Tidak Taat Pajak, Tim Gabungan Terjun Kelapangan

Kamis, 2 Desember 2021 - 11:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banyuasin | Tintamerah.co.id – Menindaklanjuti hasil rapat koordinasi teknis dan pelaksanaan penertiban dan penegakan peraturan daerah terhadap wajib pajak sarang burung walet dan pajak reklame di Kecamatan Betung dan terbitnya Surat Perintah Bupati Banyuasin, segenap tim gabungan melakukan penertiban di wilayah Kabupaten Betung pada Rabu, (01/12/2021).

Saat ini ada 5 sarang burung walet yang dilakukan penyegelan karena tidak mengindahkan surat imbauan Bupati untuk melakukan kewajibannya dalam membayar retribusi pajak reklame.

Tim gabungan terdiri dari jajaran H. Supriadi, SE.,MSTr Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Banyuasin, Drs. Indra Hadi, M.Si Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Banyuasin, Dr. Drs. H. Ali Sadikin, M.Si Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Banyuasin, Noffaredy, S.Sos., MM Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Banyuasin, Muhammad Sobir, S.Sos Camat Betung Kabupaten Banyuasin, Jupriyadi, S.IP Anggota DPRD Banyuasin, unsur kepolisian resort Banyuasin, dan unsur komando rayon militer Betung.

BACA JUGA  Personel Bhabinkamtibmas Polres Pagaralam Dilatih Peningkatan Kemampuan da’i

Kepala Badan Pendapatan Daerah H. Supriadi SE,. MSTr mengatakan, saat ini ada 59 pemilik sarang burung walet di Kecamatan Butung baik usaha maupun perorangan, ada 9 taat pajak, dan 50 yang belum taat pajak.

“Ini baru 5 yang kita lakukan penyegelan, untuk memperingatkan kepada yang lain agar tertib membayar pajak, jikalau tidak diindahkan, kedepan akan dilakukan hal yang sama kepada sarang burung walet lainnya,” ucapnya

Potensi peningkatan yang dihasilkan oleh pajak sarang burung walet ini cukup berpotensi dalam rangka peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk Kabupaten Banyuasin.

“Ini merupakan potensi yang besar dimiliki oleh Kabupaten Banyuasin, setidaknya ada sekitar 360an lebih sarang burung walet yang ada di Kabupaten Banyuasin, jika mereka tertib biasa diatas 1 M untuk PAD Banyuasin,” jelasnya.

BACA JUGA  SKK Migas-PEP Adera Field Kembali Tambah Produksi 2.424 BOPD dari Sumur BNG-52

Ditempat yang sama, Drs. Indra Hadi, M.Si Kasat Pol PP Banyuasin mengatakan, hari ini baru shock therapy untuk para pemilik. Kedepan jika tidak diindahkan, akan ada tindakan pemutusan listrik, dan penggembokan sampai pemilik menyelesaikan kewajibannya.

“Hari ini juga selain sarang walet juga ditertibkan usaha minyak mentah yang berlokasi dilingkungan penduduk, yang sudah meresahkan masyarakat. Tentunya kami mengajak para pemilik usaha agar tetap tertib dan taat aturan,” katanya.

Sementara itu Anggota DPRD Banyuasin Jupriyadi S.IP, mendukung penuh upaya yang dilakukan oleh pemerintah agar pemilik tertib pajak dan dapat membantu PAD banyuasin.

“Disini kami dari Komisi II DPRD Banyuasin hadir turun langsung kelapangan menyaksikan langsung penyegelan ini, untuk mengingatkan dan mengajak kepada para pemilik usaha sarang burung walet ini agar taat pajak. Karena memang masih banyak sekali yang belum membayar,” terangnya.
(Denny)

Berita Terkait

Mitigasi Bencana Nol, FPR PALI Tuntut Pertamina Bertanggung Jawab: Jangan Korbankan Rakyat Demi Nafsu Industri!
KELALAIAN BRUTAL PERTAMINA PENDOPO: Warga Talang Gas & RSA PALI Siap Gelar Aksi Akbar Jika Tuntutan Diabaikan!
Urat Nadi Warga Talang Gas Disedot Tanpa Ampun: Company Man Rig TMMJ #05 Akhirnya Temui Warga, Desak Pengajuan Surat Tertulis
Mitigasi Bencana Nol, Pertamina & TMMJ Justru Rampas Urat Nadi Warga Talang Gas, PALI: Sungai Penukal Kering Total, Publik Desak Sanksi Tegas!
Perasaan Mendalam Bupati Asgianto Ditinggal Almarhumah Ibunda Hj. Salbiah: “Berat Sekali, Rasa Mau Lepas Kepala”
Bupati Asgianto: Selagi Ibumu Masih Hidup, Sayangi!
Restui Desakan Warga PALI, Gubernur Sumsel Sepakat Cabut Pergub No. 40/2017
Solidaritas Tanpa Batas: Insan Pers Bumi Serepat Serasan Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis yang Hilang di Anak Krakatau

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 13:30 WIB

Mitigasi Bencana Nol, FPR PALI Tuntut Pertamina Bertanggung Jawab: Jangan Korbankan Rakyat Demi Nafsu Industri!

Minggu, 20 September 2026 - 12:32 WIB

KELALAIAN BRUTAL PERTAMINA PENDOPO: Warga Talang Gas & RSA PALI Siap Gelar Aksi Akbar Jika Tuntutan Diabaikan!

Minggu, 20 September 2026 - 11:59 WIB

Urat Nadi Warga Talang Gas Disedot Tanpa Ampun: Company Man Rig TMMJ #05 Akhirnya Temui Warga, Desak Pengajuan Surat Tertulis

Minggu, 20 September 2026 - 11:12 WIB

Mitigasi Bencana Nol, Pertamina & TMMJ Justru Rampas Urat Nadi Warga Talang Gas, PALI: Sungai Penukal Kering Total, Publik Desak Sanksi Tegas!

Jumat, 18 September 2026 - 12:05 WIB

Perasaan Mendalam Bupati Asgianto Ditinggal Almarhumah Ibunda Hj. Salbiah: “Berat Sekali, Rasa Mau Lepas Kepala”

Berita Terbaru