SKK Migas-PEP Adera Field Kembali Tambah Produksi 2.424 BOPD dari Sumur BNG-52

Kamis, 20 Oktober 2022 - 14:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALI | Tintamerah.co.id – Upaya peningkatan produksi yang dilakukan SKK Migas dan Pertamina Hulu Rokan (PHR) Regional Sumatera Zona 4 kembali membuahkan hasil. Kali ini, Pertamina EP (PEP) Adera Field menyumbang tambahan produksi migas dari sumur pengembangan Benuang BNG-D1 (BNG-52) sebesar 2.424 barel minyak per hari (barrel oil per day/BOPD) pada kondisi jepitan open flow.

Sebelumnya, PEP Adera Field berhasil menemukan hidrokarbon sebesar 3.111 barel minyak ekuivalen per hari (barrel oil equivalent per day/BOEPD) dari target 496 BOEPD, atau 627% dari target. Produksi ini didapat dari pengeboran sumur pengembangan BNG-B1 yang berlokasi di Desa Benuang, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan.

Keberhasilan ini merupakan sebuah prestasi mengingat target awal produksi dari sumur ini adalah 70 barel kondensat per hari (barrel condensate per day /BCPD), atau 3.463% dari target. Keberhasilan pengeboran pengembangan ini berpotensi menambah cadangan minyak inplace di blok D Benuang sebesar 34,83 Million Stock Tank Barrels (MMSTB) sehingga membuka peluang untuk pengembangan struktur Benuang.

BACA JUGA  Satreskoba Polres PALI Polda Sumsel Kembali Mengamankan Diduga Pengedar Sabu

Sumur ini dibor menggunakan rig PDSI#05.2/OW760-M dan diselesaikan pada 16 September 2022 atau 40 hari lebih cepat dari target semula 65 hari. General Manager Zona 4, Agus Amperianto, menjelaskan efisiensi biaya dan waktu dapat dicapai tanpa mengesampingkan aspek safety dan pengelolaan lingkungan hidup.

“Total gross revenue yang diberikan kepada negara dari sumur BNG-D1 atau BNG-52 sebesar USD 218,160 per hari. Dengan investasi pengeboran pengembangan sebesar USD 5,514,603, pengembalian investasi dapat dicapai dalam waktu 26 hari,” terang Agus.

Agus Amperianto menambahkan bahwa indikator capaian sasaran produksi migas PHR Regional Sumatera Zona 4 adalah terwujudnya perlindungan lingkungan, keselamatan operasi dan usaha penunjang, dengan mengutamakan aspek keteknikan yang baik. Penerapan kaidah keteknikan yang baik adalah penerapan metoda rekayasa keteknikan yang telah terbukti, prosedur yang diterima secara luas, efisien, dan memenuhi regulasi, yang dapat memenuhi harapan dari para pemangku kepentingan setempat.

BACA JUGA  Kapolda Sumsel. Laksanakan Salat Idul Adha Bersama Ratusan Warga

“Di samping itu, PHR Regional Sumatera Zona 4 turut berkontribusi dalam kegiatan sosial diantaranya pengembangan dan pemberdayaan masyarakat, donor darah, bakti sosial peduli korban bencana, dan penanaman pohon,” terang Agus.

Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagsel, Anggono Mahendrawan, menyebutkan bahwa temuan ini merupakan pencapaian yang sangat baik sebagai hasil dari upaya yang selama ini dilakukan oleh PHR. “Sebagai salah satu Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) yang memiliki target pengeboran paling banyak di tahun 2022 ini, PHR memang harus berupaya lebih masif untuk menemukan cadangan-cadangan migas di wilayah operasi,” ujar Anggono.

Anggono juga menyampaikan bahwa SKK Migas selanjutnya akan memberikan dukungan terhadap rencana-rencana pengeboran yang dijalankan oleh semua KKKS, khususnya di wilayah Sumbagsel, termasuk PHR.

BACA JUGA  Penyerahan Bantuan Bencana Banjir di Wilayah Kecamatan Rantau Bayur, Kabupaten Banyuasin

“Penemuan ini akan berkontribusi pula terhadap pencapaian target produksi migas nasional. Harapannya semua target yang diberikan kepada PHR dapat terpenuhi dan produksi terus meningkat. Kita wajib optimis bahwa target produksi 1 juta barel minyak per hari (BOPD) dan 12 miliar standar kaki kubik gas per hari (BSCFD) pada tahun 2030 dapat diwujudkan,” tutup Anggono.*

Berita Terkait

Skandal “Bangkai Besi” Berulang: Mesin ATM Mandiri Simpang Lima Pendopo PALI Rusak Lagi, Manajemen Cuek dan Alergi Perbaikan Total?
Layanan Bobrok, ATM Mandiri PALI Mangkrak: Anggaran Ada, Solusi Tiada!
Kado Pahit HUT ke- 28 Bank Mandiri Untuk Nasabah PALI: Mesin ATM Rusak Bertahun-Tahun di Hari Jadi Korporasi
Skandal “Bangkai Besi” ATM Mandiri PALI: Layanan Bobrok & Merugikan Nasabah, Ketua LSM Serampuh Desak Pinca Dicopot!
Skandal “Bangkai Besi” ATM Bank Mandiri Cabang Pendopo PALI, Pimpinan Cabang Diduga “Alergi” Konfirmasi dan Abaikan Hak Nasabah
Bongkar Dugaan Rekrutmen Tertutup Pertamina Adera Field: DPRD PALI Layangkan Surat Pemanggilan Resmi, Tuntut Keadilan Bagi Tenaga Kerja Lokal
PA GMNI PALI: Tidak Boleh Ada Rekrutmen Tertutup, Setiap Perusahaan Harus Terbuka dan Non-Diskriminatif
Firdaus Hasbullah: Tiga Tim ORADO PALI Siap Harumkan Nama Daerah di Turnamen 101 Piala Panglima TNI

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:58 WIB

Skandal “Bangkai Besi” Berulang: Mesin ATM Mandiri Simpang Lima Pendopo PALI Rusak Lagi, Manajemen Cuek dan Alergi Perbaikan Total?

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:48 WIB

Layanan Bobrok, ATM Mandiri PALI Mangkrak: Anggaran Ada, Solusi Tiada!

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:32 WIB

Kado Pahit HUT ke- 28 Bank Mandiri Untuk Nasabah PALI: Mesin ATM Rusak Bertahun-Tahun di Hari Jadi Korporasi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Skandal “Bangkai Besi” ATM Mandiri PALI: Layanan Bobrok & Merugikan Nasabah, Ketua LSM Serampuh Desak Pinca Dicopot!

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Skandal “Bangkai Besi” ATM Bank Mandiri Cabang Pendopo PALI, Pimpinan Cabang Diduga “Alergi” Konfirmasi dan Abaikan Hak Nasabah

Berita Terbaru