PALI | tintamerah.co -, Detak jantung persiapan peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan kini mencapai puncaknya. Di tengah atmosfer latihan yang membara di Stadion Gelora November, Pendopo, Sabtu (15/8/2026), sosok Kasikum Polres PALI, IPTU Freddy, kembali mencuri perhatian. Ia resmi kembali dipercaya mengemban tugas krusial sebagai Komandan Upacara (Danup) pada momen bersejarah tersebut.
Sinergi dan Kesiapan Penuh Paskibraka PALI
Kepercayaan yang diemban IPTU Freddy merupakan puncak dari rangkaian persiapan panjang yang melibatkan berbagai elemen. Sebelumnya, laporan tintamerah.co menyoroti semangat membara 35 anggota Paskibraka PALI yang siap mengukir sejarah di Bumi Serepat Serasan. Kesiapan ini tidak lahir secara instan; para anggota telah melewati jadwal latihan yang ketat, karantina intensif, serta pengawasan fisik dan mental yang dilakukan secara optimal. Kepala Kesbangpol PALI, Dedi Ahmadi, bahkan terus memastikan bahwa setiap tahapan persiapan berjalan sesuai standar nasional demi kesuksesan detik-detik proklamasi.
Dalam penilaian kualitas peserta, Serka Novianto juga telah memberikan penekanan bahwa seluruh anggota Paskibraka memiliki kapasitas dan tanggung jawab yang setara. Sinergi lintas instansi ini membuahkan hasil nyata, di mana Kepala Kesbangpol PALI, Dedi Ahmadi, mengonfirmasi bahwa kesiapan pasukan telah menyentuh angka 99 persen. Puncaknya, dalam gladi bersih yang berlangsung hari ini, seluruh pasukan menunjukkan dedikasi tinggi untuk memastikan kesiapan mereka mengibarkan Sang Saka Merah Putih di Stadion Gelora November.
Penilaian Pimpinan dan Amanah Pengabdian
Saat ditemui tintamerah.co di sela-sela gladi bersih, IPTU Freddy memberikan tanggapan lugas terkait terpilihnya kembali sebagai Komandan Upacara. Baginya, penunjukan ini bukanlah sekadar seremonial, melainkan wujud kepercayaan pimpinan yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Alhamdulillah, tahun ini saya kembali dipercaya sebagai komandan upacara. Sebenarnya untuk tingkat kabupaten tidak ada proses tahapan seleksi khusus. Mungkin ini murni penilaian pimpinan, dan saya diamanahkan kembali untuk melaksanakannya,” ungkapnya dengan nada tegas namun rendah hati.
Meski mengaku ini adalah pengalaman keduanya secara beruntun, IPTU Freddy menegaskan tidak ada persiapan khusus selain konsistensi. “Belum pernah sebelumnya (konsen sebagai Danup), namun karena sering dilibatkan dalam beberapa event atau upacara, mungkin itulah yang menjadi dasar kepercayaan pimpinan kepada saya untuk memimpin upacara di 17 Agustus 2026 ini,” tambahnya.
Pesan Moral: Mempererat Solidaritas Bangsa
Secara psikologis, IPTU Freddy mengungkapkan rasa bangganya dapat mengemban tanggung jawab nasional ini. Baginya, makna kemerdekaan ke-81 tidak hanya terletak pada kemeriahan perayaan, tetapi pada esensi persatuan.
“Makna kemerdekaan tahun ini, yang jelas adalah untuk masyarakat. Kita ingin solidaritas antar sesama instansi lebih terjaga lagi. Kita ingin peringatan 17 Agustus tahun ini jauh lebih meriah daripada tahun kemarin, demi mempererat persatuan dan kesatuan,” tutur Kasikum Polres PALI ini.
Sebagai penutup, ia memberikan pesan moral yang menggugah bagi rekan sejawat dan generasi muda di Kabupaten PALI. “Untuk generasi selanjutnya, pesan saya tetaplah semangat. Kita harus terus berbakti dan mengabdi kepada nusa dan bangsa. Itulah tujuan utama pengabdian kita,” pungkasnya.
Dengan postur tubuh yang tegap dan komitmen yang kuat, IPTU Freddy kini menjadi salah satu pilar utama suksesnya pelaksanaan HUT RI ke-81 di PALI, membawa semangat pengabdian Polri bagi tanah air tercinta.
Penulis: Efran | Editor: tintamerah.co















