Menjemput Rezeki di Sunday Morning Pendopo PALI: Ketika Semangat UMKM Berbenturan dengan Sistem ‘Bongkar Pasang’

Minggu, 7 Juni 2026 - 13:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Retu Ramadani, pemilik lapak

Retu Ramadani, pemilik lapak "Sate Dakkochi" ala Korea, saat melayani pembeli dalam kegiatan Sunday Morning di Lapangan Sanggar Pramuka Gelora November Pertamina Pendopo, Minggu (7/6/2026). Di tengah omzet yang menjanjikan, para pelaku UMKM mendesak pemerintah daerah memberikan perhatian lebih terhadap fasilitas tenda agar pedagang terbebas dari sistem lapak bongkar pasang yang melelahkan. (Foto: Dok/tintamerah.co)

PALI | tintamerah.co -, Denyut nadi perekonomian masyarakat kelas menengah ke bawah kembali menggeliat di Lapangan Sanggar Pramuka Gelora November Pertamina Pendopo, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan. Setiap hari Minggu, kawasan ini disulap menjadi pasar kaget bertajuk Sunday Morning, sebuah wadah yang diinisiasi pemerintah untuk mendongkrak eksistensi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.

Pada Minggu (7/6/2026), antusiasme warga tampak memadati area lapangan sejak pagi buta. Transaksi jual beli berjalan masif, membuktikan bahwa sektor UMKM adalah pilar riil ekonomi yang paling tahan banting. Namun, di balik perputaran uang yang menjanjikan, jeritan tersembunyi para pelaku usaha mengenai fasilitas penunjang yang belum memadai masih nyaring terdengar.

Kreativitas Tanpa Batas, Omzet Tembus Ratusan Ribu Rupiah

Salah satu magnet yang menarik perhatian pengunjung adalah lapak “Sate Dakkochi”, kuliner sate ala Korea yang digawangi oleh Retu Ramadani, seorang pemuda asal Golf, Handayani Mulya. Dengan mengenakan kaus hitam dan kupluk senada, ia dengan cekatan membakar tusukan daging di atas panggangan, menyajikan cita rasa modern di tengah hiruk-pikuk pasar tradisional.

BACA JUGA  Peduli Stunting, Koramil 404-03 Talang Ubi Bersama Pemda PALI dan BADAR Berikan PMT

Retu mengaku telah menekuni usaha kuliner ini selama hampir dua tahun, aktif berpindah dari satu event ke event lainnya, termasuk memanfaatkan momentum Sunday Morning Pendopo.

“Alhamdulillah, untuk sampai sekarang antusiasme warga padat, Pak. Makin meningkat,” ujar Retu saat diwawancarai di sela-sela kesibukannya melayani pembeli. Dari bisnis kulinernya ini, ia mampu mengantongi omzet rata-rata Rp400.000 hingga Rp500.000 hanya dalam hitungan jam setiap hari Minggu.

Sentilan Keras untuk Pemerintah: Lepaskan Kami dari Sistem ‘Bongkar Pasang’!

Kendati perputaran omzet terbilang manis, Retu tidak menampik adanya ganjalan besar yang dihadapi para pedagang. Secara blak-blakan dan tegas, ia menyuarakan keluh kesah para pelaku UMKM terkait infrastruktur lapak yang dinilai masih sangat manual dan melelahkan.

BACA JUGA  Polres PALI Memberikan Bantuan Satu Unit Sumur Bor Dan mesin Pompa Air Untuk Warga Desa Betung kecamatan Abab, kabupaten PALI

Hingga saat ini, para pedagang harus membawa, mendirikan, dan meruntuhkan sendiri tenda mereka setiap kali berjualan—sebuah realitas melelahkan yang ia sebut sebagai sistem “bongkar pasang”.

“Untuk ke depannya, mohon untuk pemerintah lebih diperhatikan lagi, biar kita ini lebih nyaman juaIannya. Karena sekarang masih sistem bongkar pasang untuk tenda-tenda dan segala macam,” kritik Retu lugas.

Selain mendambakan fasilitas tenda permanen atau pengelolaan yang lebih terorganisir dari pemerintah, para pedagang juga berharap kawasan ini bisa lebih tertata dan diberikan sentuhan hiburan seperti live music untuk semakin menarik minat pengunjung.

Keamanan Kondusif Menjadi Modal Utama

Di sisi lain, Retu memberikan apresiasi terhadap aspek keamanan dan kenyamanan lingkungan di Lapangan Sanggar Pramuka Gelora November. Sepanjang jalannya kegiatan Sunday Morning, situasi terpantau aman terkendali tanpa adanya gangguan berarti seperti aksi pemalakan atau kehilangan barang.

BACA JUGA  Dua Orang Dibekuk Tim Opsnal Beruang Hitam Polres PALI Terkait Pencurian di PT Pertamina Hulu Rokan Field Pendopo

“Alhamdulillah berjalan lancar, Pak. Tidak ada (pemalakan atau kehilangan), karena kita juga langsung bawa balik sendiri (barang-barang),” pungkasnya.

Sunday Morning Pendopo hari ini menjadi cermin nyata: UMKM memiliki daya gedor ekonomi yang luar biasa. Kini, bola panas ada di tangan pemerintah daerah. Apakah mereka akan membiarkan para pejuang ekonomi ini terus berlelah-lelah dengan sistem bongkar pasang, atau segera turun tangan memberikan fasilitas permanen yang layak demi kenyamanan bersama? Kita tunggu aksi nyatanya.

 

Penulis: Efran | Editor: tintamerah.co

Berita Terkait

Gerak Cepat Kawal Hak Rakyat, Bupati Asgianto Perintahkan Bagian Hukum dan Ekonomi Bergerak Taktis: “Kita Tidak Menghalangi Investasi, Tapi Jangan Sampai Masyarakat Dirugikan!”
“Benar-benar Tidak Imbang, Kasihan Masyarakat!”: Bupati Asgianto Tegas Sambut Pencabutan Pergub 40/2017 Demi Keadilan Warga PALI
Mitigasi Bencana Nol, FPR PALI Tuntut Pertamina Bertanggung Jawab: Jangan Korbankan Rakyat Demi Nafsu Industri!
KELALAIAN BRUTAL PERTAMINA PENDOPO: Warga Talang Gas & RSA PALI Siap Gelar Aksi Akbar Jika Tuntutan Diabaikan!
Urat Nadi Warga Talang Gas Disedot Tanpa Ampun: Company Man Rig TMMJ #05 Akhirnya Temui Warga, Desak Pengajuan Surat Tertulis
Mitigasi Bencana Nol, Pertamina & TMMJ Justru Rampas Urat Nadi Warga Talang Gas, PALI: Sungai Penukal Kering Total, Publik Desak Sanksi Tegas!
Perasaan Mendalam Bupati Asgianto Ditinggal Almarhumah Ibunda Hj. Salbiah: “Berat Sekali, Rasa Mau Lepas Kepala”
Bupati Asgianto: Selagi Ibumu Masih Hidup, Sayangi!

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 16:22 WIB

Gerak Cepat Kawal Hak Rakyat, Bupati Asgianto Perintahkan Bagian Hukum dan Ekonomi Bergerak Taktis: “Kita Tidak Menghalangi Investasi, Tapi Jangan Sampai Masyarakat Dirugikan!”

Rabu, 23 September 2026 - 15:56 WIB

“Benar-benar Tidak Imbang, Kasihan Masyarakat!”: Bupati Asgianto Tegas Sambut Pencabutan Pergub 40/2017 Demi Keadilan Warga PALI

Minggu, 20 September 2026 - 13:30 WIB

Mitigasi Bencana Nol, FPR PALI Tuntut Pertamina Bertanggung Jawab: Jangan Korbankan Rakyat Demi Nafsu Industri!

Minggu, 20 September 2026 - 12:32 WIB

KELALAIAN BRUTAL PERTAMINA PENDOPO: Warga Talang Gas & RSA PALI Siap Gelar Aksi Akbar Jika Tuntutan Diabaikan!

Minggu, 20 September 2026 - 11:59 WIB

Urat Nadi Warga Talang Gas Disedot Tanpa Ampun: Company Man Rig TMMJ #05 Akhirnya Temui Warga, Desak Pengajuan Surat Tertulis

Berita Terbaru