PALI Melompat Lebih Jauh: Menjahit Infrastruktur Menuju Kemandirian Ekonomi

Selasa, 10 Maret 2026 - 17:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPR RI Komisi VI Fraksi PKS, H. Askweni saaat mengikuti rapat Komisi di Gedung Senayan Jakarta.
((Dok/Kuyung Rizal)

Anggota DPR RI Komisi VI Fraksi PKS, H. Askweni saaat mengikuti rapat Komisi di Gedung Senayan Jakarta. ((Dok/Kuyung Rizal)

tintamerahNEWS -, Di saat banyak daerah di Sumatera Selatan masih berkutat dengan persoalan dasar aksesibilitas, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dinilai telah mencuri start. Infrastruktur jalan yang memadai kini bukan lagi sekadar pajangan, melainkan karpet merah bagi kebangkitan sektor pertanian, perkebunan, hingga pariwisata.

Anggota DPR RI Komisi VI Fraksi PKS, H. Askweni, melihat fenomena ini sebagai momentum emas. Dalam sebuah wawancara bersama tintamerah.co, Minggu (8/3/2026), di Kantor DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) PALI Talang Kerangan, Pendopo, Talang Ubi, ia menegaskan bahwa PALI telah melangkah satu kaki lebih maju dibandingkan kabupaten tetangga.

“Kalau kabupaten lain mungkin masih merangkak memperbaiki jalan, PALI sudah terbangun. Transportasi pengangkutan hasil bumi kini nyaris tanpa hambatan. Ini adalah peluang besar yang harus segera dieksekusi,” ujar H. Askweni disela momen berbuka puasa ramadhan 1447 H bersama Kader PKS PALI.

BACA JUGA  Tindaklanjuti Temuan di Puskesmas Abab, Pj Bupati PALI Kunjungi Puskesmas Talang Ubi

Transformasi Sektor Riil: Dari Jalan ke Kesejahteraan

Menurut Askweni, fondasi infrastruktur yang kokoh harus segera diikuti dengan intervensi kebijakan pada sektor hilir. Ia menyoroti tiga pilar utama yang bisa menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat PALI:

  1. Revitalisasi Pertanian & Perkebunan: Dengan akses jalan yang mulus, biaya logistik pertanian dapat ditekan. PALI berpotensi menjadi lumbung pangan baru jika manajemen pasca-panen dikelola dengan modern.
  2. Optimalisasi Sektor Pertambangan: Sebagai daerah kaya sumber daya alam, pengelolaan tambang yang berkeadilan dan memperhatikan dampak lingkungan menjadi kunci untuk menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD).
  3. Pariwisata Berbasis Sejarah: Keberadaan Candi Bumi Ayu bukan sekadar tumpukan batu, melainkan identitas budaya yang memiliki nilai jual tinggi jika dikemas dengan narasi pariwisata yang tepat.
BACA JUGA  Polres PALI Melalui Polsek Tanah Abang Melaksanakan Sosialisasi Mengenai Membuka Lahan Pertanian

Membuka Kran Aspirasi melalui PKS

Meski mengakui masih terbatasnya informasi karena belum bertemunya semua pemangku kebijakan secara formal, Askweni membuka pintu lebar bagi kolaborasi. Melalui Partai Keadilan Sejahtera (PKS), ia berkomitmen untuk menampung setiap aspirasi masyarakat untuk kemudian ditindaklanjuti secara konkret.

“Forum-forum seperti ini penting agar kami yang di legislatif bisa mendengar langsung suara dari kawan-kawan di lapangan. Pertanian, pertambangan, ekonomi kreatif—semuanya butuh sentuhan kolaboratif,” tambahnya.

Sinergi untuk PALI yang Lebih Maju

Visi besar ini membutuhkan sinergi antara pemerintah daerah, anggota legislatif di tingkat pusat, dan masyarakat. Tantangan ke depan bukan lagi soal membangun jalan, melainkan bagaimana mengisi “jalan” tersebut dengan aktivitas ekonomi yang menyejahterakan warga hingga ke pelosok desa.

BACA JUGA  Polwan Polres PALI Lakukan Sosialisasi Polisi Sebagai Pengerak Revolusi Mental Dan Pelopor Tertib Sosial Di Ruang Publik

Bagi Askweni, PALI sudah memiliki modalitas yang kuat. Kini, tinggal bagaimana komitmen politik dan kreativitas lapangan bersatu untuk membuat PALI tidak hanya maju secara fisik, tetapi juga mandiri secara ekonomi.

 

Penulis: ej@ | Editor: Efran

 

Berita Terkait

Bongkar Dugaan Rekrutmen Tertutup Pertamina Adera Field: DPRD PALI Layangkan Surat Pemanggilan Resmi, Tuntut Keadilan Bagi Tenaga Kerja Lokal
PA GMNI PALI: Tidak Boleh Ada Rekrutmen Tertutup, Setiap Perusahaan Harus Terbuka dan Non-Diskriminatif
Firdaus Hasbullah: Tiga Tim ORADO PALI Siap Harumkan Nama Daerah di Turnamen 101 Piala Panglima TNI
Dinilai Berpihak dan Tabrak Permendagri, AMTRB Konsolidasi Gelar ‘Demo Jilid II’: Wang Tempirai Raya Siap Serbu Kantor Bupati PALI!
Terungkap! Pernyataan Mantan Kades Tempirai Selatan Bongkar Borok Tapal Batas, Desak Penyelesaian Lewat Sumpah Saksi Tua dan Perlawanan Sengit Perbup PALI No. 62/2023
AMTRB Tegaskan Pemkab PALI Tidak Netral dalam Kasus Perbup No. 62 Tahun 2023
Gerak Cepat Kawal Hak Rakyat, Bupati Asgianto Perintahkan Bagian Hukum dan Ekonomi Bergerak Taktis: “Kita Tidak Menghalangi Investasi, Tapi Jangan Sampai Masyarakat Dirugikan!”
“Benar-benar Tidak Imbang, Kasihan Masyarakat!”: Bupati Asgianto Tegas Sambut Pencabutan Pergub 40/2017 Demi Keadilan Warga PALI

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 22:13 WIB

Bongkar Dugaan Rekrutmen Tertutup Pertamina Adera Field: DPRD PALI Layangkan Surat Pemanggilan Resmi, Tuntut Keadilan Bagi Tenaga Kerja Lokal

Minggu, 27 September 2026 - 21:59 WIB

PA GMNI PALI: Tidak Boleh Ada Rekrutmen Tertutup, Setiap Perusahaan Harus Terbuka dan Non-Diskriminatif

Minggu, 27 September 2026 - 11:58 WIB

Firdaus Hasbullah: Tiga Tim ORADO PALI Siap Harumkan Nama Daerah di Turnamen 101 Piala Panglima TNI

Minggu, 27 September 2026 - 11:43 WIB

Dinilai Berpihak dan Tabrak Permendagri, AMTRB Konsolidasi Gelar ‘Demo Jilid II’: Wang Tempirai Raya Siap Serbu Kantor Bupati PALI!

Minggu, 27 September 2026 - 10:58 WIB

Terungkap! Pernyataan Mantan Kades Tempirai Selatan Bongkar Borok Tapal Batas, Desak Penyelesaian Lewat Sumpah Saksi Tua dan Perlawanan Sengit Perbup PALI No. 62/2023

Berita Terbaru