Bupati Banyuasin bersama Dirjen Prasarana dan Sarana Kementerian Pertanian RI berikan bantuan aspirasi Alsintan

Jumat, 15 April 2022 - 14:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banyuasin | Tintamerah.co.id — Bupati Banyuasin, H. Askolani, bersama dengan Dirjen Prasarana Dan Sarana Kementerian Pertanian RI, Alu Jamil, berikan bantuan aspirasi berupa ratusan unit alat mesin pertanian (Alsintan), kepada Gapoktan/Poktan dan UPJA yang berada di Kabupaten Banyuasin. Ini merupakan program taksi alsintan melalui kredit usaha rakyat (KUR) untuk kelompok tani di wilayah Kecamatan Air Salek Kabupaten Banyuasin, dan mengharapkan dengan bantuan ini, semakin memotivasi kelompok tani agar lebih memaksimalkam hasil, Jumat (15/4/2022).

Hadir dalam kegiatan ini Direktur Pembiayaan Pertanian Kementrian Pertanian RI, Indah Megahwati. Direktur alat dan mesin pertanian diwakili oleh koordinator Kelembagaan Alsintan, Ernayati. Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumatera Selatan Bambang Pramono. PLT Dinas Kominfo Banyuasin, Noffaready, bersama dengan Kepala Dinas Koperindag Banyuasin, Erwin Ibrahim beserta jajaran UPTD terkait.

BACA JUGA  Bupati Banyuasin bersama Kapolda Sumsel Lounching Kampung Tangguh di Kelurahan Saterio

Bupati Banyuasin, H. Askolani mengatakan jika Kabupaten Banyuasin merupakan salah satu sentra pertanian di Sumsel, yang tidak hanya membutuhkan pupuk dan bibit saja. Namun petani di kabupaten juga membutuhkan bantuan berupa alat dan mesin pertanian (alsintan), yang nantinya bantuan sebanyak 200 alsinta ini akan dimaksimalkan oleh kelompok tani, pihaknya memberikan sejumlah alat pertanian di Kabupaten Banyuasin. Diharapkan dengan peralatan yang diberikan dapat membantu petani meningkatkan hasil produksi para petani yang pada akhirnya berdampak pada kesejahteraan petani.

“Dengan adanya bantuan ini dapat meningkatkan produktivitas pertanian, sehingga hasilnya semakin maksimal,” katanya.

Sehingga dengan peralatan pertanian yang modern tersebut bisa menggantikan tenaga manusia di sawah sekaligus bisa meningkatkan hasil produksi pertanian. Dirinya juga mengimbau kepada Gapoktan yang menerima, agar bisa memanfaatkan alat bantuan yang diberikan dengan sebaik mungkin dan dapat dipelihara dengan baik.

BACA JUGA  PGI PALI Akan Gelar Tournament Golf Bupati PALI Cup

“Saya harap nantinya agar dimanfaatkan secara maksimal, bahkan memotivasi para kaum milenial untuk terjun ke dalam bidang pertanian, sehingga banyak temuan temuan modern di bidang pertanian untuk Banyuasin,” tambahnya.

Sementara, Dirjen Prasarana Dan Sarana Kementerian Pertanian RI, Alu Jamil mengatakan. Bahwa bantuan ini memang diberikan untuk masyarakat dan kelompok tani di wilayah Banyuasin, dari yang dilihat selasa ini Kabupaten Banyuasin menjadi penyokong lumbung pangan nasional. Dan juga pemerintah Banyuasin sudah berupaya keras agar Alsintan khususnya excavator yang diberikan untuk optimalisasi lahan rawa lebak dan pasang surut menjadi lahan sawah produktif di Banyuasin benar-benar dimanfaatkan secara optimal.

“Ini merupakan hasil kerja sama yang baik, dari pemerintah kabupaten, provinsi maupun di tingkat DPR RI. Tentu sinergitas ini harus terus dijaga. Tentunya harapan kami dengan adanya bantuan ini Banyuasin dapat naik peringkat di kancah nasional disektor pertanian. Dan untuk petani agar lebih sejahtera penghasilan meningkat,” Tutupnya.
(Denny)

Berita Terkait

Berlindung di Balik Dalih “Uji Coba Mesin”, PT Aburahmi Coba Kelabuhi Pemkab dan Publik PALI
Sidak Gabungan PALI Bongkar Borok PT Aburahmi: DPMPTSP Ungkap Belum Kantongi Izin Operasional, Publik Desak Ketegasan Hukum!
Bedah Tuntas Spesifikasi Komprehensif Unit Baru Damkar PALI: Perpaduan Merk Global, Ketangguhan Chassis Heavy-Duty, dan Teknologi Pemadaman Mutakhir
Wujudkan Visi Bupati Asgianto, Damkar PALI Geber Armada Baru demi Target Seluruh Kecamatan Miliki Pos Pemadam
Catatan Kritis Reses Firdaus Hasbullah di Talang Ubi: Kekeringan, Jalan Tani, hingga Absennya OPD Menjadi Sorotan Utama
Membuka Urat Nadi Ekonomi Regional: Firdaus Hasbullah Ungkap Diskursus Strategis Akses Jalan Talang Ubi Menuju Musi Rawas
Reses Wakil Ketua II DPRD PALI Firdaus Hasbullah: Keterbatasan Anggaran Bukan Halangan, Konsorsium Migas dan Perjuangan Pusat Jadi Solusi Pembangunan Talang Ubi
Tegas! Firdaus Hasbullah Perjuangkan Kembalikan Pemotongan Anggaran Rp300–500 Miliar dari Pusat untuk PALI di 2027

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:31 WIB

Berlindung di Balik Dalih “Uji Coba Mesin”, PT Aburahmi Coba Kelabuhi Pemkab dan Publik PALI

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:58 WIB

Sidak Gabungan PALI Bongkar Borok PT Aburahmi: DPMPTSP Ungkap Belum Kantongi Izin Operasional, Publik Desak Ketegasan Hukum!

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:51 WIB

Bedah Tuntas Spesifikasi Komprehensif Unit Baru Damkar PALI: Perpaduan Merk Global, Ketangguhan Chassis Heavy-Duty, dan Teknologi Pemadaman Mutakhir

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:32 WIB

Wujudkan Visi Bupati Asgianto, Damkar PALI Geber Armada Baru demi Target Seluruh Kecamatan Miliki Pos Pemadam

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:51 WIB

Catatan Kritis Reses Firdaus Hasbullah di Talang Ubi: Kekeringan, Jalan Tani, hingga Absennya OPD Menjadi Sorotan Utama

Berita Terbaru