PALI | Tintamerah.co.id -, Bakal Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan Devi Haryanto – Ferdinan (DEFE) menggelar acara peringatan Maulid Nabi di Posko Pemenangan DEFE, Ballroom Nurtania, Handayani Mulya, Talang Ubi, Pendopo, Kamis (19/9).
Dalam kesempatan itu, Devi Haryanto mengajak masyarakat PALI untuk menjadikan akhlak mulia pejuang revolusi Rasulullah SAW sebagai pedoman hidup.
Devi mengatakan memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan sarana untuk memeperkuat iman, takwa, dan rasa kemanusian.
Dihadapan para pendukung dan simpatisannya, ia mengajak semua elemen masyarakat khususnya para pemimpin untuk senantiasa meneladani sifat Nabi Muhammad SAW dalam mnegambil kebijakan.
Mengusung tema “Meneladani Nabi Muhammad SAW dalam Melayani dan Membangun Masyarakat PALI”, Pasangan DEFE mendapuk Ustadz Lasmiadi untuk mengisi ceramah singkat dalam kegiatan tersebut menyampaikan pesan moral kepada masyarakat PALI.
Lasmiadi menyampaikan maksud dan tujuan Pasangan DEFE menggelar acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 H.
“Yang pertama bahwa diselenggarakannya acara ini sebagai bagian partisipasi dalam rangka memeriahkan peringatan hari besar Islam, dalam hal ini Maulid Nabi Besar Muhammad SAW. Yang kedua sebagai bentuk ajang silaturahmi antara Paslon kita yaitu Pak Devi Haryanto dan Pak H. Muhammad Ferdinan dengan masyarakat,” kata Lasmiadi kepada Tintamerah.co.id beberapa saat selesai acara.
“Yang ketiga ya kita berupaya untuk agar masyarakat mendapatkan apa namanya, pencerahan-pencerahan terkait dengan hal-hal yang terkait dengan kehidupan Rasulullah SAW,” Lasmiadi menambahkan.
Selain itu, Lasmiadi mengatakan bahwa momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW seiring dengan salah satu Visi dan Misi yang terterah di dalam program keagamaan sebagai bagian upaya meningkatkan religiusitas masyarakat PALI ketika nantinnya pasangan DEFE terpilih menjadi pemimpin di Bumi Serepat Serasan,
Artinya, kata Lasmiadi, pasangan DEFE akan memperkuat peradaban Islam dengan semangat nilai-nilai keagamaan untuk masyarakat kabupaten PALI yang mayoritas beragama muslim.
Lebih lanjut, Lasmiadi menerangkan bahwa umat muslim dunia menjadikan Nabi Muhammad SAW sebagai sosok teladan seorang pemimpin.
“Selama ini kita belajar bahwa sumber pelajaran yang terbaik itu adalah kehidupan Nabi Muhammad SAW karena salah satu peran beliau itu adalah sebagai kepala pemerintahan sekaligus sebagai kepala negara, dimana beliau bisa membangun negara Madinah dengan sangat baik meskipun dengan kultur yang beragam bahkan agama yang baragam,” terang Lasmiadi.
Oleh karena itu, ujar Lasmiadi, apabila pasangan DEFE terpilih, pihaknya akan menekankan dan mengingatkan pasangan DEFE untuk senantiasa meneladani kepemimpinan Rasulullah SAW saat menjalankan amanah yang diberikan masyarakat untuk mewujudkan PALI maju dan sejahtera.
Kemudian, Lasmiadi menyampaikan beberapa pesan moral yang disampaikan dalam ceramah singkatnya.
Pertama, kata Lasmiadi, dalam mendidik anak peran orang tua menjadi faktor utama. Ia mencontohkan, kepribadian Rasullah SAW sudah ditempah sejak usia dini. Kehidupan Rasullah SAW tidak terlepas dari peran dari Ibu, Kakek, dan Pamannya. Menurut Lasmiadi, jika seseorang pernah gagal menjadi anggota legislatif, orang tersebut masih mempunyai kesempatan dan peluang di periode berikutnya. Namun, ketika orang tua gagal dalam mendidik anaknya maka akan sangat sulit bagi orang tersebut untuk memperbaiki perilaku anaknya. Oleh karena itu, ia berpesan jangan sampai orang tua gagal mempersiapkan masa depan anaknya terutama dalam hal pendidikan moral, akhlak, dan agama. Sebab ujar Lasmiadi, tidak ada yang paling menyedihkan bagi orang tua selain ia menyadari bahwa anak-anaknya tidak memiliki kemampuan untuk berbakti kepada orang tua dan agamanya.
Yang kedua, Lasmiadi mengajak masyarakat untuk mencontoh kehidupan Nabi Muhammad SAW tidak pernah cemburu dengan rezeki yang didapatkan orang lain lebih besar darinya. Ia mengatakan, sebagai umat manusia kita sering iri dengan rezeki orang, suka menilai mengapa kehidupan orang lain lebih baik dari pada yang kita dapatkan. Namun Lasmiadi menegaskan, apapun kondisi kehidupan yang dapatkan seseorang saat ini, sesungguhnya itu yang terbaik menurut Allah SWT. Untuk itu, Lasmiadi berpesan kapada tamu undangan untuk fokus dengan takdir kehidupannya, karena orang beriman yakin bahwa sesungguhnya tidak ada orang paling bahagia dalam hidup ini kecuali kita.
Terakhir, Lasmiadi mengatakan terkadang kita terlalu fokus memperhatikan kehidupan orang lain sehingga salah menilai Allah terhadap rezeki. Menurut dia, sesungguhnya rezeki sudah diatur oleh Allah SWT, tidak ada rezeki yang tertukar, Allah SWT menyediahkan pintu-pintu rezeki itu dengan ikhtiar umatnya.
Seperti diketahui, pasangan DEFE merupakan salah satu dari empat Bakal Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati PALI Periode 2024 – 2029. DEFE merupakan pasangan pertama yang mendaftakan diri ke KPU kabupaten PALI tanggal 27 Agustus 2024 kemarin.
Pasangan DEFE akan bersaing dengan pasangan Asgianto – Iwan Tuaji, Junaidi – Eduar, dan Asri – Irwan memperebutkan kursi kekuasaan untuk meneruskan kepemimpinan Heri Amalindo – Soemarjono.
Sementara, KPU kabupaten terus menggulirkan tahapan Pilkada Serentak yang diselenggarakan tanggal 27 November mendatang. Hari ini, KPU menggelar Rapat Pleno Penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Hotel Srikandi, Handayani Mulya.
(TM/eja)















