Benteng Keamanan PHR Zona 1: Siaga 24 Jam Kawal Produksi Selama Idulfitri

Kamis, 26 Maret 2026 - 09:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana fasilitas produksi PEP Lirik dan PEP Jambi, bagian dari wilayah kerja PHR Zona 1 meneguhkan komitmen keselamatan operasi selama momentum Lebaran. (Dok/SKK Migas Sumsel)

Suasana fasilitas produksi PEP Lirik dan PEP Jambi, bagian dari wilayah kerja PHR Zona 1 meneguhkan komitmen keselamatan operasi selama momentum Lebaran. (Dok/SKK Migas Sumsel)

JAMBI | tintamerah.co -, Saat jutaan keluarga di penjuru negeri bersiap merajut rindu di ruang tamu, sebuah realitas berbeda tersaji di instalasi-instalasi vital Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 1. Di sini, tidak ada kata “libur”. Yang ada hanyalah deru mesin yang stabil dan mata yang terjaga demi memastikan dapur masyarakat tetap mengepul dan lampu-lampu tetap menyala di hari kemenangan.

Menghadapi momentum Idulfitri 1447 H, PHR Zona 1 tidak sekadar menjaga angka produksi, melainkan meneguhkan barikade keselamatan demi kedaulatan energi nasional.

Siaga 24 Jam di Atas “Nol Insiden”

Bagi PHR Zona 1, keberhasilan operasional bukan hanya soal berapa barrel minyak yang mengalir, tapi tentang kepastian bahwa setiap pekerja pulang dengan selamat. Memasuki periode Lebaran 2026, perusahaan meningkatkan status kesiapsiagaan ke level tertinggi.

BACA JUGA  Sektor Jasa Keuangan Terjaga Stabil Dalam Menghadapi Peningkatan Ketidakpastian Global

Tim tanggap darurat, Incident Management Team (IMT) dan Site Emergency Response Team (SERT), disiagakan penuh 24 jam. Dari PHE Jambi Merang hingga PEP Rantau, sistem pengawasan diperketat. Ini bukan sekadar formalitas; ini adalah respons atas beban tanggung jawab besar di tengah euforia hari raya.

General Manager Zona 1, Mefredi, menegaskan bahwa disiplin adalah harga mati.

“Keamanan operasi selama Idulfitri tidak hanya bergantung pada sistem, tetapi pada kedisiplinan setiap individu. Aturan keselamatan bukan sekadar teks, tapi napas dalam setiap aktivitas kami,” tegasnya dalam keterangan pers yang diterima tintamerah.co, Kamis (26/3/2026).

Ketajaman Operasi di Tengah Pengeboran Aktif

Ketegasan PHR Zona 1 diuji di lapangan-lapangan yang tengah melakukan aktivitas kritikal. Di lokasi RNTDZ 51 (PEP Rantau) dan PPT-A1 (PEP Pangkalan Susu), deru bor tetap menghujam bumi meski takbir berkumandang. Di sini, pengawasan aspek Health, Safety, Security and Environment (HSSE) dilakukan tanpa kompromi.

BACA JUGA  Sidang Pencatutan Nama Ukat Sukatma Ditunda Lagi Sampai 2 Minggu, Ada Apa Dengan PN Cibinong dan PT PAP?

Setiap personel wajib melewati pemeriksaan kesehatan ketat untuk memastikan kondisi fit to work. Tidak ada ruang untuk kelalaian. Pemantauan cuaca dari BMKG dan mitigasi risiko sosial di sekitar wilayah operasi dipantau menit demi menit demi kelancaran operasional yang tanpa cela.

Rekam Jejak Emas: Modal Kepercayaan

Langkah ekstra ketat di momen Lebaran ini berpijak pada fondasi prestasi yang solid. Sepanjang tahun 2025, PHR Zona 1 mengukir catatan impresif:

  • Total Recordable Incident Rate (TRIR): 0,0
  • Lost Time Injury (LTI): Zero (Nol)
  • Jam Kerja Selamat: 20.369.999 jam

Angka-angka ini bukan sekadar statistik, melainkan bukti nyata bahwa operasional yang masif mampu berjalan beriringan dengan standar keselamatan kelas dunia. Pada momen Idulfitri ini, standar tersebut tidak hanya dijaga, tapi dipacu lebih tinggi.

BACA JUGA  Kado Pahit Hari Anak Nasional Bagi Anak-anak Yang Lahir dan Hidup Dibalik Jeruji Penjara

Pengabdian untuk Negeri

Di balik penguatan pengamanan fisik dan patroli bersama aparat, ada filosofi pelayanan yang mendalam. PHR Zona 1 sadar bahwa gangguan sekecil apa pun pada operasional mereka akan berdampak pada rantai pasok energi nasional.

“Kami memastikan operasi tetap normal dengan pengawasan intensif. Ini adalah bentuk dukungan nyata kami agar produksi nasional tetap terjaga, sementara masyarakat merayakan hari kemenangan dengan tenang,” pungkas Mefredi.

Saat matahari Lebaran terbit, para pejuang energi di PHR Zona 1 mungkin tidak berada di meja makan keluarga, namun dedikasi mereka hadir di setiap tetes energi yang dinikmati seluruh rakyat Indonesia.

 

Laporan: Efran | Editor: tintamerah.co

 

Berita Terkait

IWD 2026: Kader KOPRI PMII Ulin Puspa Ajak Perempuan Jadi Motor Penggerak Perubahan
Kawal Program MBG, Sudaryono: Kader Gerindra Diminta Jadi ‘Mata dan Telinga’ Presiden
Tokoh Pemuda Papua Dukung Penuh Satgas Ops Damai Cartenz dalam Menjaga Stabilitas Keamanan di Bumi Cendrawasih
Dirut Patra Niaga Sapa Pelanggan Pertamax di SPBU Pendukung MotoGP 2025 Mandalika
MotoGP 2025 Mandalika: Patra Niaga Pasok Pertamax Turbo untuk Safety Car & Marshall
Pertamina Proyeksikan Terminal BBM Baru Labuan Bajo, NTT Perkuat Ketahanan Energi di Indonesia Timur
Menag Nasrudin Umar di MQK Internasional: Perang Telan Korban Jiwa 67 Ribu Per-Tahun, Perubahan Iklim Renggut Nyawa 4 Juta Per-Tahun
Tinjau Bangunan Ambruk Pesantren di Sidoarjo, Menag Nasaruddin Umar Upayakan Tak Terulang

Berita Terkait

Kamis, 26 Maret 2026 - 09:46 WIB

Benteng Keamanan PHR Zona 1: Siaga 24 Jam Kawal Produksi Selama Idulfitri

Senin, 9 Maret 2026 - 08:06 WIB

IWD 2026: Kader KOPRI PMII Ulin Puspa Ajak Perempuan Jadi Motor Penggerak Perubahan

Sabtu, 7 Maret 2026 - 13:35 WIB

Kawal Program MBG, Sudaryono: Kader Gerindra Diminta Jadi ‘Mata dan Telinga’ Presiden

Selasa, 11 November 2025 - 13:09 WIB

Tokoh Pemuda Papua Dukung Penuh Satgas Ops Damai Cartenz dalam Menjaga Stabilitas Keamanan di Bumi Cendrawasih

Minggu, 5 Oktober 2025 - 23:45 WIB

Dirut Patra Niaga Sapa Pelanggan Pertamax di SPBU Pendukung MotoGP 2025 Mandalika

Berita Terbaru