PJ Bupati Tubaba Warning Kadis DPMT Soal Smart Village

Senin, 18 Juli 2022 - 15:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tubaba | Tintamerah.co.id – PJ Bupati Kabupaten Tulang Bawang Barat provinsi Lampung Zaidirina wardoyo mewarning kepala Dinas pemberdayaan masyarakat Tiyuh (DPMT) Sofyan Nur, soal program Smart Village yang belum Optimal

Hal tersebut dilontarkan PJ, Bupati Tubaba,saat dirinya menghadiri kegiatan sosialisasi Diskusi pers PWI Tubaba yang di hadiri wakil ketua Dewan pers, M,agung Darma jaya,kepala monumen pers Nasional Widodo Hastjaryo, Ketua PWI provinsi Lampung,Wira hadi kesuma dan seluruh pejabat OPD berlangsung di komplek balai adat sesat agung islamic center setempat pada kamis (14/7/2022).

“Program Smart Village di 93 Tiyuh di Tubaba selama ini Belum optimal sepenuhnya Makanya kepada temen-temen wartawan coba kejar kepala, DPMT kenapa Smart Village masih ada satu dua yang bagus,” ungkapnya.

BACA JUGA  Jaga Kekayaan Desa Adat di Bali, Kapolri Kukuhkan Bankamda dan Sipandu Beradat

PJ Bupati Tubaba kembali menekankan kalau memang program Smart Village selama ini sudah berjalan dengan baik kenapa daerah lain tidak belajar ke Tubaba tugasnya wartawan mengejar kadis DPMT karena mengkritik untuk kemajuan supaya mendorong agar lebih baik

” Bahkan kita lebih kesini kita sudah melakukan invoting pemilihan kepala desa,Perlu diketahui bahwa kita sudah MoU KPU dan bawaslu bagaimana kita dapat data yang baik dan valid dari desa, karena ada pendataan dan sensus desa Nah seperti ini yang kita inginkan mendorong inovasi dan kreasi mari sama-sama untuk kita kembangkan program Tubaba ternama.harapnya

Dia juga mengutarakan program Keluarga Nenemo mandiri pangan. Kedepan Apa yang akan dilakukan seluruh pekarangan warga tidak ada lagi pekarangan yang terlantar yang tidak di manfaatkan.

BACA JUGA  Memiliki Kinerja baik, 7 KKKS Raih Penghargaan Subroto 2023

“Jadi kedepan semua pekaragan warga harus di tanam dengan tanaman seprti cabai dan jamuan yang akan kita buat intregasi sampai nanti panen kita jadikan Bumdes. Ini salah satu pencegahan kemiskinan dan upaya penurunan stanting menjadi 14 persen. Sesuai dengan label yang ditetapkan Presiden.

Bapak ibu harus sadar sekarang kita mengalami krisis pangan, dan ini salah satu nya yang akan segera kita lakukan kemudian kita akan memprioritaskan mall pelayanan publik, sehingga nanti bapak ibu yang melakukan pelayanan menjadi satu sehingga lebih efektif dan efisien,” pungkasnya.
(Joni St)

Berita Terkait

Benteng Keamanan PHR Zona 1: Siaga 24 Jam Kawal Produksi Selama Idulfitri
IWD 2026: Kader KOPRI PMII Ulin Puspa Ajak Perempuan Jadi Motor Penggerak Perubahan
Kawal Program MBG, Sudaryono: Kader Gerindra Diminta Jadi ‘Mata dan Telinga’ Presiden
Tokoh Pemuda Papua Dukung Penuh Satgas Ops Damai Cartenz dalam Menjaga Stabilitas Keamanan di Bumi Cendrawasih
Dirut Patra Niaga Sapa Pelanggan Pertamax di SPBU Pendukung MotoGP 2025 Mandalika
MotoGP 2025 Mandalika: Patra Niaga Pasok Pertamax Turbo untuk Safety Car & Marshall
Pertamina Proyeksikan Terminal BBM Baru Labuan Bajo, NTT Perkuat Ketahanan Energi di Indonesia Timur
Menag Nasrudin Umar di MQK Internasional: Perang Telan Korban Jiwa 67 Ribu Per-Tahun, Perubahan Iklim Renggut Nyawa 4 Juta Per-Tahun

Berita Terkait

Kamis, 26 Maret 2026 - 09:46 WIB

Benteng Keamanan PHR Zona 1: Siaga 24 Jam Kawal Produksi Selama Idulfitri

Senin, 9 Maret 2026 - 08:06 WIB

IWD 2026: Kader KOPRI PMII Ulin Puspa Ajak Perempuan Jadi Motor Penggerak Perubahan

Sabtu, 7 Maret 2026 - 13:35 WIB

Kawal Program MBG, Sudaryono: Kader Gerindra Diminta Jadi ‘Mata dan Telinga’ Presiden

Selasa, 11 November 2025 - 13:09 WIB

Tokoh Pemuda Papua Dukung Penuh Satgas Ops Damai Cartenz dalam Menjaga Stabilitas Keamanan di Bumi Cendrawasih

Minggu, 5 Oktober 2025 - 23:45 WIB

Dirut Patra Niaga Sapa Pelanggan Pertamax di SPBU Pendukung MotoGP 2025 Mandalika

Berita Terbaru