Tren Hijau Pajak PALI: Sentuhan Aryansyah Sukses Jaga Stamina PAD Januari-Maret 2026

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Suamatera Selatan, tempat pusat kendali strategi intensifikasi pajak daerah digodok di bawah kepemimpinan Dr. Aryansyah. Melalui kinerja taktis instansi ini, realisasi penerimaan Pajak Daerah PALI sepanjang triwulan I (Januari hingga Maret 2026) sukses mencatatkan lompatan besar dengan pertumbuhan positif mencapai 21,92% secara Year-on-Year (YoY). (Foto: dok/efran)

Gedung Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Suamatera Selatan, tempat pusat kendali strategi intensifikasi pajak daerah digodok di bawah kepemimpinan Dr. Aryansyah. Melalui kinerja taktis instansi ini, realisasi penerimaan Pajak Daerah PALI sepanjang triwulan I (Januari hingga Maret 2026) sukses mencatatkan lompatan besar dengan pertumbuhan positif mencapai 21,92% secara Year-on-Year (YoY). (Foto: dok/efran)

PALI | tintamerah.co -, Gebrakan besar di sektor finansial daerah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan bukan lagi sekadar wacana. Visi hebat kepemimpinan daerah di bawah era baru Asgianto-Iwan Tuaji yang dieksekusi secara taktis oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) PALI, Dr. Aryansyah, terbukti sukses membawa lompatan besar pada realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya di sektor Pajak Daerah.

Berdasarkan data resmi Laporan SPJ Fungsional Perbandingan Pendapatan Asli Daerah yang dirilis per April 2026, sentuhan dingin Aryansyah sukses mendongkrak penerimaan Pajak Daerah secara konsisten dari bulan Januari, Februari, hingga puncaknya per Maret 2026. Sektor pajak bergerak agresif merespons strategi intensifikasi dan transparansi yang diterapkan Bapenda.

Lompatan Pajak Daerah: Naik 21,92% Secara YoY

Laporan berkala ini menegaskan kelanjutan tren positif dari laporan eksklusif tintamerah.co sebelumnya mengenai “Gebrakan Sektor Pajak PALI Melejit” dan “Visi Hebat Asgianto-Iwan Tuaji Mulai Berbuah Manis”. Jika pada evaluasi bulan sebelumnya (Januari–Februari) fluktuasi target berada pada angka pertumbuhan 27,34%, performa akumulatif hingga Maret 2026 ini menunjukkan stabilitas yang sangat kokoh.

BACA JUGA  Bongkar Motif di Balik Pembakaran Rumah Mantan Mertua, Keluarga Ayu Wandira: "Itu Bentuk Keputusasaan Mencari Keadilan"

Secara Year-on-Year (YoY), target Pajak Daerah Kabupaten PALI tahun 2026 dinaikkan secara berani menjadi Rp44.512.657.294,00 dari target tahun 2025 yang sebesar Rp35.169.855.548,00. Lompatan target sebesar Rp9.342.801.746,00 ini dijawab tuntas oleh kinerja di lapangan.

Realisasi penerimaan Pajak Daerah s.d. Maret 2026 sukses menembus angka Rp8.450.594.028,56. Angka ini melonjak tajam dibandingkan realisasi periode yang sama pada tahun 2025 sebesar Rp6.931.024.611,00. Terjadi surplus pertumbuhan riil sebesar Rp1.519.569.417,56 atau tumbuh positif 21,92%.

Bedah Sektor Pendapatan Pajak: Siapa Penyumbang Terbesar?

Kepiawaian Aryansyah dalam memetakan potensi pajak terlihat dari melesatnya performa sejumlah sektor fundamental. Berikut adalah rincian jenis penerimaan Pajak Daerah Kabupaten PALI s.d. Maret 2026:

  1. Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2)
  • Target 2026: Rp2.000.000.000,00
  • Realisasi s.d. Maret 2026: Rp446.587.367,00
  • Perbandingan 2025: Melesat luar biasa dari realisasi Maret 2025 yang hanya Rp43.846.349,00 (Surplus Rp402.741.018,00 atau tumbuh 918,53%).
  1. Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB)
  • Target 2026: Rp232.604.094,00
  • Realisasi s.d. Maret 2026: Rp148.356.720,00
  • Perbandingan 2025: Naik signifikan dibanding periode Maret 2025 sebesar Rp58.815.140,00 (Tumbuh 152,24%).
  1. PBJT – Makanan dan/atau Minuman (Restoran & Katering)
  • Target 2026: Rp2.040.000.000,00
  • Realisasi s.d. Maret 2026: Rp805.036.826,00
  • Rincian: PBJT Restoran menyumbang Rp54.421.443,00 dan PBJT Penyedia Jasa Boga/Katering mendominasi dengan realisasi sebesar Rp750.615.383,00.
  • Perbandingan 2025: Sektor ini tumbuh 83,64% dari realisasi tahun lalu yang sebesar Rp438.388.143,00.
  1. PBJT – Tenaga Listrik
  • Target 2026: Rp10.000.000.000,00
  • Realisasi s.d. Maret 2026: Rp2.487.817.449,00
  • Rincian: Konsumsi tenaga listrik dari sumber lain menyumbang Rp2.480.893,043,00 , sementara konsumsi yang dihasilkan sendiri sebesar Rp6.924.406,00.
  • Perbandingan 2025: Mengalami kenaikan sebesar 10,59% dibanding realisasi Maret 2025 (Rp2.249.500,452,00).
  1. Opsen Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB)
  • Target 2026: Rp14.834.047.000,00
  • Realisasi s.d. Maret 2026: Rp2.827.994.275,00
  • Perbandingan 2025: Tumbuh sehat di angka 19,12% dari realisasi Maret 2025 sebesar Rp2.374.059.575,00.
  1. Sektor Pajak Lainnya (Realisasi s.d. Maret 2026)
  • Pajak Reklame: Rp41.955.000,00 (Naik 7,46% YoY).
  • Pajak Air Tanah: Rp4.824.531,00.
  • Pajak Sarang Burung Walet: Rp1.600.000,00 (Naik 14,29% YoY).
  • Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan: Rp6.687.760,56.
  • PBJT Jasa Perhotelan: Rp15.563.300,00 (Naik 50,46% YoY).
  • PBJT Jasa Parkir: Rp8.600.000,00 (Naik 61,65% YoY).
  • PBJT Jasa Kesenian dan Hiburan: Rp1.040.000,00.
  • Opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB): Rp1.654.530,800,00.
BACA JUGA  Bongkar Dugaan Rekrutmen Tertutup Pertamina Adera Field: DPRD PALI Layangkan Surat Pemanggilan Resmi, Tuntut Keadilan Bagi Tenaga Kerja Lokal

Totalitas PAD PALI: Kemajuan Nyata di Segala Sektor

Keberhasilan menggenjot Pajak Daerah ini linier dengan penguatan instrumen PAD lainnya. Realisasi Retribusi Daerah tercatat stabil merangkak naik sebesar 2,19% menjadi Rp609.968.923,00. Yang tak kalah spektakuler, sektor Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan mencetak rekor pertumbuhan 100% dengan realisasi dividen BUMD menembus Rp1.743.489.874,45 dari yang sebelumnya nihil pada triwulan pertama tahun lalu.

Secara akumulatif, total jaminan realisasi PAD Kabupaten PALI dari Januari hingga Maret 2026 melesat di angka Rp18.218.427.550,16. Angka ini naik tajam dari pendapatan s.d. Maret 2025 yang hanya berada di angka Rp15.458.636,544,65.

Akselerasi beruntun selama tiga bulan pertama di tahun 2026 ini membuktikan bahwa sinergi regulasi adaptif dari kepemimpinan Asgianto-Iwan Tuaji bersama ketegasan eksekusi operasional oleh Dr. Aryansyah mampu membawa Kabupaten PALI mandiri secara fiskal dan siap mendanai lompatan pembangunan infrastruktur daerah secara masif. Tren positif ini menjadi sinyal kuat bahwa target PAD triwulan berikutnya akan kembali mencatatkan rapor hijau demi kesejahteraan masyarakat PALI.

BACA JUGA  Bongkar Motif di Balik Pembakaran Rumah Mantan Mertua, Keluarga Ayu Wandira: "Itu Bentuk Keputusasaan Mencari Keadilan"

 

Penulis: Efran | Editor: tintamerah.co

Berita Terkait

Skandal “Bangkai Besi” Berulang: Mesin ATM Mandiri Simpang Lima Pendopo PALI Rusak Lagi, Manajemen Cuek dan Alergi Perbaikan Total?
Layanan Bobrok, ATM Mandiri PALI Mangkrak: Anggaran Ada, Solusi Tiada!
Kado Pahit HUT ke- 28 Bank Mandiri Untuk Nasabah PALI: Mesin ATM Rusak Bertahun-Tahun di Hari Jadi Korporasi
Skandal “Bangkai Besi” ATM Mandiri PALI: Layanan Bobrok & Merugikan Nasabah, Ketua LSM Serampuh Desak Pinca Dicopot!
Skandal “Bangkai Besi” ATM Bank Mandiri Cabang Pendopo PALI, Pimpinan Cabang Diduga “Alergi” Konfirmasi dan Abaikan Hak Nasabah
Bongkar Dugaan Rekrutmen Tertutup Pertamina Adera Field: DPRD PALI Layangkan Surat Pemanggilan Resmi, Tuntut Keadilan Bagi Tenaga Kerja Lokal
PA GMNI PALI: Tidak Boleh Ada Rekrutmen Tertutup, Setiap Perusahaan Harus Terbuka dan Non-Diskriminatif
Firdaus Hasbullah: Tiga Tim ORADO PALI Siap Harumkan Nama Daerah di Turnamen 101 Piala Panglima TNI

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:58 WIB

Skandal “Bangkai Besi” Berulang: Mesin ATM Mandiri Simpang Lima Pendopo PALI Rusak Lagi, Manajemen Cuek dan Alergi Perbaikan Total?

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:48 WIB

Layanan Bobrok, ATM Mandiri PALI Mangkrak: Anggaran Ada, Solusi Tiada!

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:32 WIB

Kado Pahit HUT ke- 28 Bank Mandiri Untuk Nasabah PALI: Mesin ATM Rusak Bertahun-Tahun di Hari Jadi Korporasi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Skandal “Bangkai Besi” ATM Mandiri PALI: Layanan Bobrok & Merugikan Nasabah, Ketua LSM Serampuh Desak Pinca Dicopot!

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Skandal “Bangkai Besi” ATM Bank Mandiri Cabang Pendopo PALI, Pimpinan Cabang Diduga “Alergi” Konfirmasi dan Abaikan Hak Nasabah

Berita Terbaru