Batalnya Grand Final Bujang Gadis PALI 2025: Kadisbudpar Buka Suara dan Siapkan Solusi Bagi 26 Finalis

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) PALI, Rina Anggraini, saat memberikan keterangan di ruang kerjanya, Rabu (20/5/2026). Rina menegaskan 26 finalis Bujang Gadis PALI (BGP) 2025 yang batal berkompetisi tahun lalu akan langsung dipanggil masuk ke jalur Grand Final BGP 2026 tanpa seleksi ulang. (Foto: Dok/Alber Irawan)

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) PALI, Rina Anggraini, saat memberikan keterangan di ruang kerjanya, Rabu (20/5/2026). Rina menegaskan 26 finalis Bujang Gadis PALI (BGP) 2025 yang batal berkompetisi tahun lalu akan langsung dipanggil masuk ke jalur Grand Final BGP 2026 tanpa seleksi ulang. (Foto: Dok/Alber Irawan)

PALI | tintamerah.co -, Pembatalan mendadak malam Grand Final pemilihan Bujang Gadis PALI (BGP) tahun 2025 sempat menyisakan kekecewaan mendalam bagi para peserta. Bagaimana tidak, sebanyak 26 finalis yang terdiri dari 13 bujang dan 13 gadis yang sudah lolos hingga tahapan akhir, terpaksa dipulangkan di hari kedua atau ketiga karantina tanpa kejelasan yang pasti.

Menanggapi polemik tersebut, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Kabupaten PALI, Hj. Rina Anggraini, ST., MT., akhirnya angkat bicara saat ditemui di ruang kerjanya pada Rabu (20/5/2026). Rina, yang baru saja menjabat di awal tahun ini, menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen untuk menyelesaikan persoalan ini secara bijak dan tidak akan melakukan pembiaran.

Evaluasi SOP dan Rencana Penganggaran Kembali

Rina menjelaskan bahwa pembatalan tersebut kemungkinan besar terjadi karena adanya mekanisme atau Standard Operating Procedure (SOP) yang belum terpenuhi pada kepengurusan sebelumnya. Namun, ia memastikan talenta dan perjuangan 26 finalis tahun lalu tidak akan sia-sia.

BACA JUGA  Orang Tua Korban Pembunuhan Datangi Mapolres PALI Minta Kejelasan Hukum

“Secara pemerintah dan sebagai bentuk tanggung jawab kepada masyarakat, kami tidak akan melakukan pembiaran. Apa yang sudah dilakukan namun tertunda, dan potensi-potensi yang ada itu tetap harus kita selesaikan,” ujar Rina.

Sebagai langkah konkret, Disbudpar PALI tengah memperjuangkan usulan penganggaran pada APBD Perubahan tahun 2026 ini untuk merangkul kembali para finalis yang tertunda.

Skema Khusus: Finalis BGP 2025 Langsung Masuk Jalur Grand Final 2026

Menyadari adanya rasa kecewa, kerugian materi, waktu, serta beban moral yang dialami 26 finalis BGP 2025, Kadisbudpar menyatakan akan menyiapkan skema khusus dalam perekrutan BGP tahun 2026 ini.

Para finalis tahun 2025 tidak perlu lagi mengikuti proses seleksi dari awal karena mereka dianggap telah menyelesaikan seluruh tahapan seleksi dengan baik.

“Konsepnya nanti, kita tetap buka perekrutan baru untuk tahun 2026. Nah, anak-anak kita yang 26 orang kemarin yang sudah masuk final akan kita surati dan panggil kembali. Mereka tidak lewat proses dari awal lagi, melainkan langsung disandingkan di tingkat grand final,” jelasnya.

BACA JUGA  Warga Rejosari PALI Was-was, Tiang Listrik Swadaya Rusak Parah dan Sering Konslet

Penguatan Peran Duta Wisata dan Ikon Cagar Budaya

Ke depan, Disbudpar PALI berkomitmen untuk mematangkan sistem, SOP, serta menghadirkan narasumber berkompeten agar kualitas BGP semakin kuat. Rina menekankan bahwa BGP bukan sekadar pelengkap seremonial dalam sebuah acara, melainkan agen yang memiliki program kerja nyata untuk mempromosikan pariwisata daerah.

Apalagi, Kabupaten PALI saat ini telah memiliki Cagar Budaya Nasional yang sangat ikonik, yaitu Candi Bumi Ayu, yang menjadi satu-satunya di Sumatera Selatan.

“Kita punya potensi luar biasa seperti Candi Bumi Ayu. Peran BGP ini sangat kita butuhkan sebagai pahlawan wisata untuk mengangkat budaya kita. Tugas kami di Dinas adalah memperkuat program kerja mereka ke depan agar bisa selaras membantu 13 program unggulan daerah,” tambahnya.

BACA JUGA  Event Kejurnas Offroad di PALI, Para Pedagang Kebanjiran Rezeki dan Perekonomian Masyarakat Meningkat

Bagaimana dengan Nasib Anggaran Rp199 Juta yang Batal?

Saat disinggung mengenai status anggaran pengadaan Jasa Penyelenggaraan Acara Bujang Gadis PALI tahun lalu yang tercatat di LPSE dengan Nilai HPS sebesar Rp199.999.717,00, Rina memilih memberikan jawaban normatif mengingat dirinya baru menjabat pada Januari 2026.

Namun, ia meyakini bahwa karena acara tersebut batal terlaksana, maka anggaran tersebut pun tidak dibayarkan kepada pihak ketiga atau vendor.

“Setahu saya kalau kegiatannya batal, ya (anggarannya) tidak dibayarkan. Tapi untuk detail pastinya nanti akan kami cek kembali di bagian keuangan. Karena soal anggaran tahun lalu, mohon maaf, saya baru menjabat di tahun ini,” pungkas Rina menyudahi wawancara.

Melalui pendekatan humanis dan pembenahan sistem ini, Disbudpar PALI berharap para pemuda bertalenta di PALI tidak patah semangat untuk terus berkontribusi membangun dan mempromosikan pariwisata Bumi Serepat Serasan.

 

Penulis: Efran | Editor: tintamerah.co

Berita Terkait

Mitigasi Bencana Nol, FPR PALI Tuntut Pertamina Bertanggung Jawab: Jangan Korbankan Rakyat Demi Nafsu Industri!
KELALAIAN BRUTAL PERTAMINA PENDOPO: Warga Talang Gas & RSA PALI Siap Gelar Aksi Akbar Jika Tuntutan Diabaikan!
Urat Nadi Warga Talang Gas Disedot Tanpa Ampun: Company Man Rig TMMJ #05 Akhirnya Temui Warga, Desak Pengajuan Surat Tertulis
Mitigasi Bencana Nol, Pertamina & TMMJ Justru Rampas Urat Nadi Warga Talang Gas, PALI: Sungai Penukal Kering Total, Publik Desak Sanksi Tegas!
Perasaan Mendalam Bupati Asgianto Ditinggal Almarhumah Ibunda Hj. Salbiah: “Berat Sekali, Rasa Mau Lepas Kepala”
Bupati Asgianto: Selagi Ibumu Masih Hidup, Sayangi!
Restui Desakan Warga PALI, Gubernur Sumsel Sepakat Cabut Pergub No. 40/2017
Solidaritas Tanpa Batas: Insan Pers Bumi Serepat Serasan Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis yang Hilang di Anak Krakatau

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 13:30 WIB

Mitigasi Bencana Nol, FPR PALI Tuntut Pertamina Bertanggung Jawab: Jangan Korbankan Rakyat Demi Nafsu Industri!

Minggu, 20 September 2026 - 12:32 WIB

KELALAIAN BRUTAL PERTAMINA PENDOPO: Warga Talang Gas & RSA PALI Siap Gelar Aksi Akbar Jika Tuntutan Diabaikan!

Minggu, 20 September 2026 - 11:59 WIB

Urat Nadi Warga Talang Gas Disedot Tanpa Ampun: Company Man Rig TMMJ #05 Akhirnya Temui Warga, Desak Pengajuan Surat Tertulis

Minggu, 20 September 2026 - 11:12 WIB

Mitigasi Bencana Nol, Pertamina & TMMJ Justru Rampas Urat Nadi Warga Talang Gas, PALI: Sungai Penukal Kering Total, Publik Desak Sanksi Tegas!

Jumat, 18 September 2026 - 12:05 WIB

Perasaan Mendalam Bupati Asgianto Ditinggal Almarhumah Ibunda Hj. Salbiah: “Berat Sekali, Rasa Mau Lepas Kepala”

Berita Terbaru