Ada Anggapan Corona Rekayasa, Wabup PALI : Masyarakat Perlu Paham Tentang Covid-19

Kamis, 12 Agustus 2021 - 13:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALI | Tintamerah.co.id – Wakil bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Drs H Soemarjono menekankan kepada Satgas covid-19 untuk terus membuka pemahaman kepada masyarakat terkait bahaya penyebaran virus corona yang masih ada anggapan bahwa corona adalah rekayasa.

Hal itu dikemukakan Wabup PALI saat hadiri peringatan HUT Ikatan Wartawan Online (IWO), Kamis (12/8/21).

Wabup juga mengajak para awak media untuk berkontribusi menyebarkan informasi pentingnya penerapan protokol kesehatan agar terhindar dari penyebaran virus corona.

“Masih ada anggapan bahwa covid-19 itu rekayasa. Hal ini harus diluruskan dan Satgas covid-19 PALI harus lebih ekstra mensosialisasikan bahaya corona dan pentingnya penerapan protokol kesehatan. Sosialisasi terkait covid-19 tugas kita bersama termasuk para awak media agar informasi akurat benar-benar bisa sampai ke masyarakat,” ucap Wabup.

BACA JUGA  Sidak Wabup PALI ke Stockpile M-36 PT SLR: Dinas LH Bongkar Raport Merah Pengelolaan Lingkungan!

Karena dikatakan Wabup bahwa kasus kematian diduga akibat covid-19 belum menunjukkan penurunan.

“Untuk menekan angka kematian akibat covid-19 perlu kesadaran semua lapisan masyarakat. Boleh tidak bermasker tetapi kalau berada di rumah sendiri. Tapi kalau sudah keluar rumah, maka akan berhadapan dengan aturan negara. Korban corona bukan hanya dari kalangan masyarakat biasa, tapi juga dari pekerja di perusahaan banyak juga. Makanya belum lama ini kami kumpulkan seluruh perusahaan untuk lebih serius menekan penyebaran covid-19,” jabarnya.

Kepada alim ulama atau tokoh agama, Wabup PALI mengajak untuk mendo’akan negeri ini agar bisa cepat lepas dari wabah global covid-19 ini.

“Kepada seluruh masyarakat juga kami berharap tingkatkan kesadaran untuk menerapkan protokol kesehatan. Dan apabila semua sudah sadar dengan penerapan protokol kesehatan mudah-mudahan pandemi ini cepat berlalu,” harapnya.(ADV)

BACA JUGA  PALI Dihantam Pemotongan DBH Rp470 Miliar, Wabup Iwan Tuaji di Pengabuan Timur: "Jangan Mati Suri, Modal Kita Kompak dan Optimis!"

Editor: AN

Berita Terkait

Firdaus Hasbullah: Di Balik Survei, Aspirasi Rakyat PALI adalah Harga Mati
Menembus Tirai Pendidikan PALI: Efran Bawa Misi Transparansi ke Sekretariat Dewan Pendidikan
Sekda Kartika Yanti Tertular Bupati Asgianto: Komunikasi Publik Pemkab PALI Alami Pembusukan Moral, Kangkangi Perintah dan Sembunyi dari Wartawan
DI BALIK SENYAP BUPATI ASGIANTO: Bukan Bersembunyi, Menjemput Ratusan Miliar untuk PALI yang Diguncang Badai
Skandal Kelangkaan Gas Melon di PALI: Tokoh Masyarakat Muktar Jayadi Tuding Eksekutif Hingga Aparat Hukum Mandul Berjemaah Menghadapi Gerilya Mafia Energi
Ketukan Pintu di Ujung Senja: Langkah Nyata Lurah Talang Ubi Timur Memeluk Warga yang Rapuh
PALI KACAU: Birokrasi Tiarap, Sinergi Forkopimda Ambyar, Rakyat Menjerit di Tengah Tekanan Fiskal!
Pasca Iwan Tuaji Diamankan Kejati Sumsel: Bupati Asgianto ‘Menghilang’, Prokopim Sebut Dinas Luar ke Jakarta

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 17:31 WIB

Firdaus Hasbullah: Di Balik Survei, Aspirasi Rakyat PALI adalah Harga Mati

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:53 WIB

Menembus Tirai Pendidikan PALI: Efran Bawa Misi Transparansi ke Sekretariat Dewan Pendidikan

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:49 WIB

Sekda Kartika Yanti Tertular Bupati Asgianto: Komunikasi Publik Pemkab PALI Alami Pembusukan Moral, Kangkangi Perintah dan Sembunyi dari Wartawan

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:43 WIB

DI BALIK SENYAP BUPATI ASGIANTO: Bukan Bersembunyi, Menjemput Ratusan Miliar untuk PALI yang Diguncang Badai

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:00 WIB

Skandal Kelangkaan Gas Melon di PALI: Tokoh Masyarakat Muktar Jayadi Tuding Eksekutif Hingga Aparat Hukum Mandul Berjemaah Menghadapi Gerilya Mafia Energi

Berita Terbaru