Suara Lantang Santi Yulianti: Pemkab, DPRD, dan Perusahaan Harus Peduli Jeritan Fasilitas Pedagang Sunday Morning

Minggu, 7 Juni 2026 - 16:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Koperasi dan UKM PALI, Rohman (tengah, kaos hitam), berfoto bersama pelaku UMKM Bubur Ayam Bandung, Santi Yulianti (baju abu-abu berhijab hitam memakai kacamata), di sela kegiatan Sunday Morning Lapangan Sanggar Pramuka Gelora November Pertamina Pendopo, Talang Ubi, PALI, Minggu (7/6/2026). (Foto: Dok/tintamerah.co)

Kepala Dinas Koperasi dan UKM PALI, Rohman (tengah, kaos hitam), berfoto bersama pelaku UMKM Bubur Ayam Bandung, Santi Yulianti (baju abu-abu berhijab hitam memakai kacamata), di sela kegiatan Sunday Morning Lapangan Sanggar Pramuka Gelora November Pertamina Pendopo, Talang Ubi, PALI, Minggu (7/6/2026). (Foto: Dok/tintamerah.co)

PALI | tintamerah.co -, Kehadiran ajang Sunday Morning di Lapangan Sanggar Pramuka Gelora November Pertamina Pendopo, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, sukses menyedot perhatian dan menjadi magnet ekonomi baru bagi masyarakat. Kendati demikian, di balik perputaran rupiah dan antusiasme warga yang hadir pada Minggu (7/6/2026), tersimpan persoalan klasik yang butuh penanganan segera dari pihak-pihak pengambil kebijakan.

Suara lantang dan kritik tajam datang dari salah satu pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal, Santi Yulianti, yang sehari-hari mengais rezeki dengan berjualan Bubur Ayam Bandung di lokasi tersebut. Dirinya secara blak-blakan menyuarakan jeritan hati para pedagang kecil yang selama ini merasa terganjal oleh minimnya perhatian sektor fasilitas publik.

BACA JUGA  Polres PALI Hadiri Sosialisasi dan Penyuluhan Hukum Tentang Restorative Justice (RJ) di Desa Babat

Santi menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PALI, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) PALI, hingga jajaran perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah PALI tidak boleh tutup mata dan harus peduli terhadap keberlangsungan hidup serta kenyamanan para pedagang Sunday Morning.

Dalam keterangannya, Santi menguraikan sejumlah permasalahan krusial yang dihadapi para pelaku usaha secara berurutan. Berdasarkan catatan dan evaluasi lapangan, persoalan mendasar pertama yang sangat mengganggu kenyamanan, baik bagi pedagang maupun pengunjung, adalah ketiadaan fasilitas toilet umum yang memadai dan terjaga kebersihannya. Menurutnya, keberadaan fasilitas saniter yang bersih dengan petugas khusus yang merawatnya sangat mendesak agar area publik tersebut tetap higienis dan nyaman digunakan.

Persoalan berikutnya yang tidak kalah krusial adalah minimnya bantuan sarana berupa tenda jualan. Banyak pelaku UMKM yang terpaksa berlapak dengan kondisi seadanya, sehingga mereka rentan terpapar panas terik matahari maupun guyuran air hujan. Kondisi ini dinilai sangat menghambat produktivitas pedagang dalam menjemput asa di tengah potensi omzet yang sebenarnya bisa mencapai jutaan rupiah.

BACA JUGA  Jeritan Emak-Emak Simpang Raja PALI: Harga Elpiji 3 Kg Pernah Tembus Rp40 Ribu, Pemkab dan Aparat Tutup Mata?

Rentetan persoalan ini sejalan dengan apa yang sempat disoroti dalam laporan media tintamerah.co sebelumnya. Dalam laporan tersebut diungkapkan bagaimana semangat membara para pelaku UMKM untuk mandiri secara ekonomi justru kerap berbenturan dengan sistem bongkar pasang kebijakan dan pengelolaan lapangan yang dinilai belum konsisten serta belum berpihak sepenuhnya pada kebutuhan riil di bawah.

Lebih lanjut, laporan dari media yang sama juga sempat menggarisbawahi ironi besar yang terjadi di lapangan. Di satu sisi, geliat ekonomi warga begitu tinggi dengan perputaran uang yang menjanjikan, namun di sisi lain, potensi emas tersebut justru terancam layu dan terganjal akibat minimnya sarana serta infrastruktur publik penunjang yang disediakan oleh pihak berwenang.

BACA JUGA  Bentuk Kepedulian Kepada Masyarakat Terdampak Banjir, Kapolres PALI Beri Bantuan Sembako

Oleh karena itu, melalui momentum Sunday Morning ini, Santi Yulianti meminta dengan tegas agar Pemkab PALI melalui dinas terkait, jajaran legislatif di DPRD, serta program tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR) dari perusahaan-perusahaan besar di PALI, dapat segera bersinergi merumuskan solusi konkret. Pedagang tidak hanya butuh ruang untuk berjualan, tetapi juga memerlukan jaminan fasilitas yang layak demi keberlanjutan roda ekonomi kerakyatan di Bumi Serepat Serasan.

 

Penulis: Efran | Editor: tintamerah.co

Berita Terkait

Gerak Cepat Kawal Hak Rakyat, Bupati Asgianto Perintahkan Bagian Hukum dan Ekonomi Bergerak Taktis: “Kita Tidak Menghalangi Investasi, Tapi Jangan Sampai Masyarakat Dirugikan!”
“Benar-benar Tidak Imbang, Kasihan Masyarakat!”: Bupati Asgianto Tegas Sambut Pencabutan Pergub 40/2017 Demi Keadilan Warga PALI
Mitigasi Bencana Nol, FPR PALI Tuntut Pertamina Bertanggung Jawab: Jangan Korbankan Rakyat Demi Nafsu Industri!
KELALAIAN BRUTAL PERTAMINA PENDOPO: Warga Talang Gas & RSA PALI Siap Gelar Aksi Akbar Jika Tuntutan Diabaikan!
Urat Nadi Warga Talang Gas Disedot Tanpa Ampun: Company Man Rig TMMJ #05 Akhirnya Temui Warga, Desak Pengajuan Surat Tertulis
Mitigasi Bencana Nol, Pertamina & TMMJ Justru Rampas Urat Nadi Warga Talang Gas, PALI: Sungai Penukal Kering Total, Publik Desak Sanksi Tegas!
Perasaan Mendalam Bupati Asgianto Ditinggal Almarhumah Ibunda Hj. Salbiah: “Berat Sekali, Rasa Mau Lepas Kepala”
Bupati Asgianto: Selagi Ibumu Masih Hidup, Sayangi!

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 16:22 WIB

Gerak Cepat Kawal Hak Rakyat, Bupati Asgianto Perintahkan Bagian Hukum dan Ekonomi Bergerak Taktis: “Kita Tidak Menghalangi Investasi, Tapi Jangan Sampai Masyarakat Dirugikan!”

Rabu, 23 September 2026 - 15:56 WIB

“Benar-benar Tidak Imbang, Kasihan Masyarakat!”: Bupati Asgianto Tegas Sambut Pencabutan Pergub 40/2017 Demi Keadilan Warga PALI

Minggu, 20 September 2026 - 13:30 WIB

Mitigasi Bencana Nol, FPR PALI Tuntut Pertamina Bertanggung Jawab: Jangan Korbankan Rakyat Demi Nafsu Industri!

Minggu, 20 September 2026 - 12:32 WIB

KELALAIAN BRUTAL PERTAMINA PENDOPO: Warga Talang Gas & RSA PALI Siap Gelar Aksi Akbar Jika Tuntutan Diabaikan!

Minggu, 20 September 2026 - 11:59 WIB

Urat Nadi Warga Talang Gas Disedot Tanpa Ampun: Company Man Rig TMMJ #05 Akhirnya Temui Warga, Desak Pengajuan Surat Tertulis

Berita Terbaru