PALI | tintamerah.co -, Penantian panjang rakyat Bumi Serepat Serasan untuk memiliki fasilitas kesehatan kelas wahid segera menjadi kenyataan. Langkah berani dan lobi strategis Bupati PALI, Asgianto, di level nasional akhirnya membuahkan hasil konkret yang sangat fantastis.
Berdasarkan dokumen resmi yang diterima redaksi tintamerah.co melalui surat Nomor BJ.01.01/D.VII.51/001/2026, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI resmi memulai proses tender untuk megaproyek Pembangunan Gedung B RSUD Talang Ubi. Tak main-main, dana segar sebesar Rp121.509.000.000 (Seratus Dua Puluh Satu Miliar Lima Ratus Sembilan Juta Rupiah) berhasil “digiring” masuk ke PALI melalui APBN Tahun Anggaran 2026.
Kadis PUTR PALI: “Ini Hasil Sinergi dan Lobi Kuat Bupati”
Menanggapi terbitnya surat permohonan tender tersebut, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUTR) Kabupaten PALI, Ristanto Wahyudi, memberikan pernyataan resmi saat dihubungi tintamerah.co, Jumat (3/4/2026).
Ristanto menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan buah dari kerja keras pemerintah daerah dalam meyakinkan pemerintah pusat terkait urgensi infrastruktur kesehatan di PALI.
“Alhamdulillah, ini adalah kabar gembira bagi kita semua. Anggaran sebesar Rp121 miliar lebih dari APBN Kemenkes ini merupakan hasil sinergi dan lobi kuat Bapak Bupati Asgianto yang terus mendorong agar pembangunan RSUD Talang Ubi menjadi prioritas nasional,” ujar Ristanto Wahyudi.
Lebih lanjut, Ristanto menjelaskan bahwa dinasnya akan terus melakukan koordinasi teknis dengan pihak Kemenkes guna memastikan proses pembangunan berjalan sesuai rencana. “Kami dari Dinas PUTR siap mengawal aspek teknis di lapangan agar pembangunan Gedung B ini berjalan lancar dan tepat mutu,” tambahnya.
RSUD Talang Ubi: Menuju “Mercusuar” Kesehatan Tipe C
Pembangunan Gedung B ini merupakan langkah strategis untuk menaikkan kelas RSUD Talang Ubi menjadi Tipe C. Dengan anggaran jumbo tersebut, lingkup pekerjaan akan mencakup jasa konstruksi terintegrasi yang modern dengan skema Design and Build (Rancang Bangun).
Langkah ini membuktikan bahwa kepemimpinan saat ini memiliki daya paksa yang kuat untuk membuat pemerintah pusat melirik potensi dan kebutuhan mendesak di PALI. Fasilitas ini diharapkan mampu memutus rantai rujukan pasien ke luar daerah yang selama ini memberatkan masyarakat kecil.
Menuntaskan Cita-Cita, Mengukir Sejarah Baru
Pencapaian ini juga dipandang sebagai keberlanjutan visi besar kepemimpinan sebelumnya. Jika dulu Heri Amalindo meletakkan pondasi pembangunan PALI, maka di tangan Bupati Asgianto, cita-cita tersebut dituntaskan dengan akselerasi yang luar biasa melalui penetrasi ke anggaran pusat.
Dalam surat yang ditandatangani oleh Pejabat Penandatangan Kontrak, Subhan, SKM, M.Kes, Kemenkes menegaskan komitmen anti-gratifikasi dalam proses tender ini. Dokumen pendukung mulai dari Basic Design hingga laporan penyelidikan tanah telah disiapkan untuk memastikan proyek ini berjalan presisi.
tintamerah.co akan terus mengawal setiap tahapan pembangunan ini demi memastikan kesehatan rakyat PALI menjadi prioritas utama.
Penulis: Efran | Editor: tintamerah.co















