Tragedi Ledakan Pabrik PT GBS: Perusahaan Janjikan Tanggung Jawab Mutlak, Audit K3 Menjadi Harga Mati

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mill Manager PT Golden Blossom Sumatera (GBS), Hermawan, saat memberikan dukungan moril dan bantuan penanganan medis kepada istri Aditya Wiranata di RS Charitas Palembang, Jumat (7/8/2026). (Foto: Dok/Istimewah)

Mill Manager PT Golden Blossom Sumatera (GBS), Hermawan, saat memberikan dukungan moril dan bantuan penanganan medis kepada istri Aditya Wiranata di RS Charitas Palembang, Jumat (7/8/2026). (Foto: Dok/Istimewah)

PALEMBANG | tintamerah.co -, Tekanan publik pasca tragedi ledakan steam di pabrik kelapa sawit PT Golden Blossom Sumatera (GBS) akhirnya direspons oleh pihak manajemen. Setelah sempat menuai kecaman akibat minimnya informasi pasca insiden yang membuat Aditya Wiranata (25), warga Desa Panta Dewa, Talang Ubi, kritis di ruang ICU, perwakilan PT GBS, Wely Sudarsono, memberikan pernyataan resmi kepada tintamerah.co pada Sabtu (8/8/2026).

Kunjungan Mill Manager PT GBS, Hermawan ke RS Charitas Palembang, Jumat (7/8/2026), menjadi langkah awal perusahaan dalam memitigasi sentimen negatif yang kian memuncak. Sebelumnya, laporan tintamerah.co mengungkap kondisi memilukan korban yang terancam nyawanya akibat luka bakar serius, serta memicu kemarahan Ketua DPRD PALI, H. Ubaidillah, yang mendesak tanggung jawab penuh perusahaan serta audit menyeluruh terhadap standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di pabrik tersebut.

BACA JUGA  Membuka Urat Nadi Ekonomi Regional: Firdaus Hasbullah Ungkap Diskursus Strategis Akses Jalan Talang Ubi Menuju Musi Rawas

Komitmen Tanggung Jawab Medis

Dalam keterangannya kepada tintamerah.co, Wely Sudarsono menegaskan bahwa perusahaan tidak akan melepas tangan atas musibah ini. Ia memastikan bahwa seluruh proses medis yang dijalani Aditya, mulai dari penanganan di klinik perusahaan, rujukan ke RS Bunda Prabumulih, hingga rujukan krusial ke RS Charitas Palembang, sepenuhnya ditanggung oleh perusahaan.

“Kami menyadari sepenuhnya dampak dari kejadian ini bagi korban dan keluarganya. Sebagai wujud tanggung jawab mutlak PT GBS, kami memastikan seluruh biaya pengobatan, perawatan medis intensif, hingga kebutuhan pendukung lainnya selama proses pemulihan, sepenuhnya ditanggung oleh perusahaan tanpa terkecuali,” tegas Wely kepada tintamerah.co, Sabtu (8/8/2026).

Investigasi dan Perbaikan SOP

Lebih lanjut, Wely menambahkan bahwa manajemen saat ini tengah melakukan investigasi internal untuk mengungkap akar penyebab ledakan steam tersebut. Ia berjanji bahwa hasil evaluasi ini akan menjadi dasar bagi perusahaan untuk melakukan pembenahan sistemik agar insiden serupa tidak terulang kembali di masa depan.

BACA JUGA  Ronggolawe PALI Gelar Perlombaan dan Pameran Burung Berkicau PALI Cup 1, Diikuti 1.432 Peserta Dari Berbagai Daerah

“Tentu ini menjadi pukulan berat bagi kami. Kami saat ini sedang fokus pada pemulihan kondisi kesehatan saudara Aditya, sembari melakukan evaluasi menyeluruh terhadap standar operasional prosedur (SOP) dan sistem K3 di pabrik kami,” tambah Wely.

Audit K3 Menjadi Harga Mati

Wely menegaskan bahwa perusahaan berkomitmen untuk melakukan perbaikan langkah-langkah pencegahan secara serius. Meski demikian, janji perusahaan ini tetap berada di bawah pengawasan ketat. Mengingat desakan keras dari legislatif PALI dan publik, langkah evaluasi PT GBS diharapkan tidak sekadar menjadi formalitas.

Kasus ini kini menjadi ujian nyata bagi komitmen PT GBS dalam menjaga integritas operasional dan tanggung jawab kemanusiaan, di mana audit K3 yang transparan menjadi harga mati yang dituntut oleh berbagai elemen masyarakat guna memastikan tidak ada lagi nyawa pekerja yang melayang di balik mesin-mesin pabrik.

BACA JUGA  Polres PALI Bagikan Paket Sembako Kepada Masyarakat

 

Penulis: Efran | Editor: tintamerah.co

Berita Terkait

Skandal “Bangkai Besi” Berulang: Mesin ATM Mandiri Simpang Lima Pendopo PALI Rusak Lagi, Manajemen Cuek dan Alergi Perbaikan Total?
Layanan Bobrok, ATM Mandiri PALI Mangkrak: Anggaran Ada, Solusi Tiada!
Kado Pahit HUT ke- 28 Bank Mandiri Untuk Nasabah PALI: Mesin ATM Rusak Bertahun-Tahun di Hari Jadi Korporasi
Skandal “Bangkai Besi” ATM Mandiri PALI: Layanan Bobrok & Merugikan Nasabah, Ketua LSM Serampuh Desak Pinca Dicopot!
Skandal “Bangkai Besi” ATM Bank Mandiri Cabang Pendopo PALI, Pimpinan Cabang Diduga “Alergi” Konfirmasi dan Abaikan Hak Nasabah
Bongkar Dugaan Rekrutmen Tertutup Pertamina Adera Field: DPRD PALI Layangkan Surat Pemanggilan Resmi, Tuntut Keadilan Bagi Tenaga Kerja Lokal
PA GMNI PALI: Tidak Boleh Ada Rekrutmen Tertutup, Setiap Perusahaan Harus Terbuka dan Non-Diskriminatif
Firdaus Hasbullah: Tiga Tim ORADO PALI Siap Harumkan Nama Daerah di Turnamen 101 Piala Panglima TNI

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:58 WIB

Skandal “Bangkai Besi” Berulang: Mesin ATM Mandiri Simpang Lima Pendopo PALI Rusak Lagi, Manajemen Cuek dan Alergi Perbaikan Total?

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:48 WIB

Layanan Bobrok, ATM Mandiri PALI Mangkrak: Anggaran Ada, Solusi Tiada!

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:32 WIB

Kado Pahit HUT ke- 28 Bank Mandiri Untuk Nasabah PALI: Mesin ATM Rusak Bertahun-Tahun di Hari Jadi Korporasi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Skandal “Bangkai Besi” ATM Mandiri PALI: Layanan Bobrok & Merugikan Nasabah, Ketua LSM Serampuh Desak Pinca Dicopot!

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Skandal “Bangkai Besi” ATM Bank Mandiri Cabang Pendopo PALI, Pimpinan Cabang Diduga “Alergi” Konfirmasi dan Abaikan Hak Nasabah

Berita Terbaru