  Pemdes Tanah Abang Utara Gelar Sosialisasi Penanggulangan Bencana

Ristanto membeberkan bahwa dirinya mendampingi langsung Bupati PALI selama dua hari berturut-turut untuk melakukan koordinasi intensif dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.

“Kami kemarin dua hari berturut-turut bersama Pak Bupati, istilahnya ‘ngamen’ ke provinsi. Kami meminta bantuan, selain untuk pembangunan gedung kantor, juga fokus pada infrastruktur jalan,” ujar Ristanto.

Langkah ini diambil untuk menggaet dana melalui jalur Bantuan Keuangan Bersifat Khusus (BKBK) dan jalur Instruksi Jalan Daerah (IJD). Hal ini dianggap sebagai solusi logis agar pembangunan di Bumi Serepat Serasan tidak mandek meski APBD kabupaten sedang terbatas.

Skala Super Prioritas: Kukui Hingga Jeramba Besi

Menjawab pertanyaan mengenai titik-titik pembangunan tahun ini, Ristanto menjelaskan bahwa pihaknya telah menyusun peta jalan (road map) yang sangat ketat. Dari kategori super prioritas hingga yang kurang prioritas, semua telah didata berdasarkan urutan urgensi.

BACA JUGA  Warga Keluhkan Padamnya Listrik, Ini Penjelasan Manager PLN Rayon Pendopo

Beberapa titik yang menjadi sorotan utama tahun ini antara lain:

  • Ruas Jalan di Kukui
  • Daerah Betung
  • Akses ekonomi dari Kukui hingga Jeramba Besi
  • Kukui menuju Simpang Babat

“Jalan-jalan ini adalah akses ekonomi masyarakat yang mayoritas berprofesi sebagai petani. Kami sudah punya rencana induk jalan kabupaten; mana yang akan dibuka baru, mana yang ditingkatkan kualitasnya, dan mana yang sekadar pemeliharaan,” tegasnya.

Membuka Akses Terisolir: Bandara hingga Sukamaju

Salah satu poin menarik yang disinggung adalah rencana konektivitas dari area Bandara menuju Desa Sukamaju, tepatnya di kawasan Pertamina Benakat Timur (Setuntung). Ristanto mengonfirmasi bahwa seluruh akses tersebut masuk dalam rencana jangka panjang pemerintah.

BACA JUGA  Pemdes Sungai Langan Bersama TP PKK dan Masyarakat Gotong Royong Bersih-Bersih Lingkungan

“Semua akses ingin kita buka ke depan. Namun kembali lagi, kita punya skala prioritas yang harus dilalui karena mengingat keterbatasan anggaran. Di periode Pak Asgianto dan Pak Iwan Tuwaji ini, penganggaran dilakukan benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat yang paling mendesak,” tambahnya.

Ristanto pun mengajak masyarakat untuk turut mendoakan agar upaya lobi (“ngamen”) ke provinsi tersebut membuahkan hasil maksimal. “Sama-sama kita berdoa hasil ‘ngamen’ kami berhasil, sehingga percepatan infrastruktur di PALI bisa tetap berjalan sesuai harapan,” pungkasnya.

 

Laporan: Efran

 

 

Berita Terkait

Firdaus Hasbullah: Di Balik Survei, Aspirasi Rakyat PALI adalah Harga Mati
Menembus Tirai Pendidikan PALI: Efran Bawa Misi Transparansi ke Sekretariat Dewan Pendidikan
Sekda Kartika Yanti Tertular Bupati Asgianto: Komunikasi Publik Pemkab PALI Alami Pembusukan Moral, Kangkangi Perintah dan Sembunyi dari Wartawan
DI BALIK SENYAP BUPATI ASGIANTO: Bukan Bersembunyi, Menjemput Ratusan Miliar untuk PALI yang Diguncang Badai
Skandal Kelangkaan Gas Melon di PALI: Tokoh Masyarakat Muktar Jayadi Tuding Eksekutif Hingga Aparat Hukum Mandul Berjemaah Menghadapi Gerilya Mafia Energi
Ketukan Pintu di Ujung Senja: Langkah Nyata Lurah Talang Ubi Timur Memeluk Warga yang Rapuh
PALI KACAU: Birokrasi Tiarap, Sinergi Forkopimda Ambyar, Rakyat Menjerit di Tengah Tekanan Fiskal!
Pasca Iwan Tuaji Diamankan Kejati Sumsel: Bupati Asgianto ‘Menghilang’, Prokopim Sebut Dinas Luar ke Jakarta

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 17:31 WIB

Firdaus Hasbullah: Di Balik Survei, Aspirasi Rakyat PALI adalah Harga Mati

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:53 WIB

Menembus Tirai Pendidikan PALI: Efran Bawa Misi Transparansi ke Sekretariat Dewan Pendidikan

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:49 WIB

Sekda Kartika Yanti Tertular Bupati Asgianto: Komunikasi Publik Pemkab PALI Alami Pembusukan Moral, Kangkangi Perintah dan Sembunyi dari Wartawan

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:43 WIB

DI BALIK SENYAP BUPATI ASGIANTO: Bukan Bersembunyi, Menjemput Ratusan Miliar untuk PALI yang Diguncang Badai

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:00 WIB

Skandal Kelangkaan Gas Melon di PALI: Tokoh Masyarakat Muktar Jayadi Tuding Eksekutif Hingga Aparat Hukum Mandul Berjemaah Menghadapi Gerilya Mafia Energi

Berita Terbaru