Sinergi PTBA dan BKMT Muara Enim: Mengubah Majelis Taklim Menjadi Kekuatan Ekonomi Kreatif

Kamis, 23 April 2026 - 12:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Muara Enim, Hj. Sumarni, bersama perwakilan PTBA saat membuka Kelas Kreasi Vol. 7 di Rumah BUMN Bukit Asam, Rabu (22/4). Kolaborasi ini bertujuan mengubah Majelis Taklim menjadi motor penggerak ekonomi kreatif di Muara Enim. (Foto: Dok/Humas PTBA)

Wakil Bupati Muara Enim, Hj. Sumarni, bersama perwakilan PTBA saat membuka Kelas Kreasi Vol. 7 di Rumah BUMN Bukit Asam, Rabu (22/4). Kolaborasi ini bertujuan mengubah Majelis Taklim menjadi motor penggerak ekonomi kreatif di Muara Enim. (Foto: Dok/Humas PTBA)

MUARA ENIM | tintamerah.co -, Wajah pemberdayaan ekonomi kerakyatan di Kabupaten Muara Enim kini semakin inklusif. Tidak lagi sekadar berfokus pada sektor industri besar, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) melalui Rumah BUMN kembali memperkuat akar rumput dengan menggelar Kelas Kreasi Vol. 7, sebuah inisiatif yang menyasar kemandirian ekonomi berbasis komunitas.

Bekerja sama dengan Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kabupaten Muara Enim, kegiatan yang berlangsung pada Rabu (22/4/2026) ini membuktikan bahwa institusi keagamaan memiliki potensi besar untuk bertransformasi menjadi inkubator bisnis yang produktif.

Lebih dari Sekadar Ilmu Agama

Wakil Bupati Muara Enim sekaligus Ketua BKMT, Ir. Hj. Sumarni, M.Si., menegaskan bahwa peran majelis taklim di era modern harus melampaui aspek spiritual. Menurutnya, pemberdayaan ekonomi umat adalah pilar penting untuk menciptakan ketahanan keluarga.

BACA JUGA  Polsek Penukal Utara Lakukan Giat Jum'at Curhat Di Desa Prabumenang

“Majelis taklim tidak hanya menjadi tempat untuk memperdalam ilmu agama, tetapi juga harus berkembang menjadi wadah pemberdayaan ekonomi. Kami ingin para peserta lebih mandiri, produktif, dan mampu berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah,” ujar Sumarni dengan lugas di hadapan 30 peserta yang hadir.

Ia juga menekankan bahwa perempuan memiliki peran sentral sebagai penggerak ekonomi mikro. Melalui keterampilan yang diasah dalam Kelas Kreasi ini, peluang untuk membuka sumber penghasilan baru di rumah tangga menjadi sangat terbuka lebar.

Komitmen Berkelanjutan Sang Raksasa Energi

Sebagai perusahaan yang beroperasi di wilayah Bumi Serasan Sekundang, PTBA memposisikan diri bukan sekadar penambang energi, melainkan mitra strategis bagi UMKM lokal.

BACA JUGA  Mahasiswa KKN STIT MH PALI Gotong Royong Bersama Warga Desa Spantan Jaya

Weny Yuliastuti, Micro & Small Enterprise Funding Section Head PTBA, menjelaskan bahwa Kelas Kreasi adalah instrumen nyata perusahaan dalam menjamin keberlanjutan ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasional.

“Kami berharap peserta tidak hanya membawa pulang keterampilan baru, tetapi juga mentalitas usaha yang berkelanjutan. Tujuannya satu: peningkatan kesejahteraan keluarga melalui kreativitas,” tegas Weny.

Analisis: Menanti Dampak Multiplier

Langkah PTBA menggandeng BKMT dinilai sebagai strategi yang cerdas dan tepat sasaran. Dengan memanfaatkan jaringan struktural majelis taklim yang tersebar luas, program edukasi keterampilan ini memiliki peluang keberhasilan yang lebih tinggi dibandingkan pelatihan konvensional.

Ke depan, tantangan utamanya adalah memastikan bahwa ke-30 peserta ini mendapatkan akses pasar dan pendampingan lanjutan pasca-pelatihan. Jika sinergi antara pemerintah daerah, organisasi masyarakat, dan dunia usaha ini terus konsisten, bukan tidak mungkin Muara Enim akan melahirkan klaster UMKM baru yang lahir dari rahim komunitas religi.

BACA JUGA  Direktur RSUD Talang Ubi Sebut Bupati Asgianto Siapkan Karpet Merah Beasiswa Dokter Spesialis

Kelas Kreasi Vol. 7 bukan sekadar seremoni, melainkan sebuah pesan kuat bahwa kemandirian ekonomi dimulai dari tangan-tangan kreatif yang mau terus belajar.

 

Penulis: Efran | Editor: tintamerah.co

Berita Terkait

Mitigasi Bencana Nol, FPR PALI Tuntut Pertamina Bertanggung Jawab: Jangan Korbankan Rakyat Demi Nafsu Industri!
KELALAIAN BRUTAL PERTAMINA PENDOPO: Warga Talang Gas & RSA PALI Siap Gelar Aksi Akbar Jika Tuntutan Diabaikan!
Urat Nadi Warga Talang Gas Disedot Tanpa Ampun: Company Man Rig TMMJ #05 Akhirnya Temui Warga, Desak Pengajuan Surat Tertulis
Mitigasi Bencana Nol, Pertamina & TMMJ Justru Rampas Urat Nadi Warga Talang Gas, PALI: Sungai Penukal Kering Total, Publik Desak Sanksi Tegas!
Perasaan Mendalam Bupati Asgianto Ditinggal Almarhumah Ibunda Hj. Salbiah: “Berat Sekali, Rasa Mau Lepas Kepala”
Bupati Asgianto: Selagi Ibumu Masih Hidup, Sayangi!
Restui Desakan Warga PALI, Gubernur Sumsel Sepakat Cabut Pergub No. 40/2017
Solidaritas Tanpa Batas: Insan Pers Bumi Serepat Serasan Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis yang Hilang di Anak Krakatau

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 13:30 WIB

Mitigasi Bencana Nol, FPR PALI Tuntut Pertamina Bertanggung Jawab: Jangan Korbankan Rakyat Demi Nafsu Industri!

Minggu, 20 September 2026 - 12:32 WIB

KELALAIAN BRUTAL PERTAMINA PENDOPO: Warga Talang Gas & RSA PALI Siap Gelar Aksi Akbar Jika Tuntutan Diabaikan!

Minggu, 20 September 2026 - 11:59 WIB

Urat Nadi Warga Talang Gas Disedot Tanpa Ampun: Company Man Rig TMMJ #05 Akhirnya Temui Warga, Desak Pengajuan Surat Tertulis

Minggu, 20 September 2026 - 11:12 WIB

Mitigasi Bencana Nol, Pertamina & TMMJ Justru Rampas Urat Nadi Warga Talang Gas, PALI: Sungai Penukal Kering Total, Publik Desak Sanksi Tegas!

Jumat, 18 September 2026 - 12:05 WIB

Perasaan Mendalam Bupati Asgianto Ditinggal Almarhumah Ibunda Hj. Salbiah: “Berat Sekali, Rasa Mau Lepas Kepala”

Berita Terbaru