Anggaran Media Online PALI 2026 Dipangkas, Diskominfostaper Kedepankan Prinsip Pemerataan

Rabu, 4 Maret 2026 - 19:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt. Kepala Dinas Kominfostaper PALI, Imansyah, saat menghadiri Puncak Peringatan Hari Pers Nasional 9 Februari 2024 di Jakarta.
(Dok/Imasnyah)

Plt. Kepala Dinas Kominfostaper PALI, Imansyah, saat menghadiri Puncak Peringatan Hari Pers Nasional 9 Februari 2024 di Jakarta. (Dok/Imasnyah)

PALI | tintamerah.co -, Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, memberikan penjelasan resmi terkait penyesuaian anggaran kemitraan advertorial media online untuk Tahun Anggaran 2026. Langkah ini diambil sebagai strategi menjaga stabilitas fiskal daerah tanpa mengesampingkan peran media sebagai mitra pemerintah.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfostaper) Kabupaten PALI, Imansyah, menyatakan bahwa kebijakan ini didasari oleh prinsip kehati-hatian dalam mengelola keuangan daerah.

Perbandingan Anggaran dan Kuota Media

Berdasarkan data Diskominfostaper, terdapat perbedaan signifikan antara kapasitas fiskal tahun 2025 dan 2026. Berikut adalah rincian perbandingannya:

KomponenTahun Anggaran 2025Tahun Anggaran 2026
Total Anggaran Media OnlineLebih Tinggi (Sesuai Kapasitas)Rp150.000.000
Nilai per AdvertorialMendekati Satuan MaksimalRp1.000.000
Media Terakomodasi219 Media± 150 Media
Media Belum Terfasilitasi069 Media
BACA JUGA  IWO PALI Menyerahkan 7 Piagam Penghargaan di Bidang Pendidikan

 

“Tahun 2025 ruang anggaran kita relatif longgar, namun di 2026 kami harus melakukan efisiensi belanja secara menyeluruh di berbagai sektor, termasuk belanja publikasi,” ujar Imansyah dalam keterangan pers yang diterima tintamerah.co, Rabu (4/3/2026).

Penyesuaian Harga Tetap Sesuai Regulasi

Terkait adanya perbedaan nilai pembayaran, Imansyah menegaskan bahwa angka Rp1 juta per advertorial masih berada dalam koridor hukum. Berdasarkan Peraturan Bupati (Perbup), nilai maksimal advertorial online adalah Rp3 juta.

“Angka Rp1 juta yang digunakan saat ini adalah bentuk adaptasi fiskal. Ini bukan pelanggaran regulasi, melainkan penyesuaian agar anggaran yang terbatas bisa menyentuh lebih banyak media,” jelas Imansyah.

Komitmen Terhadap Pemerataan

Kebijakan ini diambil demi menghindari ketimpangan distribusi anggaran. Dengan jumlah media yang mencapai ratusan di Kabupaten PALI, pemerintah berupaya agar kerja sama tetap inklusif bagi media-media yang aktif.

BACA JUGA  SKANDAL: Dokumen "Siluman" dan Alibi Gagal Tender di Balik Proyek Jalan Simpang Tais, Dinas PUTR Bongkar Kejanggalan ULP

Menurut Imansyah, efisiensi belanja publikasi dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya pada sektor publikasi dengan proses penganggaran dilakukan secara terbuka dan akuntabel.

Kendati demikian, Iamansyah menyatakan pihaknya tetap memberikan kesempatan ruang dialog. Ia mengatakan pemerintah tetap membuka pintu komunikasi bagi insan pers terkait kebijakan ini.

““Kami membuka ruang komunikasi dan dialog dengan rekan-rekan media. Penyesuaian ini bukan bentuk pengurangan nilai kemitraan, melainkan langkah menjaga stabilitas fiskal agar pembangunan daerah tetap berjalan optimal,” tambah Imasnyah.

Menjaga Sinergi di Tengah Dinamika Fiskal

Imansyah menutup keterangannya dengan harapan agar para awak media memahami kondisi keuangan daerah saat ini. Ia menegaskan bahwa media tetap merupakan mitra strategis dalam menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat.

BACA JUGA  Perkuat Layanan Hukum Gratis di 18 Kecamatan, YBH Sumsel Berkeadilan Gelar Bimtek Serentak

“Penyesuaian ini bukan bentuk pengurangan nilai kemitraan, melainkan langkah menjaga stabilitas fiskal agar pembangunan daerah tetap berjalan optimal,” pungkas Imansyah.

 

Editor: Efran

Berita Terkait

Skandal “Bangkai Besi” Berulang: Mesin ATM Mandiri Simpang Lima Pendopo PALI Rusak Lagi, Manajemen Cuek dan Alergi Perbaikan Total?
Layanan Bobrok, ATM Mandiri PALI Mangkrak: Anggaran Ada, Solusi Tiada!
Kado Pahit HUT ke- 28 Bank Mandiri Untuk Nasabah PALI: Mesin ATM Rusak Bertahun-Tahun di Hari Jadi Korporasi
Skandal “Bangkai Besi” ATM Mandiri PALI: Layanan Bobrok & Merugikan Nasabah, Ketua LSM Serampuh Desak Pinca Dicopot!
Skandal “Bangkai Besi” ATM Bank Mandiri Cabang Pendopo PALI, Pimpinan Cabang Diduga “Alergi” Konfirmasi dan Abaikan Hak Nasabah
Bongkar Dugaan Rekrutmen Tertutup Pertamina Adera Field: DPRD PALI Layangkan Surat Pemanggilan Resmi, Tuntut Keadilan Bagi Tenaga Kerja Lokal
PA GMNI PALI: Tidak Boleh Ada Rekrutmen Tertutup, Setiap Perusahaan Harus Terbuka dan Non-Diskriminatif
Firdaus Hasbullah: Tiga Tim ORADO PALI Siap Harumkan Nama Daerah di Turnamen 101 Piala Panglima TNI

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:58 WIB

Skandal “Bangkai Besi” Berulang: Mesin ATM Mandiri Simpang Lima Pendopo PALI Rusak Lagi, Manajemen Cuek dan Alergi Perbaikan Total?

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:48 WIB

Layanan Bobrok, ATM Mandiri PALI Mangkrak: Anggaran Ada, Solusi Tiada!

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:32 WIB

Kado Pahit HUT ke- 28 Bank Mandiri Untuk Nasabah PALI: Mesin ATM Rusak Bertahun-Tahun di Hari Jadi Korporasi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Skandal “Bangkai Besi” ATM Mandiri PALI: Layanan Bobrok & Merugikan Nasabah, Ketua LSM Serampuh Desak Pinca Dicopot!

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Skandal “Bangkai Besi” ATM Bank Mandiri Cabang Pendopo PALI, Pimpinan Cabang Diduga “Alergi” Konfirmasi dan Abaikan Hak Nasabah

Berita Terbaru