PALI | tintamerah.co -, Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan menegaskan komitmennya untuk tetap menjaga stabilitas fiskal dan mengejar target APBD sebesar Rp2 triliun yang dicanangkan Bupati Asgianto. Langkah ini diambil sebagai respons rencana strategis dalam menghadapi tantangan pengurangan dana transfer dari pemerintah pusat yang mencapai ratusan miliar rupiah.
Kepala Bappeda Kabupaten PALI, Hj. Rina Anggraini mengungkapkan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan strategi fiskal terpadu agar target pembangunan tetap realistis dan terukur meski ruang fiskal sedang tertekan.
Empat Pilar Strategi Ekstra
Untuk menambal celah pemotongan dana transfer, Pemkab PALI menjalankan empat langkah utama:
- Optimalisasi PAD secara Agresif: Melakukan intensifikasi dan ekstensifikasi pajak daerah, termasuk pemutakhiran data wajib pajak di sektor perkebunan, migas, dan pertambangan.
- Refocusing dan Efisiensi Belanja: Melakukan rasionalisasi besar-besaran pada belanja perjalanan dinas, kegiatan seremonial, dan belanja penunjang lainnya.
- Mengejar Dana Transfer Alternatif: Meningkatkan koordinasi untuk memperoleh Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Insentif Fiskal, serta bantuan keuangan dari provinsi.
- Peningkatan Investasi: Menyederhanakan perizinan dan mendorong hilirisasi sektor unggulan guna memperluas basis pajak dan retribusi daerah.
Peningkatan Investasi: Menyederhanakan perizinan dan mendorong hilirisasi sektor unggulan guna memperluas basis pajak dan retribusi daerah.Digitalisasi dan Pemetaan Potensi PAD
Dalam upaya mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD), Pemkab PALI tidak hanya mengandalkan metode konvensional. Langkah konkret yang diambil meliputi pengembangan sistem digitalisasi pajak daerah serta penguatan pengawasan dan penagihan.
“Kami melakukan pemutakhiran data dan pemetaan potensi pajak secara detail, namun tetap memastikan langkah ini tidak membebani masyarakat kecil dan menjaga iklim investasi tetap kondusif,” ujar Rina dalam keterangan pers yang diterima tintamerah.co, Senin (9/3/2026).
Menjaga Program Strategis Bupati
Meskipun terjadi pengetatan anggaran, Bappeda PALI menjamin bahwa program strategis Bupati yang menyentuh pelayanan dasar tetap berjalan. Skala prioritas disusun dengan pendekatan efisiensi dan akuntabilitas.
Anggaran akan difokuskan pada:
- Pelayanan dasar dan infrastruktur desa.
- Pemberdayaan ekonomi dan penguatan sosial.
- Belanja berbasis kinerja di mana setiap alokasi disesuaikan dengan target yang terukur.
Belanja berbasis kinerja di mana setiap alokasi disesuaikan dengan target yang terukur.Sementara itu, kegiatan yang dianggap non-urgen dan tidak berdampak langsung pada indikator kinerja daerah akan dijadwalkan ulang pada tahun anggaran berikutnya.“Pemerintah Kabupaten PALI berkomitmen menjaga stabilitas keuangan daerah sekaligus memastikan program pembangunan strategis tetap berjalan efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan,” tutup Rina dalam pernyataan tersebut.
Penulis: eja | Editor: Efran















