Magnet “Rumah Kebon”: Lebaran Idul Fitri, Antrean Rakyat, dan Sinyal Kuat Heri Amalindo Menuju Sumsel 1

Rabu, 25 Maret 2026 - 17:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sinergi untuk Sumsel: Ketua PSI PALI, Iskandar, saat menghadiri Open House Heri Amalindo. Dukungan mengalir kuat demi pembangunan yang lebih cepat dan merakyat. Gerak bersama menuju perubahan. (Dok/tintamerah)

Sinergi untuk Sumsel: Ketua PSI PALI, Iskandar, saat menghadiri Open House Heri Amalindo. Dukungan mengalir kuat demi pembangunan yang lebih cepat dan merakyat. Gerak bersama menuju perubahan. (Dok/tintamerah)

PALI | tintamerah.co -, Di bawah rindangnya pepohonan di Rumah Kebon, Simpang Raja, Kelurahan Handayani Mulya, suasana Lebaran Idul Fitri tahun ini terasa lebih dari sekadar perayaan kemenangan. Kediaman mantan Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Heri Amalindo, berubah menjadi muara kerinduan ribuan masyarakat yang datang silih berganti tanpa jeda.

Open House yang digelar tokoh yang akrab disapa “Mang Heri” ini bukan sekadar seremoni pejabat, melainkan bukti nyata betapa kuatnya ikatan emosional antara sang pemimpin dengan rakyatnya. Dari warga pelosok desa hingga tokoh lintas partai, semuanya membaur dalam satu meja: merayakan Idul Fitri sekaligus menitipkan harapan.

PSI PALI: “Akses Pembangunan Bakal Lebih Cepat di Tangan Heri”

Hadir di tengah kerumunan massa, Ketua DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten PALI, Iskandar, memberikan pernyataan tegas. Baginya, sosok Heri Amalindo adalah anomali di tengah kaku-nya sekat birokrasi.

BACA JUGA  Ketua DPD Partai Golkar Hadiri Mancing Gembira dalam Rangka Peresmian Kolam Pemancingan di Kabupaten PALI

“Silaturahmi dan ukhuwah ini harus terus kita tingkatkan. Pandangan PSI ke depan jelas: kemajuan daerah ada di tangan pemimpin yang mau mendengar. Sejak dulu kami adalah pendukung setia, karena beliau ini merakyat dan tidak ada batasan. Kapan saja dihubungi, beliau selalu merespons,” ujar Iskandar kepada tintamerah.co, Rabu (25/3/2026), dengan lugas di sela-sela acara.

Lebih jauh, Iskandar melontarkan pernyataan menggugah mengenai masa depan Sumatera Selatan. Ia menilai kapasitas Heri Amalindo sudah sangat layak untuk naik kelas memimpin provinsi.

“Bayangkan jika beliau menjadi Gubernur. Akses pembangunan di PALI dan daerah lain pasti akan lebih cepat karena jalur komunikasinya yang tanpa sekat. Tanpa dukungan dari ‘pucuk’ (pimpinan provinsi), kita hanya akan jalan di tempat dengan mengandalkan APBD yang terbatas. Maka dari itu, kami dari PSI sudah mulai bergerak, ‘gerilya’ ke bawah untuk memenangkan Pak Heri,” tegasnya.

BACA JUGA  HEADLINE: Tabuh Genderang Perlawanan! Pemuda Pancasila PALI Ancam Geruduk SKK Migas, Bongkar "Bangkai" Nepotisme di Tubuh Pertamina

Tamu yang Tak Kunjung Redup

Pantauan di lokasi menunjukkan arus tamu yang terus mengalir deras bak air sungai. Meskipun Heri Amalindo saat ini tidak lagi menjabat sebagai bupati, daya magnetnya justru semakin kuat. Warga rela mengantre demi bersalaman dan berswafoto dengan sosok yang mereka anggap sebagai bapak pembangunan PALI tersebut.

Menanggapi antusiasme yang luar biasa ini, Heri Amalindo tampil dengan gaya khasnya: tenang, rendah hati, namun tetap bertenaga. Ia menegaskan bahwa rumahnya selalu terbuka bagi siapa saja, kapan saja, bukan hanya saat momentum politik.

Pesan Moral: Bersatu Demi Perubahan

Menutup perbincangan, Iskandar mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan memiliki pemimpin yang sudah teruji.

BACA JUGA  Jajaran Polres PALI Monitoring Pengecekan Banjir di Wilayah Kecamatan Tanah Abang

“Pesan moral saya satu: mari kita bersatu mendukung Pak Heri menjadi Gubernur. Kita butuh perubahan nyata agar daerah kita tidak hanya begini-begini saja. Dukungan dari atas adalah kunci, dan kunci itu ada pada sosok Heri Amalindo,” pungkasnya.

Di Rumah Kebon hari ini, Idul Fitri bukan hanya soal maaf-memaafkan, tapi juga soal memupuk keyakinan bahwa masa depan yang lebih baik bagi Sumatera Selatan sedang dirajut dari Simpang Raja.

Laporan: Efran | Editor: tintamerah.co

Berita Terkait

Firdaus Hasbullah: Di Balik Survei, Aspirasi Rakyat PALI adalah Harga Mati
Menembus Tirai Pendidikan PALI: Efran Bawa Misi Transparansi ke Sekretariat Dewan Pendidikan
Sekda Kartika Yanti Tertular Bupati Asgianto: Komunikasi Publik Pemkab PALI Alami Pembusukan Moral, Kangkangi Perintah dan Sembunyi dari Wartawan
DI BALIK SENYAP BUPATI ASGIANTO: Bukan Bersembunyi, Menjemput Ratusan Miliar untuk PALI yang Diguncang Badai
Skandal Kelangkaan Gas Melon di PALI: Tokoh Masyarakat Muktar Jayadi Tuding Eksekutif Hingga Aparat Hukum Mandul Berjemaah Menghadapi Gerilya Mafia Energi
Ketukan Pintu di Ujung Senja: Langkah Nyata Lurah Talang Ubi Timur Memeluk Warga yang Rapuh
PALI KACAU: Birokrasi Tiarap, Sinergi Forkopimda Ambyar, Rakyat Menjerit di Tengah Tekanan Fiskal!
Pasca Iwan Tuaji Diamankan Kejati Sumsel: Bupati Asgianto ‘Menghilang’, Prokopim Sebut Dinas Luar ke Jakarta

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 17:31 WIB

Firdaus Hasbullah: Di Balik Survei, Aspirasi Rakyat PALI adalah Harga Mati

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:53 WIB

Menembus Tirai Pendidikan PALI: Efran Bawa Misi Transparansi ke Sekretariat Dewan Pendidikan

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:49 WIB

Sekda Kartika Yanti Tertular Bupati Asgianto: Komunikasi Publik Pemkab PALI Alami Pembusukan Moral, Kangkangi Perintah dan Sembunyi dari Wartawan

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:43 WIB

DI BALIK SENYAP BUPATI ASGIANTO: Bukan Bersembunyi, Menjemput Ratusan Miliar untuk PALI yang Diguncang Badai

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:00 WIB

Skandal Kelangkaan Gas Melon di PALI: Tokoh Masyarakat Muktar Jayadi Tuding Eksekutif Hingga Aparat Hukum Mandul Berjemaah Menghadapi Gerilya Mafia Energi

Berita Terbaru