BSB Pendopo PALI Tanggapi Pernyataan Petani Tempirai Sulit Mendapatkan KUR

Rabu, 19 Januari 2022 - 14:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Penyelia Kredit BSB Cabang Pendopo Sapriadi didampingi Penyelia Legal Hendra Martha Yudha dan Kepala Cabang Pembantu BSB Tanah Abang Mayhardi saat memberikan tanggapan di Kantor BSB Cabang Pendopo, Rabu (19/01).
Foto: Muhammad Susanto

Foto: Penyelia Kredit BSB Cabang Pendopo Sapriadi didampingi Penyelia Legal Hendra Martha Yudha dan Kepala Cabang Pembantu BSB Tanah Abang Mayhardi saat memberikan tanggapan di Kantor BSB Cabang Pendopo, Rabu (19/01). Foto: Muhammad Susanto

PALI | Tintamerah.co.id -, Kepala Cabang (Kacab) Bank Sumselbabel Pendopo menanggapi pernyataan masyarakat petani Desa Tempirai yang kesulitan mendapatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Kacab BSB Pendopo Darmiansyah, SH melalui Penyelia Kredit Sapriadi mengatakan pihaknya sudah menyalurkan kredit secara individu maupun kelompok tani.

“Bisa kita lihat, kalau kita melihat realisasi-realisasi yang sudah kita salurkan itu ada kelompok tani padi Sumber Rejo, ada kelompok tani karet di Sungai Langan, ada lagi di Betung itu kelompok tani Semangka, dan ada beberapa kelompok tani lainnya yang sudah kita salurkan,” katanya kepada Tintamerah.co.id, Rabu (19/01).

Selain itu, kata dia, BSB juga menyalurkan KUR secara individu kepada masyarakat yang mempunyai usaha yang sudah memenuhi ketentuan perbankan.

BACA JUGA  Kejari PALI Respon Soal Rencana Demo Singa Abab

Lebih lanjut, dia menanggapi pernyataan calon debitur masyarakat petani Desa Tempirai menyatakan kesulitan mendapatkan KUR.

“Dilapangan kami tetap menyalurkan baik kelompok maupun individu,” ujar dia.

Kemudian, dia menepis ada anggapan dimasyrakat BSB mem-blacklist Desa Tempirai dari penyaluran kredit.

Dia menegaskan bahwa BSB menyalurkan kredit secara individu dan kelompok, jadi tidak ada stigma daerah yang di blacklist.

Dia mengatakan penyaluran kredit kepada calon debitur berdasarkan dari analisa seseorang yang mengajukan permohonan kredit.

Untuk itu, dia menegaskan kembali, selagi calon debitur mempunyai usaha yang berjalan aktif dan hasil informasi perbankannya baik serta sudah memenuhi ketentuan SOP maka BSB pasti menyalurkan pinjaman KUR.

BACA JUGA  Kapolsek Penukal Utara Silaturahmi Sekaligus Gelar Jum'at Curhat

Menurut dia, dalam persoalan ini pihaknya tidak ada kesan mempersulit atau menghambat dalam penyaluran KUR.

Kata dia, sampai saat di Desa Tempirai sudah ada nasabah BSB yang masih aktif dan berjalan.

Selain itu, dia menuturkan pihaknya sudah menyampaikan kepada calon debitur di Desa Tempirai permaslahan yang menjadi penyebab belum tersalurkannya permohonan pinjaman.

Bahkan ujar dia, hari ini pihaknya sudah menyampaikan kembali perihal tersebut kepada ketua kelompok tani Desa Tempirai di kantor BSB Pendopo.

“Kami sudah kominikasikan ke beliau, kami sudah sampaikan ke beliau, apa permasalahan-permasalahan yang menjadi kendala, tadi dia juga datang kesini,” tutupnya.

Sementara itu, saat dihubungi Tintamerah.co.id, Ketua Kelompok Tani Tunas Harapan Desa Tempirai Ihsan Suharto mengatakan bahwa BSB Cabang Pendopo akan memferivikasi ulang data dan persyaratan permohanan KUR kelompok tani Desa Tempirai.

BACA JUGA  Polres PALI akan Miliki Bangunan Masjid, Besok Peletakan Batu Pertama

“Data harus yang jelas dan akurat, dia takut nantinya macet, itu intinya,” kata dia.

Dia menambahkan, BSB meminta pihaknya mempunyai usaha lahan yang berjalan produktif.

“Prinsipnya kami tidak ada masalah lagi,” terang dia.

Kendati begitu, pihaknya masih berharap agar BSB Cabang Pendopo tetap memberikan kesempatan kepada tiga puluh kelompok tani di Desa Tempirai dalam penyaluran KUR.

Dalam kesempatan itu, Penyelia Kredit BSB Cabang Pendopo didampingi Penyelia Legal BSB Pendpo Hendra Martha Yudha, Kepala Kantor Cabang Pembantu Tanah Abang Mayhardi.

 

Laporan : ej@

Editor     : Andre

Berita Terkait

Firdaus Hasbullah: Di Balik Survei, Aspirasi Rakyat PALI adalah Harga Mati
Menembus Tirai Pendidikan PALI: Efran Bawa Misi Transparansi ke Sekretariat Dewan Pendidikan
Sekda Kartika Yanti Tertular Bupati Asgianto: Komunikasi Publik Pemkab PALI Alami Pembusukan Moral, Kangkangi Perintah dan Sembunyi dari Wartawan
DI BALIK SENYAP BUPATI ASGIANTO: Bukan Bersembunyi, Menjemput Ratusan Miliar untuk PALI yang Diguncang Badai
Skandal Kelangkaan Gas Melon di PALI: Tokoh Masyarakat Muktar Jayadi Tuding Eksekutif Hingga Aparat Hukum Mandul Berjemaah Menghadapi Gerilya Mafia Energi
Ketukan Pintu di Ujung Senja: Langkah Nyata Lurah Talang Ubi Timur Memeluk Warga yang Rapuh
PALI KACAU: Birokrasi Tiarap, Sinergi Forkopimda Ambyar, Rakyat Menjerit di Tengah Tekanan Fiskal!
Pasca Iwan Tuaji Diamankan Kejati Sumsel: Bupati Asgianto ‘Menghilang’, Prokopim Sebut Dinas Luar ke Jakarta

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 17:31 WIB

Firdaus Hasbullah: Di Balik Survei, Aspirasi Rakyat PALI adalah Harga Mati

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:53 WIB

Menembus Tirai Pendidikan PALI: Efran Bawa Misi Transparansi ke Sekretariat Dewan Pendidikan

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:49 WIB

Sekda Kartika Yanti Tertular Bupati Asgianto: Komunikasi Publik Pemkab PALI Alami Pembusukan Moral, Kangkangi Perintah dan Sembunyi dari Wartawan

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:43 WIB

DI BALIK SENYAP BUPATI ASGIANTO: Bukan Bersembunyi, Menjemput Ratusan Miliar untuk PALI yang Diguncang Badai

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:00 WIB

Skandal Kelangkaan Gas Melon di PALI: Tokoh Masyarakat Muktar Jayadi Tuding Eksekutif Hingga Aparat Hukum Mandul Berjemaah Menghadapi Gerilya Mafia Energi

Berita Terbaru